pencegahan asma

Hentikan 7 Kebiasaan Ini sebagai Langkah Pencegahan Asma

Sebagai penderita asma, Anda pasti sudah paham bahwa penyakit yang membuat saluran pernapasan menyempit karena penegangan dan dipenuhi lendir ini tidak bisa disembuhkan secara total. Namun, sejumlah langkah pencegahan asma tetap bisa dilakukan guna meminimalkan frekuensi serangan asma menyerang Anda. 

Mungkin Anda sendiri belum menyadari bahwa langkah-langkah pencegahan asma tidak ubahnya mengganti kebiasaan yang memicu serangan asma menjadi kebiasaan yang membuat pernapasan lebih lega. Di mana kebiasaan-kebiasaan yang memicu serangan asma tidak jarang menjadi kebiasaan sehari-hari yang sering Anda lakukan. 

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang sebenarnya sangat mudah memicu serangan asma. Jadi, kalau Anda ingin melakukan langkah pencegahan asma, hal pertama yang mesti Anda tempuh adalah meminimalkan bahkan jika bisa menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang satu ini. 

Bepergian Tanpa Masker 

Salah satu pemicu serangan asma adalah alergen yang bisa timbul dari debu maupun polusi. Untuk itu, sangat disarankan bagi Anda yang memiliki riwayat asma untuk memakai masker tiap kali berpergian. Memakai masker saat bepergian bukan hanya efektif untuk meminimalkan risiko serangan asma kambuhan, melainkan juga mencegah Anda dari berbagai penularan penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. 

Olahraga Tanpa Pemanasan 

Sering kejadian penderita asma akhirnya kumat ketika sedang berolahraga. Biasanya ini terjadi pada orang-orang yang melakukan olahraga tanpa pemanasan. Gerakan yang langsung cepat dan berat membuat tubuh kaget, tidak terkecuali bagian saluran pernapasan. Jadi, penderita asma tetpa boleh olahraga yang tidak terlalu berat. Lari tiap pagi dan sore pun sebenanrya bukan pantangan bagi penderita asma jika dilakukan secara tepat dan terukur. Namun pastikan, lakukan pemanasan sebelum olahraga inti. 

Enggan Makan Sayur dan Buah 

Sayur dan buah merupakan sumber antioksidan yang bisa meningkatkan imunitas tubuh Anda. Dengan imunitas tubuh yang tinggi, berbagai penyakit yang memicu asma, seperti pilek dan flu, bisa dihindari. Jadi, masih sering enggan makan sayur dan buah, kemudian kerap mendapati serangan asma? Coba deh sekarang lebih rutin mengonsumsi jenis-jenis makanan bergizi tersebut sebagai langkah pencegahan asma yang efektif. 

Makan Tidak Teratur 

Makan tidak teratur bisa membuat Anda menderita maag atau asam lambung naik. Kondisi ini pun bisa serta-merta memicu serangan asma. Mulailah untuk makan tepat waktu untuk mengurangi frekuensi asma kambuhan. Ambillah sedikit waktu saat kerja untuk beristirahat dan mengonsumsi makanan bergizi agar asam lambung tidak naik dan mudah memicu asma. 

Jarang Membersihkan Tempat Tidur 

Tempat tidur penderita asma sangat penting untuk menjadi kunci sering kambuhnya gejala asma atau tidak. Jika memang ingin melakukan pencegahan asma, hentikan kebiasaan jarang membersihkan tempat tidur. Besar kemungkinan banyak penyebab alergi yang juga memicu serangan asma pada tempat tidur yang jarang dibersihkan dan seprai yang jarang diganti. 

Sering Overthinking 

Anda termasuk orang yang ovethingking dan takut akan banyak kemungkinan di depan? Sebenarnya hal ini wajar-wajar saja, namun tanpa disadari kebiasaan overthinking akan memicu stres yang berpengaruh pada gejala asma yang memburuk. Mulailah untuk lebih santai menghadapi berbagai hal. Melakukan meditasi bisa menjadi cara menurunkan kadar overthinking Anda. 

Merokok 

Rokok dan asapnya sudah terkenal menghadirkan berbagai penyakit kronis bagi tubuh Anda. Merokok juga bisa menjadi penyebab saluran pernapasan semakin menegang dan sempit sehingga serangan asma dapat mudah terjadi kapan saja. Stop merokok sekarang juga jika ingin melakukan pencegahan asma. Sebagai langkah awal, Anda bisa mengganti kebiasaan merokok dengan mengunyah permen karet. 

*** 

Jangan biarkan kebiasaan Anda menjadi penyesalan karena membuat gejala asma semakin memburuk. Segera lakukan pencegahan asma dengan menghentikan kebiasaan-kebiasaan tersebut dan jangan lupa selalu memantau kondisi Anda ke dokter sesuai jadwal konsultasi yang telah ditetapkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *