Cavit D3 dan Makanan kaya Vitamin D

Jangan meremehkan asupan vitamin D. Soalnya jika kebutuhan tubuh akan vitamin ini tidak terpenuhi, berbagai risiko penyakit serius siap menanti Anda. Osteoporosis, hipertensi, sampai depresi merupakan beberapa penyakit yang akhirnya diketahui dapat dipicu oleh kondisi kekurangan vitamin D dalam tubuh. Kebutuhan vitamin D harian pun mencapai 1.000 miligram sejak seseorang berusia 4 tahun. Bahkan ketika Anda sudah melewati usia di atas 60 tahun, kebutuhan vitamin D yang diperlukan bisa mencapai 1.200 miligram. 

Sebenarnya banyak cara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Salah satu yang paling efektif adalah mengonsumsi suplemen, seperti Cavit D3. Anda juga bisa mendapatkannya lewat paparan sinar matahari di jam-jam tertentu. Yang tidak kalah penting, pemenuhan vitamin D dapat didukung lewat pengonsumsian makanan yang tepat. 

Jadi, makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi untuk mendukung pemenuhan vitamin D tubuh? Berikut ini beberapa rekomendasinya, khusus bagi Anda. 

Jamur Cremini 

Mendapatkan vitamin D sangat baik lewat pengonsumsian jamur cremini. Jamur kecil yang tumbuh subur di dataran Eropa ini nyatanya memiliki bisa memenuhi kebutuhan vitamin D harian sampai 160 persen untuk tiap 100 gramnya. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak mencoba jamur cremini guna memenuhi kebutuhan vitamin D, bukan? 

Salmon 

Salmon adalah ikan berlemak yang populer dan merupakan sumber vitamin D yang sangat bagus. Menurut Database Komposisi Makanan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu porsi salmon berukuran 100 gram mampu memenuhi kebutuhan vitamin D harian sampai 124 persen. Dengan catatan, apabila salmon yang Anda konsumsi termasuk jenis salmon liar. Sementara untuk salmon budi daya, kadar vitamin D-nya hanya sekitar 25 persen daripada salmon liar. 

Minyak Ikan Cod 

Jika Anda tidak menyukai ikan, mengonsumsi minyak ikan cod bisa menjadi kunci untuk mendapatkan nutrisi tertentu yang tidak tersedia di sumber lain. Jadi selain Cavid D3, Anda juga dapat menjadikan minyak ikan Cod sebagai suplemen ideal. Pasalnya, satu kapsul minyak ikan cod dapat memiliki kandungan vitamin D hingga 56 persen dari kebutuhan harian tubuh yang disarankan. Selain vitamin D, minyak ini juga merupakan sumber vitamin A yang fantastis. 

Tuna Kalengan 

Bukan hanya rasanya yang lezat dan cara penyajian dan penyimpanannya yang mudah, kentungan lain memilih tuna kalengan adalah adanya kandungan vitamin D yang melimpah. Mengonsumsi tuna kalengan dengan berat 100 gram nyatanya dapat memenuhi 34 persen dari kebutuhan vitamin D harian yang dianjurkan. Tidak hanya itu, tuna kalengan adalah sumber niasin dan vitamin K yang baik untuk tulang Anda. 

Tahu 

Bentuk fermentasi dari kedela yang satu ini juga dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Mengonsumsi sekitar 100 gram tahu bisa memenuhi sekitar 13 persen kebutuhan vitamin D harian yang dianjurkan. Ini merupakan pilihan ideal untuk mendapatkan vitamin D lewat makanan bagi Anda yang berstatus vegetarian. 

Susu Sapi 

Susu sapi secara alami merupakan sumber yang baik dari banyak nutrisi, termasuk kalsium, fosfor, dan riboflavin. Namun untuk susu sapi yang sudah difortifikasi, biasanya juga diperkaya dengan vitamin D. Di banyak negara, kandungan vitamin D dalam secangkir susu sapi bisa memenuhi kisaran 15—22 persen kebutuhan vitamin D yang diperlukan tubuh. 

Sereal Instan 

Sarapan dengan sereal bukan hanya praktis, melainkan juga bergizi. Salah satu gizi yang terdapat dalam sereal instan adalah vitamin D. Satu cakir sereal instan dengan ukuran 150 gram nyatanya bisa memenuhi kebutuhan vitamin D harian Anda sampai 34 persen!

Banyak cara bukan memenuhi kebutuhan vitamin D harian? Mau dengan suplemen seperti Cavit D3 maupun dengan makanan yang kaya vitamin D, semua sama baiknya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *