Ketahui Efek Samping Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Ketahui Efek Samping Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Air kelapa adalah air yang berasal dari kalapa yang belum matang dan biasanya berwujud cairan bening. Hal ini karena saat buah kelapa sudah matang, airnya akan berganti menjadi daging kelapa. Tak hanya itu, air kelapa terkadang juga sering disebut sebagai air kelapa hijau karena kelapa yang belum matang buahnya masih berwarna hijau. Ada berbagai manfaat mengonsumsi air kelapa untuk ibu hamil yang perlu Anda ketahui.

Air kelapa untuk ibu hamil sering digunakan sebagai minuman isotonik yang dapat menyegarkan tubuh, membuat tubuh Anda jadi lebih berenergi serta memiliki rasa yang manis dan dapat membantu mengisi elektrolit yang hilang dari dalam tubuh Anda. Mengonsumsi air kelapa untuk ibu hamil adalah aman selama kehamilan. Akan tetapi, Anda tetap harus mengontrol seberapa banyak air kelapa yang Anda konsumsi.

Hal ini karena air kelapa mengandung banyak nutrisi seperti mineral misalnya kalium sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan, maka tubuh Anda jadi mendapat terlalu banyak kalium dalam darah. Kondisi ini dapat menyebabkan Hiperkalemia.

Hiperkalemia dapat menimbulkan perubahan irama jantung yang dapat mengakibatkan dampak yang fatal. Selama kehamilan, terjadinya ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh ini dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Efek Samping Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Hingga sampai saat ini, masih belum ada bukti yang membuktikan air kelapa untuk ibu hamil membawa dampak buruk atau efek samping pada kehamilan. Air kelapa bekerja seperti jus buah atau jus sayuran lainnya, yaitu tampaknya aman untuk dikonsumsi. Akan tetapi, Anda perlu tetap mengingat bahwa keselamatan selama hamil yang sangat penting bagi ibu dan bayi yang belum lahir. Oleh karena itu, Anda perlu bijaksana dan berhati-hati untuk tidak mengonsumsi air kelapa secara berlebihan. Konsumsi air kelapa secara berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit.

Mengonsumsi air kelapa untuk ibu hamil sebetulnya aman, namun ada kondisi tertentu yang membuat Anda harus berhati-hati saat mengonsumsi air kelapa. Berikut beberapa kondisi kesehatan yang membuat Anda harus membatasi konsumsi air kelapa.

1. Fibrosis Kistik

Kondisi fibrosis kistik dapat membuat kadar garam dalam tubuh menjadi menurun. Beberapa orang dengan kondisi ini perlu mengonsumsi cairan atau pil tertentu yang dapat meningkatkan kadar garam terutama natrium. Oleh karena itu, air kelapa bukanlah minuman yang baik untuk Anda konsumsi untuk meningkatkan kadar garam, terutama jika Anda memiliki kondisi seperti fibrosis kistik. Hal ini karena air kelapa memiliki kandungan natrium yang sedikit dan terlalu banyak kadar kalium. 

2. Kondisi Kadar Kalium dalam Darah yang Tinggi

Air kelapa memiliki kandungan kadar kalium yang tinggi. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi air kelapa jika tubuh Anda memiliki kadar potasium yang tinggi dalam darah.

3. Mengalami Tekanan Darah Rendah

Air kelapa dapat menurunkan tekanan darah Anda. Oleh karena itu, diskusikan penggunaan air kelapa dengan petugas kesehatan jika Anda memiliki kondisi tekanan darah.

4. Mengalami Masalah Ginjal

Air kelapa memiliki kandungan potasium yang tinggi. Pada umumnya, kandungan kalium diekskresikan dalam urin jika kadar darah terlalu tinggi. Akan tetapi, hal ini tidak akan terjadi jika ginjal Anda tidak bekerja secara normal. Oleh karena itu, cobalah untuk menanyakan penggunaan air kelapa kepada petugas kesehatan jika Anda mengalami kondisi masalah pada organ ginjal.

5. Mengalami Pembedahan atau Mendapat Tindakan Operasi

Air kelapa untuk ibu hamil dapat mempengaruhi dan mengganggu kondisi tekanan darah Anda selama dan setelah mendapat tindakan operasi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berhenti mengonsumsi air kelapa setidaknya dua minggu sebelum jadwal operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *