Ini Manfaat Tomat untuk Kesehatan Ibu Hamil

Bukan hanya mitos semata, tomat memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Buah yang berwarna merah pekat ini memiliki rasa yang manis, segar dan bisa memenuhi asupan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

Buah tomat juga mengandung beberapa antioksidan dan nutrisi yang bia menyehatkan tubuh, seperti likopen, kolin, asam folat, beta karoten, lutein, hingga asam alfa-lipoat. Berikut berbagai manfaat tomat untuk ibu hamil yang perlu Anda tahu.

  1. Membantu penyerapan zat besi

Saat hamil, ibu akan membutuhkan banyak zat besi untuk memproduksi haemoglobin ekstra. Selain itu, zat besi juga bisa membantu oksigen tersebar dengan baik ke seluruh tubuh dan janin yang ada di dalam rahim.

Manfaat tomat untuk ibu hamil yang pertama datang dari kandungan vitamin C-nya. Kandungan vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang bisa membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik. Saat konsultasi, biasanya dokter kandungan akan merekomendasikan ibu hamil untuk menambah asupan zat besi lewat suplemen.

  • Kandungan likopen yang bisa cegah kerusakan sel

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi likopen melalui makanan seperti buah tomat, bukan yang berasal dari suplemen. Jika dikonsumsi dari buah tomat, maka likopen bisa mencegah kerusakan sel pada ibu hamil karena mengandung antioksidan. Akan tetapi, jika dikonsumsi melalui suplemen, maka malah akan meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat lahir bayi rakan rendah.

  • Meningkatkan energi tubuh

Seperti yang sudah dikeatahui, biasanya ibu hamil akan mudah merasa cepat lelah. Tidak perlu khawatir, tomat memiliki kandungan karbohidrat yang cukup untuk memberikan energi pada ibu hamil saat rasa letih menyerang.

  • Memperkuat sistem imun tubuh

Selain kandungan vitamin C yang mampu membantuk penyerapan gizi, buah tomat juga mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk memperkuat sistem imun tubuh ibu hamil. Selain itu, vitamin A dari buah tomat ini bisa memabantu ibu hamil melawan infeksi dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam memperbaiki jaringan tubuh setelah melahirkan.

  • Mencegah terjadinya pendarahan

Pendarahan pada ibu hamil bisa saja terjadi sebelum atau sesudah melahirkan. Dalam kondisi parah, pendarahan bisa mengancam nyawa. Adanya vitamin K dari buah tomat bisa membantu ibu hamil dalam mencegah pendarahan. Hal ini dikarenakan vitamin K akan membantu tubuh dalam melakukan proses pembekuan darah untuk mencegah pendarahan berlebih.

  • Mencegah cacat bawaan lahir

Tidak hanya mampu mencegah kerusakan sel pada ibu hamil, kandungan likopen yang dimiliki tomat juga dipecaya bisa mencegah kelainan bawaan lahir dan pre-eklampsia (komplikasi berupa tekanan darah tinggi, pembengkakan tangan dan kaki, hingga adanya protein dalam urine).

  • Mencegah kram kaki

Pada ibu hamil, kondisi kram kaki dan sindrom kaki gelisah adalah hal yang sering ditemui. Tidak perlu khawatir, kandungan kalium pada tomat bisa mencegahnya. Selain itu, tomat juga mengandung kalsium yang bissa mencegah kram kaki dan sindrom kaki gelisah ini.

  • Melancarkan pencernaan

Banyak ibu hamil yang merasakan sembelit, wasir, hingga diare. Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat ternyata bisa mencegahnya. Manfaat tomat untuk ibu hamil selanjutnya adalah melancarkan pencernaan, karena kandungan serat yang dimilikinya.

  • Memperlancar sirkulasi darah

Sirkulasi darah yang lancar bisa berdampak baik pada janin dalam rahim. Sebab, segala nutrisi dan oksigen untuk janin, disalurkan lewat aliran darah sang bumil. Studi membuktikan bahwa tomat adalah makanan yang bisa membantu pembuluh darah terbuka, sehingga memperlancar aliran darah.

Ringankan Gejala Kutil Kelamin dengan Obat Kutil Kelamin Ini

Kutil kelamin merupakan kondisi infeksi seksual yang menular. Kondisi ini paling umum terjadi dibandingkan dengan penyakit menular seksual lainnya. Meski terkesan berbahaya, kondisi ini bisa diatasi dengan obat kutil kelamin, mulai dari obat pemberian dokter sampai obat alami.

Sebenarnya, kutil kelamin bukanlah kondisi yang mengancam jiwa. Tidak perlu adanya upaya pengobatan khusus untuk mengatasi kondisi ini. Akan tetapi, sebagian penderita merasa tidak nyaman dan malu dengan kutil kelamin.

Biasanya, pengobatan baru akan dilakukan apabila pasien merasakan gejala yang menimbulkan rasa sakit dan merasa kehilangan kepercayaan diri akibat kondisi yang dialaminya.

Macam-macam obat kutil kelamin dari dokter

Ketika Anda melakukan konsultasi dengan dokter mengenai gejala kutil kelamin yang diderita, dokter akan meresepkan sejumlah obat khusus. Obat-obatan tersebut biasanya dapat dioleskan langsung ke permukaan kulit Anda.

Obat kutil kelamin yang umumnya diberikan oleh dokter meliputi:

  • Podophylyn dan podofilox

Obat yang satu ini bekerja dengan menghancurkan jaringan kutil pada kelamin. Obat ini merupakan resin yang didapatkan dari tumbuhan.

Untuk mendapatnya, Anda hanya bisa mengandalkan resep dari dokter. Penggunaannya pun mudah, bisa Anda lakukan di rumah dengan mengoleskan podophylyn dan podofilox ke permukaan kutil.

  • Sinecatechins

Sinecatechins merupakan obat kutil kelamin berbentuk krim yang bisa digunakan di sekitar saluran anus. Anda hanya perlu mengoleskan krim ini pada kutil, yang tumbuh di bagian luar atau bagian dalam anus.

Akan tetapi, sinecatechins dapat menimbulkan efek samping berupa kemerahan pada kulit, rasa gatal, serta sensasi nyeri dan terbakar. Meski begitu, efek samping ini cenderung ringan dan tidak berbahaya.

  • Imiquimod

Imiquimod juga merupakan obat untuk mengatasi kutil pada kelamin yang berbentuk krim. Krim ini bekerja dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dalam menyerang kutil.

Saat menggunakan imiquimod, kemampuan alat kontrasepsi dalam menahan kehamilan dapat menurun. Karena itu, sebaiknya hindari kontak seksual dengan pasangan selama masa pemakaian.

Imiquimod memiliki sejumlah efek samping berupa kulit kemerahan, lecet, nyeri, kelelahan, ruam pada kulit, dan batuk.

  • Asam trikloroasetat

Obat yang satu ini merupakan obat berbahan kimiawi yang bekerja dengan membakar kutil pada kelamin. Penggunaannya dilakukan dari luar tubuh atau langsung di permukaan kulit.

Sama seperti obat kutil lainnya, obat ini juga bisa menimbulkan efek samping. Efek sampingnya berupa iritasi kulit ringan, luka, dan nyeri.

Mencegah terkena kutil kelamin

Kutil kelamin ditularkan melalui kontak seksual. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa menjadi penyakit bawaan yang diturunkan dari orang tua. Untuk mencegahnya, Anda perlu melakukan:

  • Imunisasi

Imunisasi membantu dalam melawan virus-virus penyebab kutil kelamin. Terdapat tiga jenis imunisasi untuk menghindar dari kondisi ini, yaitu gardasil, cervarix, dan gardasil 9.

Tiga jenis imunisasi ini didesain untuk melindungi tubuh Anda dari kemungkinan terkena kutil kelamin serta melawan jenis virus penyebab kanker serviks.

  • Menggunakan pelindung

Ketika melakukan  hubungan seksual, pastikan Anda dan pasangan sama-sama terbebas dari resiko kutil kelamin. Sebagai upaya pencegahan, gunakan pelindung ketika akan melakukan kontak seksual.

Dengan melakukan upaya pencegahan, Anda bisa menghindari kemungkinan terkena kutil kelamin. Anda pun tidak perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Jika Anda ingin mengobati kondisi dengan obat kutil kelamin, Anda hanya bisa mendapatkan obat tersebut dari dokter. Obat-obat ini cenderung lebih keras dan tidak dijual secara bebas.