Ini Dosis Aman Menggunakan Obat Kloderma

Ini Dosis Aman Menggunakan Obat Kloderma

Setiap penggunaan obat tertentu, terdapat dosis yang perlu Anda penuhi untuk memastikan manfaatnya lebih besar daripada efek sampingnya, Termasuk saat menggunakan obat Kloderma. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi peradangan, rasa nyeri, dan bengkak pada penyakit kulit. Penyakit kulit yang bisa diatasi dengan obat Kloderma seperti penyakit resisten yaitu eksim, lupus eritematosus, lichen planus, psoriasis, hingga gatal akibat dermatosis.

Perlu Anda ingat bahwa obat Kloderma adalah jenis obat keras yang sebaiknya tidak dikonsumsi jika tidak ada resep dari dokter sebelumnya. Jika ada keluhan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sehingga bisa diketahui obat apa yang tepat untuk Anda, berapa dosis yang sesuai, dan sebagainya.

Dosis menggunakan obat Kloderma

Cara aman menggunakan obat Kloderma adalah dengan mengoleskan secara tipis-tipis di area kulit yang mengalami keluhan. Perlu Anda ingat, mengoleskannya tidak boleh lebih dari 2 gram per hari. Saat mengaplikasikannya, hindari bagian wajah dan kelopak mata. Dosisnya adalah 1-2 kali per hari.

  • Dosis orang dewasa

0,05% yang diaplikasikan tipis-tipis dan merata pada area kulit yang bermasalah. Aplikasikan 1-2 kali per hari dan jangan digunakan lebih dari 4 minggu dengan berturut-turut.

  • Dosis anak-anak

Sama dengan orang dewasa, namun pada anak-anak tidak boleh digunakan lebih dari 5 hari.

Sebaiknya dosis penggunaan obat Kloderma ini ditentukan terlebih dahulu dengan dokter. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya efek samping yang mungkin terjadi. Selain itu, perlu Anda ingat bahwa Kloderma merupakan obat keras yang tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui.

Efek samping penggunaan obat Kloderma

  • Pemutihan kulit
  • Timbulnya stretch mark
  • Pelebaran pembuluh darah
  • Cushing’s syndrome
  • Hiperglikemia
  • Glucosuria

Selain itu, jika ada reaksi hipersensitif bagi mereka yang memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan jenis kortikosteroid. Sebaiknya, jangan gunakan obat ini pada kondisi seperti:

  • Penderita rosacea
  • Penderita perioral dermatitis
  • Lesi kulit
  • Anak berusia di bawah 1 tahun
  • Dermatitis dan napkins eruptions

Selain daftar di atas, terdapat hal yang juga perlu diingat adalah risiko terjadinya interaksi dengan obat lain saat digunakan bersamaan. Contohnya, Kloderma dapat mengurangi efek antineoplastic dari obat aldeslaukin.