Serum Inez Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan pada Kulit

Serum Inez Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan pada Kulit

Tanda-tanda penuaan memang menjadi masalah kulit yang kerap dialami perempuan. Kulit yang menua membuat penampilan Anda berkurang karena munculnya kerutan, noda hitam, kulit kusam, dan warna kulit tidak merata. Untuk menangani hal ini, Anda bisa menggunakan Serum Inez Anti Aging. 

Dalam menggunakan serum wajah, Anda juga perlu mengetahui perbedaan serum untuk setiap jenis kulit di berbagai usia. Meski sama-sama mengatasi tanda penuaan, tiap serum memiliki kegunaan yang berbeda disesuaikan dengan kondisi kulit Anda di usia tertentu. 

Berikut adalah cara memilih serum anti aging yang tepat sesuai dengan usia Anda! 

Pemilihan Serum Anti Aging di Usia 20-an 

Di usia 20an keremajaan kulit Anda mengalami penurunan karena kadar ceramide dan elastin di dalamnya berkurang. Oleh karena itu, pilihlah serum yang dapat melembapkan kulit dengan baik. Pastikan serum tersebut mengandung antioksidan seperti vitamin C dan E, juga bahan-bahan lainnya. 

Namun, Anda juga perlu memperhatikan kondisi kulit Anda secara keseluruhan. Saat berusaha memperlambat proses penuaan, Anda tidak boleh lupa dengan masalah kulit lainnya, seperti kulit kering, kusam, berpori-pori besar maupun berjerawat. Jadi, pastikan Anda memilih serum yang juga bisa mengatasi keluhan-keluhan tersebut. 

Pemilihan Serum Anti Aging di Usia 30-an

Di usia 30-an kulit Anda mengalami perlambatan proses regenerasi karena produksi hormon estrogen yang berkurang. Di fase ini kulit Anda menjadi lebih kusam karena banyaknya kerutan pada wajah dan adanya penumpukan sel kulit mati. Jadi, pilihlah serum yang mengandung bahan aktif pemicu produksi kolagen seperti retinyl palmitate. 

Untuk mencegah tanda penuaan tersebut Anda perlu serum anti aging yang melembapkan dan mencerahkan kulit. Di usia 30-an, produksi melanin Anda berkurang sehingga menyebabkan munculnya bintik-bintik hitam pada wajah. Paparan sinar matahari, kotoran dan polusi juga bisa mempercepat proses penuaan pada kulit. 

Oleh karena itu, Anda perlu memilih serum yang mengandung hyaluronic acid, ceramide, elastin, kolagen, NMF, dan vitamin C. Salah satu opsi yang bisa Anda pilih adalah serum Inez Anti Aging yang mengandung hyaluronic acid yang dapat mencegah timbulnya kerutan pada kulit. 

Pemilihan Serum Anti Aging di Usia 40-an

Semakin bertambah usia, kelembapan kulit Anda akan semakin berkurang. Oleh karena itu, Anda perlu memakai serum anti aging dengan kelembapan tinggi. Serum dengan kandungan hyaluronic acid dan proteoglycan, seperti serum Inez Anti Aging, bisa Anda pilih karena dapat meningkatkan elastisitas kulit dan membuatnya tetap kencang. 

Di usia 40-an, tanda penuaan pada kulit semakin meningkat. Kulit Anda akan tampak lebih kusam dengan lebih banyak kerutan dan noda hitam di wajah. Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu menggunakan serum anti aging yang mengandung PPS atau turunan dari vitamin C yang mencerahkan kulit. Juga, sodium ascorbyl phosphate yang memperbaiki tekstur kulit serta kojic acid dan fullerene yang melembapkan dan mengencangkan kulit. 

Intinya, di usia 40-an Anda perlu memiliki manfaat yang menyeluruh dalam mengatasi tanda penuaan kulit, seperti Serum Inez Anti Aging yang bisa melembapkan kulit, sekaligus mengurangi kerutan, mengencangkan kulit, serta mengangkat sel kulit mati. 

Pemilihan Serum Anti Aging Secara Umum 

Dalam memilih serum anti aging, umumnya Anda perlu memperhatikan kebutuhan Anda dengan mengetahui masalah yang sedang dimiliki. Sebab untuk mengatasi jarang sekali ada produk perawatan wajah yang menawarkan satu solusi untuk berbagai keluhan. 

Jika Anda memiliki keluhan khusus terkait kulit Anda, atasilah masalah itu terlebih dahulu sebelum mengatasi tanda penuaan Anda. Pilihlah serum anti aging yang sesuai dengan jenis kulit Anda untuk mengurangi risiko timbulnya masalah kulit lainnya. 

Kemudian, Anda perlu memastikan bahwa serum yang Anda gunakan nyaman dan bekerja secara efektif. Serum dengan tekstur ringan adalah yang terbaik karena lebih cepat meresap ke dalam kulit. 

Terakhir, yang paling pentin, pastikan Anda memilih serum anti aging dengan harga yang sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri untuk membeli serum anti aging dengan kandungan bahan aktif yang kompleks untuk mendapatkan hasil maksimal. Anda tetap bisa menggunakan jenis serum anti aging lainnya dengan harga yang lebih bersahabat, seperti Serum Inez Anti Aging. Dengan budget kurang dari Rp. 100.000, Anda sudah bisa merawat kulit Anda dan mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan. 

Untuk mendapatkan Serum Inez Anti Aging dengan harga terbaik, Anda bisa langsung memesannya di Toko SehatQ melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh SehatQ di Google Play Store dan App Store untuk kemudahan belanja produk perawatan kulit Anda!

DIY Aloe Vera Soothing Gel di Rumah

DIY Aloe Vera Soothing Gel di Rumah

Aloe Vera Soothing Gel dikenal memiliki segudang manfaat untuk tubuh terutama untuk kulit. Oleh sebab itu, tak sedikit produk kecantikan yang menggunakan gel lidah buaya ini sebagai bahan dasar atau bahan campuran dalam produk mereka. 

Namun, terkadang produk Aloe Vera Soothing Gel perlu ditebus dengan harga yang tidak murah. Terlebih jika kamu pelajar yang perlu menyisihkan sebagian uang jajan terlebih dahulu untuk membeli sesuatu.

Membuat sendiri, atau bahasa kerennya “Do It Yourself” atau DIY, akhirnya bisa dijadikan solusi. Membuat Aloe Vera Soothing Gel di rumah nyatanya tidak terlalu sulit, kok. Siapa saja bisa membuatnya asalkan memiliki bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan..

Langsung saja, berikut prosedur yang bisa diikuti untuk membuat Aloe Vera Soothing Gel sendiri di rumah:

Pertama-tama, kamu tentu saja harus mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan. “Segala hal” yang dibutuhkan itu termasuk alat dan bahan. Tak perlu repot, bahan dan alat yang dibutuhkan ada di sekitar kita semua, kok, di antaranya:

  • Lidah buaya;
  • Pisau;
  • Sendok;
  • Blender;
  • Wadah untuk menyimpan;
  • Vitamin C atau vitamin E (opsional).

Nah, setelah semua yang kita butuhkan untuk membuat Aloe Vera Soothing Gel sendiri di rumah sudah siap, kita bisa langsung melakukan langkah-langkah di bawah ini:

  • Pilih daun lidah buaya dengan posisi yang paling luar karena merupakan daun yang sudah lebih lama tumbuh. Gel dan dagingnya juga lebih lembut dan segar;
  • Jika sudah mengambil beberapa, jangan lupa potong pangkalnya;
  • Siapkan wadah dan letakkan daun lidah buaya yang telah dipotong dalam posisi berdiri. Pastikan bagian bawahnya adalah pangkal daun yang dipotong. Biarkan 10 menit. Tujuannya adalah agar resin yang berwarna kuning dapat mengalir keluar. Resin sebaiknya dibersihkan dari daun lidah buaya karena mengandung getah yang justru dapat menyebabkan iritasi;
  • Setelah semua resin keluar, kupas lidah buaya. Pastikan hanya mengupas satu sisi kulit;
  • Pisahkan gel dari kulit dengan mengeroknya menggunakan sendok, lalu letakkan dalam blender;
  • Jika ingin gel lebih awet, tambahkan vitamin C atau vitamin E. Takarannya adalah ¼ cangkir atau 60 ml gel lidah buaya, tambahkan 500 mg bubuk vitamin C atau 400 International Unit (IU) bubuk vitamin E;
  • Kemudian blender semua bahan hingga halus;
  • Pindahkan gel lidah buaya yang telah diblender ke wadah tertutup;
  • Simpan di lemari pendingin;
  • Gel lidah buaya siap digunakan

Gel lidah buaya yang akan atau barusan kita buat sendiri itu mungkin tidak menghasilkan manfaat secepat produk yang dibuat di pabrik. Kita perlu menyadari bahwa produk-produk kecantikan tersebut diformulasikan bersama beberapa bahan atau senyawa aktif lain. Formula itulah yang sedikit banyak akan memengaruhi hasil akhir.

Namun, jangan berkecil hati. Bukan berarti apa yang baru atau akan kamu lakukan itu sia-sia belaka. Jika kamu rutin dan sabar dalam menerapkan perawatan ini, bukan tidak mungkin Aloe Vera Soothing Gel buatanmu sendiri bisa memberikan hasil yang tidak kalah dengan produk jadi buatan produk kenamaan.

Bukan tidak mungkin Aloe Vera Soothing Gel buatanmu bisa menjadi jawaban atas kekhawatiranmu akan tanda-tanda penuaan dini pada wajah dan masalah-masalah kulit wajah lainnya. Dalam proses atau upaya kecantikan, produk mungkin hanya faktor kesekian dari seluruh rangkaian. Yang terpenting adalah kegigihanmu dalam memaksimalkan upaya yang kamu lakukan, sesederhana apa pun itu.

Ini Manfaat Tomat untuk Kesehatan Ibu Hamil

Bukan hanya mitos semata, tomat memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Buah yang berwarna merah pekat ini memiliki rasa yang manis, segar dan bisa memenuhi asupan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

Buah tomat juga mengandung beberapa antioksidan dan nutrisi yang bia menyehatkan tubuh, seperti likopen, kolin, asam folat, beta karoten, lutein, hingga asam alfa-lipoat. Berikut berbagai manfaat tomat untuk ibu hamil yang perlu Anda tahu.

  1. Membantu penyerapan zat besi

Saat hamil, ibu akan membutuhkan banyak zat besi untuk memproduksi haemoglobin ekstra. Selain itu, zat besi juga bisa membantu oksigen tersebar dengan baik ke seluruh tubuh dan janin yang ada di dalam rahim.

Manfaat tomat untuk ibu hamil yang pertama datang dari kandungan vitamin C-nya. Kandungan vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang bisa membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik. Saat konsultasi, biasanya dokter kandungan akan merekomendasikan ibu hamil untuk menambah asupan zat besi lewat suplemen.

  • Kandungan likopen yang bisa cegah kerusakan sel

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi likopen melalui makanan seperti buah tomat, bukan yang berasal dari suplemen. Jika dikonsumsi dari buah tomat, maka likopen bisa mencegah kerusakan sel pada ibu hamil karena mengandung antioksidan. Akan tetapi, jika dikonsumsi melalui suplemen, maka malah akan meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat lahir bayi rakan rendah.

  • Meningkatkan energi tubuh

Seperti yang sudah dikeatahui, biasanya ibu hamil akan mudah merasa cepat lelah. Tidak perlu khawatir, tomat memiliki kandungan karbohidrat yang cukup untuk memberikan energi pada ibu hamil saat rasa letih menyerang.

  • Memperkuat sistem imun tubuh

Selain kandungan vitamin C yang mampu membantuk penyerapan gizi, buah tomat juga mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk memperkuat sistem imun tubuh ibu hamil. Selain itu, vitamin A dari buah tomat ini bisa memabantu ibu hamil melawan infeksi dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam memperbaiki jaringan tubuh setelah melahirkan.

  • Mencegah terjadinya pendarahan

Pendarahan pada ibu hamil bisa saja terjadi sebelum atau sesudah melahirkan. Dalam kondisi parah, pendarahan bisa mengancam nyawa. Adanya vitamin K dari buah tomat bisa membantu ibu hamil dalam mencegah pendarahan. Hal ini dikarenakan vitamin K akan membantu tubuh dalam melakukan proses pembekuan darah untuk mencegah pendarahan berlebih.

  • Mencegah cacat bawaan lahir

Tidak hanya mampu mencegah kerusakan sel pada ibu hamil, kandungan likopen yang dimiliki tomat juga dipecaya bisa mencegah kelainan bawaan lahir dan pre-eklampsia (komplikasi berupa tekanan darah tinggi, pembengkakan tangan dan kaki, hingga adanya protein dalam urine).

  • Mencegah kram kaki

Pada ibu hamil, kondisi kram kaki dan sindrom kaki gelisah adalah hal yang sering ditemui. Tidak perlu khawatir, kandungan kalium pada tomat bisa mencegahnya. Selain itu, tomat juga mengandung kalsium yang bissa mencegah kram kaki dan sindrom kaki gelisah ini.

  • Melancarkan pencernaan

Banyak ibu hamil yang merasakan sembelit, wasir, hingga diare. Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat ternyata bisa mencegahnya. Manfaat tomat untuk ibu hamil selanjutnya adalah melancarkan pencernaan, karena kandungan serat yang dimilikinya.

  • Memperlancar sirkulasi darah

Sirkulasi darah yang lancar bisa berdampak baik pada janin dalam rahim. Sebab, segala nutrisi dan oksigen untuk janin, disalurkan lewat aliran darah sang bumil. Studi membuktikan bahwa tomat adalah makanan yang bisa membantu pembuluh darah terbuka, sehingga memperlancar aliran darah.