Pasangan yang Ketahuan Selingkuh Tak Selalu Kembali Berselingkuh, Ini Kata Penelitian

Apa yang kamu lakukan saat menemukan pasanganmu ketahuan selingkuh, apakah kamu akan memberinya kesempatan kedua atau tidak memberinya maaf sama sekali? Terdapat sebuah pepatah dan kepercayaan terkenal bahwa sekali berselingkuh, orang akan terus berselingkuh. Namun penelitian berhasil mematahkan stigma tersebut. 

Penyebab seseorang berselingkuh

Perselingkuhan adalah perbuatan yang dilakukan secara sadar. Pelaku sadar akan tindakannya dan sadar akan konsekuensi yang akan dihadapinya, namun mereka tetap memilih untuk mengkhianati kepercayaan pasangannya. 

Namun perselingkuhan disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut ini beberapa penyebab seseorang berselingkuh:

  • Seseorang sengaja berselingkuh karena marah dan ingin menyakiti pasangannya
  • Seseorang berselingkuh untuk membalas dendam kepada pasangan sebelumnya yang telah ketahuan selingkuh
  • Jatuh cinta kepada orang yang berbeda sehingga berujung pada perselingkuhan
  • Faktor situasional dimana seseorang mengetahui ada orang lain yang suka kepadanya dan mengambil kesempatan itu untuk bermain-main
  • Memiliki masalah komitmen 
  • Berselingkuh karena pasangan tidak bisa memenuhi kebutuhannya, mulai dari kebutuhan emosional, finansial, dan seksual
  • Bosan dan menginginkan sesuatu yang baru
  • Memiliki harga diri yang rendah sehingga mereka mencari orang lain yang dapat memberinya dukungan dan kasih sayang

Orang yang berselingkuh tidak selalu mengulanginya, asalkan…

Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2017, orang yang pernah berselingkuh sebelumnya lebih mungkin untuk berselingkuh dalam hubungan selanjutnya. Penelitian lain juga menemukan bahwa pasangan yang pernah berselingkuh dalam hubungan berpacaran tiga kali lebih mungkin untuk kembali berselingkuh dalam hubungan berkomitmen selanjutnya. Jadi banyak orang memilih untuk tidak menjalin hubungan dengan orang yang telah ketahuan selingkuh. 

Namun penelitian lain mendapatkan hasil yang berbeda. Pasangan yang memiliki riwayat berselingkuh tidak akan melakukan hal yang sama asalkan dilandasi dengan kesadaran diri relasional yang mereka miliki. Kamu dan pasangan harus bekerja sama dan berkomitmen untuk mempraktikkan kesadaran diri relasional untuk memperbaiki hubungan yang telah retak. 

Kesadaran diri relasional bisa dimulai dengan saling terbuka untuk mengetahui penyebab pasangan berselingkuh, apakah mereka merasa kurang secara fisik maupun emosional, atau penyebab lainnya. Namun jika cara tersebut kurang berhasil, kamu dan pasangan mungkin membutuhkan konseling. Bisa jadi, kepribadian pasangan yang impulsif dan narsis menjadi penyebab mereka berselingkuh. 

Tanda-tanda orang yang berselingkuh akan kembali berkhianat

Memiliki pasangan yang pernah ketahuan selingkuh tentu akan membuatmu was-was dan khawatir dia akan mengulangi hal yang sama. Biasanya ada pola berulang atas tindakan seseorang, kamu bisa memperhatikan tanda-tanda berikut ini untuk mengetahui apakah dia akan kembali berselingkuh atau tidak.

  1. Pasangan melakukan hal yang sama seperti sebelumnya

Seseorang yang berselingkuh memiliki tanda-tanda khusus, misalnya dia yang sebelumnya perhatian menjadi tidak terlalu perhatian atau sebaliknya, tidak jujur dan terbuka, lebih protektif terhadap gadget mereka, menjadi sangat memperhatikan penampilannya, dan tanda khusus lainnya. Jika kamu merasakan dia bersikap sama seperti kejadian perselingkuhan sebelumnya, itu tanda kamu harus memperhatikannya karena bisa jadi tanda dia kembali berselingkuh.

  1. Perhatikan riwayat hubungan sebelumnya

Bagi beberapa orang, riwayat hubungan yang cepat berpindah antara hubungan satu dengan yang lainnya adalah red flag yang harus diperhatikan. Menurut terapis hubungan Alyson Jones, ini menandakan bahwa orang tersebut takut sendirian sehingga membutuhkan orang lain di sisinya. Menurutnya, pola ini sangat mungkin terjadi dan merupakan tanda seseorang yang mudah untuk berselingkuh. Namun, pola ini tidak selalu tanda seseorang untuk berselingkuh.

  1. Pasangan tidak berusaha meyakinkanmu

Merupakan tanggung jawab seorang pelaku perselingkuhan untuk meyakinkan pasangannya bahwa mereka telah berubah sekaligus menciptakan ruang yang aman bagi pasangannya untuk sembuh, karena perselingkuhan akan mengubah suatu hubungan. Hal ini termasuk menghormati keputusan dan batasan yang dibuat demi mencegah perselingkuhan dan sabar menghadapi kecemasanmu.

Menurut Jones, jika pelaku perselingkuhan tidak bisa memberikan jaminan mengenai hal ini, maka ada kemungkinan dia akan kembali berselingkuh.

  1. Pasangan terus menggoda orang lain untuk mencari validasi

Selingkuh terbagi menjadi perselingkuhan fisik dan emosional. Saat dia telah mengakui dan meminta maaf atas kesalahannya namun kembali menggoda orang lain, maka ada kemungkinan besar dia akan kembali berselingkuh. 

Saat pasangan ketahuan selingkuh, ada kemungkinan dia mengulangi hal yang sama namun tidak selalu hal itu terjadi pada setiap pelaku perselingkuhan. Seringkali, berhadapan dengan masalah perselingkuhan bisa menguatkan hubunganmu, sama seperti konflik lainnya. Tapi penting bagimu dan pasangan untuk saling terbuka dan berusaha satu sama lain untuk menjaga agar hubungan tersebut tetap berjalan dengan sehat.

Apakah Posisi Malam Pertama Berpengaruh?

Pengalaman malam pertama setiap orang akan sangat berbeda. Beberapa orang mengatakan bahwa pengalamannya menyakitkan, sementara yang lain melaporkan tidak ada rasa sakit sama sekali. Strategi tertentu, seperti posisi malam pertama yang tepat dapat membantu meringankan rasa sakit dan membuat pengalaman malam pertama Anda berkesan.

Beberapa orang percaya bahwa robekan selaput dara, lapisan tipis yang sering menutupi vagina, menjelaskan rasa sakit yang dialami beberapa orang saat pertama kali berhubungan seks. Namun, tidak semua orang memiliki selaput dara, dan bahkan ketika mereka memilikinya, selaput dara mungkin tidak robek saat berhubungan seks.

Rasa sakit mungkin berasal dari lubrikasi yang tidak memadai, kecemasan yang menyebabkan kejang otot, atau pasangan Anda yang terburu-buru atau terlalu kuat. Lalu bagaimana dengan posisi yang tepat? Apapun posisi yang Anda lakukan saat malam pertama, komunikasi dan persetujuan terbuka adalah kuncinya. Berikut tips yang bisa Anda lakukan:

  • Lakukan perlahan 

Seks bisa sangat mengasyikkan, jadi Anda mungkin merasa perlu untuk bertindak cepat terutama jika Anda gugup. Tapi perlahan dan mantap merupakan cara yang sangat tepat dilakukan saat malam pertama, apapun posisi seks yang Anda lakukan. Gunakan gerakan lambat dan lembut di awal dan ubah jika Anda berdua suka. Sebaiknya lakukan semua secara perlahan, karena hal ini dapat memberi waktu pada otot vagina atau anal Anda untuk rileks dan terbiasa dengan perasaan ditembus. Memperlambat juga memberi Anda kesempatan untuk menikmati pengalaman.

  • Luangkan waktu untuk pemanasan

Foreplay adalah cara yang bagus untuk menenangkan pikiran, meningkatkan kesadaran tubuh, dan merasakan kenikmatan seksual. Jika Anda memiliki penis, Anda mungkin akan mengalami ereksi selama pemanasan. Jika Anda memiliki vagina, Anda mungkin akan “basah”, yaitu saat vagina Anda mengeluarkan cairan yang melumasi vagina sebelum melakukan aktivitas seksual.

Tidak peduli bagian tubuh mana yang Anda rencanakan atau tidak rencanakan saat berhubungan seks, pemanasan bisa jadi menyenangkan. Foreplay bisa terlihat berbeda bagi orang yang berbeda.

  • Coba posisi berbeda

Jika satu posisi seks tidak nyaman bagi Anda, Anda dapat mencoba posisi lain, bahkan di malam pertama Anda sekalipun. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk melakukan penelitian mengenai posisi seks yang nyaman. Posisi seks sederhana untuk pemula meliputi:

  1. Misionaris
  2. Wanita diatas
  3. Gaya doggy
  4. 69

Namun, jangan terlalu khawatir dengan nama posisi tersebut,temukan saja apa yang terasa nyaman dilakukan pada malam pertama Anda. Tentu saja, posisi yang Anda pilih akan bergantung pada jenis alat kelamin yang Anda miliki, alat kelamin pasangan Anda, dan jenis tindakan seks yang ingin Anda lakukan. 

Terkadang, rasa sakit saat berhubungan seks disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya. Masalah tertentu dapat membuat rangsangan atau penetrasi alat kelamin tidak nyaman. Anda mungkin merasa perlu mencoba posisi seks yang penuh petualangan atau bahkan akrobatik untuk membuat pengalaman malam pertama Anda benar-benar berkesan. Tetapi tidak perlu mencoba sesuatu yang berpotensi membuat tidak nyaman. Seringkali, yang terbaik adalah membuatnya tetap sederhana dan melakukan apa yang menurut Anda tepat untuk Anda dan pasangan.