Awasi! Cedera Kepala Pada Anak di Rumah

Awasi! Cedera Kepala Pada Anak di Rumah

Pada anak masih kecil tentunya sangat aktif dalam kesehariannya. Nah, ibu-ibu harus hati-hati agar anak-anak tak mengalami cedera kepala akibat sering jatuh, permainan, kecelakaan, dan penyebab lainnya. Hal ini bisa menyebabkan cedera otak. Dengan itu, dokter harus mengetahui diagnosis cedera kepala, beginilah dapat ditentukan untuk menentukan tingkat keparahan cedera kepala pada anak. Hal ini harus diamati dalam jangka panjang pasca cedera kepala karena kondisi ini untuk mendeteksi seberapa sedang dan berat secara dini dan berkelanjutan setiap kelainan perkembangan anak. 

Nah, untuk itu, yuk simak lebih lengkapnya mengenai cedera pada anak di rumah dibawah ini

Penyebab cedera kepala pada anak-anak karena terbentur

Penyebab paling umum dari cedera kepala anak adalah kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh, kecelakaan sepeda, dan olahraga. Pada anak-anak di bawah 1 tahun, cedera kepala yang paling serius terkait dengan kekerasan terhadap anak-anak.

Jenis cedera kepala pada anak-anak

Jenis-jenis cedera kepala pada anak, seperti dilansir situs kesehatan anak-anak, paling sering dalam bentuk luka luar, tetapi mengakibatkan kulit kepala luar, tengkorak, otak atau pembuluh darah. Cedera juga dapat menyebabkan gegar otak, memar, patah tulang, atau perdarahan, serta penjelasan: gegar otak adalah jenis cedera otak traumatis ringan. Hal ini terjadi ketika pukulan di kepala atau cedera lainnya bergerak ke belakang kepala dan punggung dengan banyak kekuatan.

Hal ini menyebabkan perubahan kimia di otak dan kadang-kadang merusak sel-sel otak. Memar terjadi ketika terbentur di kepala akan melukai kulit dan jaringan lunak di bawahnya. Darah pembuluh darah kecil bocor, menyebabkan tanda merah atau ungu pada kulit. Hematoma sering terjadi pada kulit kepala atau di dahi. Cedera kepala yang lebih serius dapat menyebabkan kerusakan pada otak. Fraktur tengkorak adalah patah tulang pada tengkorak kepala.

Tengkorak patah tulang dapat terjadi di berbagai bagian tengkorak. Pendarahan dapat terjadi di dalam dan di bawah kulit kepala di sekitar otak.

Apa saja tanda dan gejala cedera kepala?

Jika seorang anak alami cedera kepala dapat memiliki tanda dan gejala sebagai berikut: 

  • memiliki kulit kepala bengkak: Situasi ini umum karena kulit kepala memiliki banyak pembuluh darah kecil yang bisa melarikan diri. 
  • Sakit kepala: Setengah tentang anak-anak dengan pengalaman sakit kepala cedera kepala. 
  • Kehilangan kesadaran (pingsan): Ini tidak umum. 
  • Muntah sekali atau dua kali: Itu terjadi pada beberapa anak setelah cedera pada kepala.

Lantas, apakah anak-anak yang alami cedera kepala harus dibawa ke dokter?

Menurut dokter anak, dr. Martinus M. Leman, DMH, SP.A, sebagai kota Asosiasi Dokter Anak Indonesia (IDAI), perlu tidaknya anak yang mengalami cedera kepala di bawah ke dokter sangat tergantung pada kondisi yang dialami.

Bila bagian kulit kepala anak alami pendarahan yang cukup banyak ataupun robek, segeralah ke dokter ataupun rumah sakit untuk membersihkan lukanya dan memeriksakan kemungkinan cedera kepala berat. Bahkan, bila kondisi ini didiagnosa oleh dokter cukup parah, biasanya harus melakukan tindakan medis untuk menjahit luka agar bisa menutup dengan sempurna. 

Kapan waktu yang tepat orang tua membawa anaknya ke dokter?

Sebagian orang tua tentunya khawatir akibat anaknya mengalami cedera kepala, untuk itu kapan ya waktu yang tepat orang tua membawa anaknya ke dokternya?

1. Anak usia di bawah 2 tahun

Anak-anak di bawah 2 tahun relatif sulit untuk melakukan test dan memiliki risiko retak yang lebih tinggi. Oleh karena itu, beberapa ahli merekomendasikan untuk lakukan pemeriksaan CT Scan kepala untuk memastikan bahwa tidak ada yang berbahaya, seperti pendarahan di kepala. Jadi, jika anak-anak yang mengalami cedera kepala wajib melakukan CT Scan? Di sini, harus dipertimbangkan sejumlah besar risiko.

Risiko cedera kepala bisa dikatakan saat jatuh tidak tinggi, tidak ada gejala gangguan saraf setelah dan dalam pengamatan dua jam setelah kelainan. Rata-rata risiko ketika kepala terbentur keras, mual dan muntah berulang (3-4 kali), ada gangguan kesadaran kurang dari 1 menit, anak menjadi sulit atau lemah, keberadaan benjolan besar.

Risiko cedera dianggap tinggi ketika diperoleh penurunan kesadaran, anak kecemasan, ada gejala gangguan saraf, tulang diperoleh bahwa tampaknya, kejang, retak atau patah tulang pada kepala, ubun-ubun, benjolan, muntah lebih dari 5 kali atau lebih dari 6 jam, dan kurangnya kesadaran lebih dari 1 menit.

Cedera kepala rendah tidak perlu pemeriksaan CT, tetapi untuk cedera kepala tinggi, dianjurkan untuk memeriksa dengan CT scan. Tentu saja, ini juga merupakan penilaian dari dokter. Ketika memperoleh hematoma / benjolan di kepala sangat dianjurkan untuk kepala CT tanpa kontras.

2. Anak-anak lebih dari 2 tahun

Anak-anak usia ini selalu sulit untuk diperiksa, sehingga perlu pengawasan untuk memastikannya. Pengawasan dapat dilakukan di rumah sakit atau di rumah selama ada orang yang bisa melakukannya. Pengamatan terutama dalam 24 jam pertama, dengan pemantauan tingkat kesadaran, krisis, kelumpuhan, sakit kepala dan muntah berulang. Kontrol pemindaian CT direkomendasikan ketika dilakukan ketika anak-anak tampak tidak sadar, ada perubahan sikap atau kecurigaan yang rusak atau retak di tulang.

Nah, sekarang sudah tahukan cedera kepala pada anak-anak harus dilakukan pemeriksaan ke dokter agar dilihat tingkat keparahannya. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat.

Cara Melatih Gerak Dasar Manipulatif Kepada Anak

Cara Melatih Gerak Dasar Manipulatif Kepada Anak

Gerak dasar manipulatif dalam olahraga bisa menguntungkan anda. Oleh karena itu, gerakan mengecoh lawan sangat penting untuk dilatih. Bagi anak-anak, gerakan ini juga sangat bagus, terutama bagi mereka yang memiliki potensi di bidang olahraga. Hal tersebut karena gerakan itu bisa meningkatkan keterampilan anak.

Akan tetapi, gerak dasar manipulatif terbilang sulit dipelajari oleh anak-anak. Hal ini karena dalam melakukannya, si buah hati tidak hanya bisa dijelaskan dalam definisi atau menjabarkan contoh-contoh gerakannya saja. Oleh karena itu, agar anak mudah mempelajari gerakan tersebut, para orang tua disarankan melibatkan objek, seperti bola.

Di samping itu, cara efektif mengajari anak gerak dasar manipulatif adalah dengan sering mengajaknya bermain permainan olahraga yang digemarinya. Pendek kata, orang tua punya peran penting dalam melatihnya dan gerakan tersebut baru bisa efektif dipelajari dengan cara dipraktikkan.

Lantas apa saja yang perlu diperhatikan dalam mengajari gerak dasar manipulatif kepada anak? Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita ketahui dulu pengertian gerakan tersebut. Secara umum, gerak dasar manipulatif adalah kemampuan dalam melakukan gerakan atau memindahkan objek tertentu menggunakan kaki dan tangan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Dalam melakukannya, perlu ada koordinasi antar tubuh.

Gerak dasar manipulatif adalah satu dari tiga jenis gerakan tubuh manusia. Dua lainnya adalah gerak lokomotor dan non lokomotor. Gerakan lokomotor adalah aktivitas gerak yang membuat tubuh berpindah tempat, seperti lari, jalan, dan melompat. Sedangkan non lokomotor adalah gerakan yang membuat sebagian tubuh bergerak, misalnya mendorong atau menarik suatu objek.

Kembali ke pembahasan, cara latihan pertama untuk melatih gerak dasar manipulatif adalah dengan menendang bola. Langkah yang bisa dilakukan amat mudah. Orang tua tinggal menentukan titik lokasi anak berdiri dan mengarahkannya untuk menendang bola ke arah tembok. Akan tetapi, para orang tua juga jangan lupa memberi tahu si buah hati agar menendangnya dilakukan bergantian antara kaki kiri dan kanan.

Selain melatih gerak dasar manipulatif, kegiatan itu bisa juga melatih kekuatan kaki sang anak. Adapun cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggiring bola. Dengan kegiatan itu, diharapkan si anak bisa belajar mengasah keterampilan kaki dan mengambil keputusan. Saat menggiring bola, anak juga bisa melatih koordinasi mata dengan kedua kakinya.

Saat melakukan latihan menggiring bola, orang tua diharapkan juga ikut serta. Terlibatnya orang tua bisa membuat anak menjadi lebih senang dalam bermain dan ini bagus untuk menjaga mood-nya.

Cara berikutnya untuk melatih gerak dasar manipulatif anak adalah dengan latihan melempar. Sebagai orang tua, langkah pertama yang anda lakukan adalah menentukan titik berdiri dan membuat batas dua setengah atau tiga meter di depannya. Batas ini bisa dengan membuat garis, meletakkan gambar atau benda kesukaan si anak.

Selanjutnya, mintalah si anak untuk melemparkan bola atau benda lain, seperti boneka hewan. Untuk merangsang semangat anak, anda bisa menyampaikan kalau lemparan yang melewati batas dan terjauh adalah pemenangnya. Agar lebih menyenangkan, anda bisa juga merangkai suatu cerita. Dengan begitu, harapannya si buah hati bisa lebih antusias dalam melakukannya.

Demikian cara sederhana yang bisa dilakukan untuk melatih gerak dasar manipulatif kepada anak. Penting untuk diingat, saat melakukan latihan buatlah suasananya lebih menyenangkan dengan metode bermain. Di samping itu, dalam menentukan objek dalam latihan, usahakan objek yang dipilih adalah benda kesukaan si anak.

Akhirnya, semoga tulisan singkat ini bisa membantu anda dalam melatih gerak dasar manipulatif kepada anak. Gerakan tersebut memang penting dilatih pada anak selama masa tumbuh kembangnya, dengan tujuan si buah hati bisa melakukan gerakan yang lebih spesifik, khususnya saat olahraga.

Bronchitin Sirup, Obat Yang Dapat Mengatasi Demam

Bronchitin Sirup, Obat Yang Dapat Mengatasi Demam

Demam merupakan salah satu gejala yang umum terjadi karena berbagai faktor seperti virus Corona atau COVID-19. Demam bisa terjadi dalam waktu dua hingga tiga hari, namun sebagian orang bisa mengalami kondisi tersebut selama beberapa minggu. Demam merupakan kondisi yang lebih sering dialami anak. Oleh karena itu, jika anak Anda mengalami demam, Anda bisa menggunakan Bronchitin sirup.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Produk Kesehatan

Sebelum Anda membeli produk kesehatan seperti Bronchitin sirup, Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Harga

Salah satu hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah harga yang ditawarkan kepada konsumen. Jika harga yang ditawarkan terjangkau, Anda bisa memperoleh produknya dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika harganya kurang terjangkau, Anda bisa mencari alternatifnya.

Jika produk tersebut tersedia dengan harga promo, Anda sebaiknya cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak.

  • Kualitas produk

Hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kualitas produk. Kualitas produk dapat menentukan kepuasan konsumen. Jika kualitas yang ditawarkan bagus, sebagian orang mungkin akan membeli produk yang sama di lain waktu.

  • Pembelian

Anda sebaiknya jangan asal membeli produk kesehatan, karena barang-barang tersebut mungkin tidak dapat memberikan jaminan kepada konsumen. Oleh karena itu, Jika Anda ingin membeli produk kesehatan di tempat, Anda sebaiknya beli di tempat yang resmi seperti supermarket. Jika Anda ingin membeli produk kesehatan secara online, Anda sebaiknya cari toko online ternama atau toko yang memiliki ulasan yang bagus.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah izin edar produk kesehatan. Jika produk kesehatan, khususnya obat, ingin dijual di Indonesia, produk-produk tersebut perlu diuji terlebih dahulu oleh pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), untuk mengetahui apakah aman untuk digunakan atau tidak.

  • Diskusi dan rekomendasi

Jika Anda tidak yakin apakah Anda sebaiknya membeli produk kesehatan yang Anda butuhkan atau tidak, Anda bisa bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal dan sering melakukan hal tersebut. Jika Anda sudah mengetahui pendapat mereka dan mayoritas setuju dengan keputusan tersebut, Anda bisa membelinya.

  • Ketentuan

Tidak semua produk kesehatan memiliki aturan pakai yang sama. Oleh karena itu, pengguna perlu baca aturan pakai yang tertera pada kemasan sebelum menggunakannya. Efek samping bisa timbul jika pengguna tidak menggunakan produknya sesuai dengan kemasan.

Tentang Bronchitis Sirup

Bronchitin sirup merupakan obat yang tidak hanya dapat meredakan gejala demam, namun juga dapat mengatasi hidung tersumbat dan batuk berdahak.

Bronchitin sirup memiliki kandungan berikut:

  • Paracetamol

Kandungan tersebut memiliki peran dalam meredakan demam.

  • Guaifenesin

Kandungan tersebut memiliki peran dalam mengatasi batuk berdahak dengan cara mengencerkan dahak di saluran pernafasan.

  • Phenylephrine

Kandungan tersebut memiliki peran dalam mengatasi hidung tersumbat akibat flu atau alergi.

Jika Anda ingin memperoleh Bronchitin sirup, Anda bisa membelinya melalui situs SehatQ. SehatQ menawarkan obat tersebut dengan harga Rp 8.400,00.

Anak-anak yang berusia di antara 6 sampai 12 tahun dan berat badannya di antara 15 sampai 30 kg bisa menggunakan obat tersebut. Orang tua perlu memberikan dosis sebanyak 5 mL.

Selain itu, Bronchitin sirup perlu dikonsumsi setelah makan dan obat tersebut perlu disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan aman dari sinar matahari.

Efek samping yang perlu diwaspadai adalah mulut kering, kantuk, gatal, jantung berdebar, mual, muntah, dan nyeri kepala. Selain itu, obat tersebut tidak bisa diberikan kepada penderita yang terlalu sensitif terhadap komponen obat tersebut dan penderita yang mengalami gangguan fungsi hati dan penyakit hati yang aktif.

Jika kondisi anak memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Dokter akan memberikan pengobatan yang lebih baik untuk mengatasi kondisinya.

Bronchitin sirup bisa digunakan anak jika mereka mengalami demam. Meskipun demikian, obat tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping dan jika kondisi memburuk, Anda sebaiknya bawa anak Anda ke dokter. Anda juga dianjurkan untuk memperhatikan hal-hal yang disebutkan di atas sebelum membeli produk kesehatan, supaya Anda bisa belanja dengan aman.