susu nabati

Susu Nabati vs Susu Sapi, Mana yang Lebih Baik

Susu nabati merupakan susu berbasis tanaman yang sering dikonsumsi sebagai pengganti susu sapi. Beberapa orang yang mengonsumsi susu nabati umumnya karena intoleran terhadap laktosa atau memiliki alergi terhadap susu sapi. Susu nabati juga dikonsumsi oleh orang-orang yang menerapkan gaya hidup vegan.

Jenis-jenis Susu Nabati dan Susu Sapi

Susu memiliki sumber nutrisi yang penting bagi setiap manusia. Baik itu susu sapi atau susu nabati, keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda yang bergantung dengan jenis susunya.

Susu Sapi

Meski sama-sama bersumber dari sapi, namun ada susu sapi dibagi menjadi beberapa jenis yang berdasarkan dengan kandungan lemak di dalamnya. Berikut penjelasannya.

  1. Susu Full Cream

Merupakan salah satu jenis susu yang memiliki kandungan lemak cukup banyak. Susu full cream mengandung 3,25% lemak dari total berat susu. Dan dalam satu gelas susu full cream terdapat 8 gram lemak, 150 kalori, 8 gram protein dan 5 gram lemak jenuh.

  1. Susu Rendah Lemak

Susu rendah lemak adalah pilihan bagi Anda yang memerhatikan kandungan lemak dari setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Namun sebenarnya susu rendah lemak dan susu full cream tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh. Total lemak yang dimiliki jenis susu ini hanya 2%. Dalam satu gelas susu rendah lemak terdapat total 120 kalori dan 5 gram lemak.

  1. Susu Skim

Susu skim merupakan susu bebas lemak karena proses pembuatannya menghilangkan kandungan lemak di dalamnya, yang artinya tidak ada kandungan lemak sama sekali dari susu skim. Dan kandungan kalori yang ada dalam satu gelasnya hanya 80 gram.

Susu Nabati

Ada beberapa jenis susu nabati dari sumber yang berbeda-beda, berikut daftarnya.

  1. Susu Kedelai

Susu kedelai bisa dikatakan salah satu jenis susu nabati yang cukup populer dan mudah ditemukan. Susu kedelai dibuat dengan cara merendam kedelai di dalam air dengan rasa yang creamy. Susu kedelai juga salah satu yang memiliki kandungan nutrisi yang mirip. Dengan jumlah protein yang sama. Dalam segelas susu kedelai tanpa pemanis terdapat 105 kalori, 6 gram protein dan 4 gram lemak.

  1. Susu Almond

Susu almond memiliki rasa yang sedikit manis dan memiliki kandungan kalori yang cukup rendah. Susu almond juga merupakan sumber vitamin E yang kandungan antioksidan di dalamnya mampu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Dalam segelas susu almond terdapat 40 kalori, 3,58 gram lemak, dan 1,51 gram protein. Namun sayangnya susu almond memiliki kandungan asam fitat yang bisa membatasi penyerapan zinc, zat besi dan kalsium.

  1. Susu Oat

Susu oat memiliki rasa yang cukup ringan dan cocok Anda konsumsi bersama dengan sereal. Susu oat kaya akan serat larut dan beta-glukan. Namun kandungan protein, vitamin dan mineral di dalamnya lebih rendah jika dibandingkan dengan susu sapi. Segelas susu oat mengandung 130 kalori, 2 gram lemak, dan 4 gram protein.

Manakah yang Lebih Baik?

Jika Anda ingin mengonsumsi susu nabati sebagai pengganti susu sapi maka Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk mendapatkan alternatif yang sesuai. Karena pada dasarnya susu nabati bukan pengganti yang tepat untuk susu sapi.

Beberapa susu nabati olahan memiliki kandungan gula dan garam yang cenderung lebih tinggi daripada susu sapi. Karena itu jika mengatakan mana yang lebih baik, maka jawabannya bergantung dengan kebutuhan masing-masing individu. Setiap orang mungkin memiliki kondisi, anggaran dan kekhawatiran yang berbeda-beda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *