Ini Dia Tips Membuat Anak Tetap Bahagia di Masa Pandemi

Masa pandemi seperti saat ini memang seringkali membuat kita merasa jenuh dan bosan. Begitu pula dengan anak, jika biasanya anak bahagia bisa bermain di luar, kini anak-anak cenderung lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah. Padahal, usia anak adalah usia pertumbuhan yang perlu untuk mengenal dunia luar tidak hanya dunia di dalam rumah.

Dengan munculnya era pandemi di kehidupan saat ini terkadang anak menjadi murung dan sulit untuk ceria. Nah, oleh karena itu sebagai orang tua perlu adanya pengetahuan untuk membuat anak menjadi bahagia meskipun sebagian besar waktu anak hanya dihabiskan di dalam rumah.

Berikut ini ada beberapa tips untuk membuat anak bahagia dan lebih ceria di masa pandemi, yuk simak!

1. Perkenalkan Anak dengan Kebiasaan yang Positif

Tips pertama yang sederhana namun menjadi dasar dari kebahagiaan adalah tentang positivity. Anda bisa memperkenalkan anak anda dengan kebiasaan yang positif selama di rumah sehingga anak tidak banyak mengeluh dan justru bisa lebih fokus terhadap hal-hal baik lainnya.

Anda bisa memperkenalkan kebiasaan positif seperti beribadah, bangun pagi, atau berolahraga. Jika berolahraga tidak memungkinkan dilakukan di luar rumah karena takut anak berpapasan dengan orang lain yang dikhawatirkan membawa virus, maka anda bisa mengajak anak melakukan olahraga sederhana dari dalam rumah dengan mengikuti instruktur di YouTube.

Kebiasaan lain yang bisa dikenalkan kepada anak adalah kebiasaan untuk bersyukur dan tidak banyak mengeluh. Seorang anak memang terbiasa meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Seperti peribahasa, “buah Apel jatuh tidak jauh dari pohonnya”. Maka, apabila anda membiasakan anak dengan hal-hal positif, maka lambat laun anak menjadi ceria dan anak bahagia secara mental dan spiritual.

2. Temukan Kebahagiaan Kecil Sehari-hari

Cara membuat anak bahagia di masa pandemi, selanjutnya adalah dengan membantunya menemukan kebahagiaan kecil pada kehidupan sehari-hari. Memang, seharian menghabiskan waktu di rumah akan sangat membosankan, namun apabila orang tua bisa menjadi teman yang baik dan menyenangkan, maka waktu yang dihabiskan di rumah tanpa terasa akan cepat berlalu.

Anda bisa menemukan atau menciptakan kebahagiaan kecil tersebut mulai dari hal-hal yang sederhana. Misalnya, dimulai pada pagi hari, anda bisa menyiapkan menu sarapan yang dihias dengan menarik. Seperti telur mata sapi dengan hiasan mulut yang dibuat dari tomat, atau nasi goreng yang diberi hiasan bunga dari sosis.

Ketika memasuki waktu siang hari, biasanya anak mulai menjadi rewel. Anda bisa mengajak anak untuk membuat kue sederhana atau mengajaknya melukis tanaman yang ada di dalam rumah. Tanpa terasa, waktu pasti akan cepat berlalu dan perasaan anak akan selalu ceria dan bahagia.

3. Batasi Penggunaan Gadget

Cara lain untuk membuat anak bahagia adalah dengan membatasi penggunaan gadget. Memang, pada awalnya ketika anda membatasi anak bermain gadget mungkin anak akan merengek atau melawan. Namun, pembatasan gadget ini penting agar pikiran anak tidak terlalu kaku pada games atau video youtube yang ia tonton secara monoton. Ketika anak mengurangi penggunaan gadget, maka anak bisa melakukan aktifitas lain yang beragam sehingga merangsang pertumbuhan otak dan cara berpikirnya agar lebih kreatif.

Jurnal Emotion pada tahun 2018 menerbitkan hasil studi riset yang mengemukakan bahwa anak yang menghabiskan waktu bermain gadget lebih sedikit dari anak lainnya akan cenderung lebih bahagia karena memiliki lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi diri pada aktivitas produktif lainnya.

Itulah ulasan mengenai cara membuat anak bahagia di masa pandemi covid 19. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *