Memilih Epidural Ketahui Dahulu Lebih Dalam Penggunaanya

Memilih Epidural Ketahui Dahulu Lebih Dalam Penggunaanya

Anestesi epidural merupakan metode dalam penghilang rasa sakit yang sering digunakan untuk persalinan. Wanita meminta epidural dengan nama lebih dari metode penghilang rasa sakit lainnya. Lebih dari 50% wanita yang melahirkan di rumah sakit menggunakan anestesi epidural.

Saat Anda mempersiapkan diri untuk “hari persalinan”, cobalah untuk belajar sebanyak mungkin tentang pilihan penghilang rasa sakit sehingga Anda akan lebih siap untuk membuat keputusan selama proses persalinan dan kelahiran. Memahami berbagai jenis epidural, cara pemberiannya, dan manfaat serta risikonya akan membantu Anda dalam pengambilan keputusan selama proses persalinan dan melahirkan.

Epidural adalah prosedur yang melibatkan penyuntikan obat – baik anestesi atau steroid – ke dalam ruang di sekitar saraf tulang belakang Anda yang dikenal sebagai ruang epidural. Tujuan dari prosedur epidural adalah untuk menghilangkan rasa sakit (analgesia) atau hilangnya perasaan (anestesi) untuk satu bagian tubuh Anda, seperti kaki atau perut Anda.

Sebuah epidural biasa disebut istilah berikut:

  • Anestesi epidural.
  • Blok epidural.
  • Injeksi steroid epidural (ESI).
  • Anestesi regional.
  • Anestesi neuroaksial.

Mempersiapkan epidural

Apabila Anda mempunyai permasalahan serta pertanyaan dalam menjalani epidural ini bisa langsung konsultasikan ke dokter Anda. Beri tahu mereka tentang obat apa pun yang Anda pakai.

Anda mungkin diberikan saran khusus tentang makan, minum dan obat-obatan sebelum epidural. Setelah melakukan epidural selama 24 tidak dapat mengemudi sendirian, oleh karena itu mengatur seseorang untuk mengantar pulang. 

Bagaimana cara kerja epidural?

Injeksi anestesi epidural bekerja dengan menyuntikkan anestesi ke dalam ruang epidural di sekitar tulang belakang Anda sehingga dapat menghentikan sinyal rasa sakit dari perjalanan dari tulang belakang ke otak Anda. Ruang epidural diisi dengan cairan dan mengelilingi sumsum tulang belakang Anda. Anggap saja sebagai selongsong cairan di sekitar sumsum tulang belakang Anda.

Sumsum tulang belakang Anda bertindak seperti jalan raya yang menghubungkan saraf yang terletak di seluruh tubuh Anda ke otak Anda. Ketika Anda terluka, misalnya, saraf di area tubuh Anda mengirimkan sinyal rasa sakit yang berjalan melalui sumsum tulang belakang ke otak dan punggung Anda. Anestesi epidural untuk sementara mematikan saraf tulang belakang, yang kemudian memblokir sinyal rasa sakit di daerah tertentu di tubuh Anda tergantung di mana di sepanjang tulang belakang Anda, penyedia Anda menyuntikkan epidural.

Anestesi epidural dapat memberikan pereda nyeri sementara atau hilangnya perasaan total sementara. Faktor-faktor berikut berkontribusi pada seberapa banyak perasaan yang Anda hilangkan sementara dari epidural:

  • Jenis obat anestesi yang digunakan penyedia Anda.
  • Konsentrasi obat (seberapa kuat).
  • Dosis obat.

Injeksi steroid epidural (ESI) bekerja sedikit berbeda dan digunakan untuk manajemen nyeri kronis. Alih-alih obat anestesi, penyedia Anda menyuntikkan obat steroid atau kortikosteroid ke dalam ruang epidural di sekitar tulang belakang Anda. Alih-alih menghalangi rasa sakit atau perasaan di bagian tubuh Anda, steroid melapisi saraf yang teriritasi yang menyebabkan Anda sakit dan bekerja untuk mengurangi pembengkakan. Steroid memungkinkan saraf (s) waktu untuk menyembuhkan. Suntikan steroid epidural dapat menyebabkan penghilang rasa sakit sementara, jangka panjang atau permanen.

Apa manfaat anestesi epidural?

  • Epidural menyediakan rute untuk menghilangkan rasa sakit yang sangat efektif yang dapat digunakan selama persalinan Anda.
  • Ahli anestesi dapat mengontrol efeknya dengan menyesuaikan jenis, jumlah, dan kekuatan obat. Ini penting karena saat persalinan Anda berlanjut dan bayi Anda turun ke jalan lahir Anda, dosis yang Anda dapatkan mungkin tidak lagi memadai, atau Anda mungkin tiba-tiba merasakan sakit di area yang berbeda.
  • Obat hanya mempengaruhi area tertentu, jadi Anda akan terjaga dan waspada selama persalinan dan kelahiran. Dan karena Anda bebas dari rasa sakit, Anda dapat beristirahat (atau bahkan tidur!) saat serviks Anda melebar dan menghemat energi Anda ketika tiba saatnya untuk mengejan.
  • Berbeda dengan narkotika sistemik, hanya sejumlah kecil obat yang sampai ke bayi Anda.
  • Setelah epidural terpasang, itu dapat digunakan untuk memberikan anestesi jika Anda memerlukan operasi caesar atau jika tabung Anda diikat setelah melahirkan.

Apa risiko anestesi epidural?

  • Anda harus tetap diam selama 10 hingga 15 menit saat epidural dimasukkan, dan kemudian menunggu hingga 20 menit sebelum obatnya bekerja sepenuhnya.
  • Epidural dapat menyebabkan tekanan darah Anda tiba-tiba turun. Untuk alasan ini, tekanan darah Anda akan diperiksa secara rutin untuk membantu memastikan aliran darah yang cukup ke bayi Anda. Jika ada penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, Anda mungkin perlu dirawat dengan cairan IV, obat-obatan, dan oksigen.
  • Mungkin Anda akan mengalami sakit kepala yang parah yang diakibatkan dari kebocoran cairan di tulang belakang Anda. Kurang dari 1% wanita mengalami efek samping ini. Jika gejalanya menetap, prosedur yang disebut “tambalan darah”, yang merupakan suntikan darah Anda ke dalam ruang epidural dapat dilakukan untuk meredakan sakit kepala.
  • Setelah epidural Anda ditempatkan, Anda perlu bergantian sisi saat berbaring di tempat tidur dan memiliki pemantauan terus menerus untuk perubahan denyut jantung janin. Berbaring dengan satu posisi bisa membuat persalinan melambat maupun berhenti. 
  • Anda akan mengalami efek samping seperti: mual, kesulitan buang air kecil, sakit punggung, menggigil, serta  telinga berdenging. 
  • Anda mungkin menemukan bahwa epidural Anda membuat mengejan lebih sulit dan obat atau intervensi tambahan mungkin diperlukan, seperti forsep atau operasi caesar. Coba untuk bicarakan ke dokter terkait dengan rencana melahirkan Anda.
  • Ketika beberapa jam telah selesai melahirkan, maka pada bagian bawah tubuh Anda terasa mati rasa. Mati rasa menyebabkan Anda ketika berjalan harus menggunakan bantuan.
  • Dalam kasus yang jarang terjadi, kerusakan saraf permanen dapat terjadi di area tempat kateter dimasukkan.
  • Meskipun penelitian agak ambigu, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa beberapa bayi akan mengalami kesulitan “menempel” yang menyebabkan kesulitan menyusui. Studi lain menunjukkan bahwa bayi mungkin mengalami depresi pernapasan, malposisi janin, dan peningkatan variabilitas denyut jantung janin, sehingga meningkatkan kebutuhan forsep, vakum, persalinan sesar, dan episiotomi.

Apa efek samping epidural setelah melahirkan?

Jika Anda mendapatkan epidural untuk persalinan dan melahirkan, Anda mungkin mengalami efek samping berikut, yang tidak terlalu umum, setelah melahirkan:

  • Sakit kepala parah.
  • Kesulitan sementara dengan buang air kecil.
  • Kesulitan sementara dengan berjalan.
  • Demam.

Anda mungkin akan mengalami memar kecil dan nyeri tekan di lokasi epidural setelah melahirkan. Ini akan menjadi lebih baik dalam satu hingga dua hari.

Tips Melahirkan dan Mengonsumsi Jamu Bersalin untuk Wanita

Tips Melahirkan dan Mengonsumsi Jamu Bersalin untuk Wanita

Mengandung dan melahirkan seorang anak menjadi impian dan dambaan setiap Ibu. Mempunyai bayi dan menjadi seorang Ibu memberikan kesempurnaan bagi seorang perempuan. Umumnya, proses melahirkan bisa sangat menyakitkan dan melelahkan. Tak jarang banyak treatment yang dilakukan Ibu pasca melahirkan seperti mengonsumsi jamu bersalin

Proses melahirkan secara normal pun menjadi hal yang diinginkan banyak perempuan. Selain proses tersebut alami, biaya untuk persalinan lancar juga lebih murah dari operasi caesar. Operasi caesar mempunyai risiko yang lebih banyak seperti rasa sakit setelah operasi yang masih tertinggal hingga lebih dari tiga bulan setelah melahirkan. Selain itu risiko pendarahan saat operasi juga bisa terjadi. 

Melahirkan dengan normal memang sakit, namun ada banyak cara yang saat ini bisa dilakukan untuk menetralkan rasa sakit. Ada metode water birth, di mana proses bersalin dilakukan di dalam air. Hal ini bisa menjadi opsi bagi perempuan yang ingin bersalin dengan nyaman.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan agar proses bersalin normal dan lancar? Berikut penjelasannya!

Tips melahirkan lancar dan normal

Untuk membantu ibu yang akan melahirkan, ada beberapa cara atau tips agar proses bersalin lancar dan normal. 

Hindari stres dengan olahraga ibu hamil dan jalan kaki

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk proses melahirkan normal dan lancar adalah menghindari stress. Metode paling tepat untuk menghindari stres adalah dengan olahraga khusus untuk ibu hamil. Olahraga bisa merilis hormon endorfin yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks. Hormon tersebut juga bisa menjadi penghilang rasa sakit. Selain itu, dengan olahraga khusus ibu hamil otot rahim akan lebih fleksibel. Hal ini bisa mempersiapkan diri saat proses bersalin agar lebih lancar. Selain itu, jalan kaki santai yang rutin juga bisa memberikan dampak bagus bagi proses persalinan. Hal ini untuk menghindari otot kaku saat proses melahirkan. 

Hindari membaca, menonton atau mendengarkan soal mitos-mitos melahirkan

Mitos soal melahirkan adalah hal yang berkembang di masyarakat dan tidak mempunyai bukti secara valid baik dari sisi sains atau medis. Mitos-mitos yang negatif hanya akan memberikan dampak buruk bagi psikis ibu. Hal tersebut bisa menurunkan imunitas, kebugaran tubuh dan juga kualitas mental ibu. Untuk menjaga diri tetap positif dan terhindar dari hal-hal negatif, hindari membaca artikel soal mitos melahirkan, menonton video dan mendengarkan mitos melahirkan lain. Jika kamu ingin membaca buku, bacalah buku-buku melahirkan yang memberikan tips dan insight positif. 

Atur pola makan dan tidur yang cukup

Mengatur pola makan dan tidur yang cukup adalah hal yang harus dilakukan oleh semua orang, termasuk ibu hamil. Mengatur pola makan dan tidur dengan benar akan memberikan kekuatan bagi tubuh agar tetap bugar. Selain itu hal ini bisa membantu proses persalinan lebih lancar. Tubuh akan lebih siap dan kuat dalam menghadapi rasa sakit saat melakukan persalinan. Bahkan setelah proses persalinan biasanya seorang Ibu harus melakukan perawatan bagi kondisi tubuh agar tetap bugar seperti mengonsumsi sayuran, buah, makanan sehat lain serta jamu bersalin. Namun, kamu perlu berkonsultasi dulu kepada dokter terkait mengonsumsi jamu khusus setelah proses bersalin ya.

Ajak keluarga dan suami untuk menciptakan kondisi nyaman

Sering kali kita sudah mengusahakan banyak hal agar pikiran tetap positif, namun gangguan datang dari orang terdekat dan keluarga. Misalnya, kita melihat orang tua yang beradu argumen di depan mata. Hal ini bisa mengganggu dan memberikan tekanan pada pikiran. Untuk menghindari pikiran negatif, lakukan diskusi dengan keluarga dan suami agar tetap menciptakan suasana kondusif selama masa kehamilan. Tujuannya agar kamu merasa memiliki supporting system yang aman dan nyaman.

Lakukan konsultasi rutin dengan dokter 

Ada baiknya kamu sudah mempunyai dokter kandungan yang tepat. Hal ini agar selama mengandung kamu mempunyai partner konsultasi terpercaya yang bisa memberikan rasa nyaman. Apabila di kunjungan pertama kamu tidak nyaman dengan satu dokter, maka tidak ada salahnya mencari dokter lain. Saran dan informasi yang diberikan dokter akan sangat membantu kamu dalam menjalani proses mengandung hingga melahirkan. Jadi, pilihlah dokter kandungan yang tepat.

Itu saja informasi mengenai tips melahirkan dan mengonsumsi jamu bersalin untuk wanita. Semoga bermanfaat.