Simak Cara Kembalikan Suara karena Laringitis

Simak Cara Kembalikan Suara karena Laringitis

Pernahkah Anda mendengar tentang laringitis? Laringitis adalah suatu kondisi yang terjadi akibat iritasi jenis akut pada bagian laring (kotak suara). Salah satu faktor yang menyebabkan timbulnya kondisi ini adalah penggunaan kotak suara akut yang dilakukan secara berlebihan, seperti kegiatan menyanyi atau berbicara dengan suara yang sangat keras. Di samping itu, laringitis juga dapat terjadi karena infeksi tenggorokan maupun menghirup polusi udara.

Sementara itu, laringitis kronik yang biasanya terjadi secara berulang, dipicu oleh penyakit tertentu, seperti GERD yang menyebabkan reflux asam lambung ke tenggorokan, sehingga ia mengiritasi kotak suara. Faktor lain yang juga menjadi penyebab kondisi ini adalah alergi dan kebiasaan merokok.

Ketika terjadi peradangan pada kotak suara, maka pita suara juga akan terganggu dan mengakibatkan sulitnya suara untuk dikeluarkan. Pita suara itu sendiri adalah otot-otot yang berada dalam kotak suara dalam tenggorokan. Ketika Anda berbicara, udara yang melewati pita suara dapat menyebabkan organ tersebut bergetar dan menyebabkan suara dapat dikeluarkan. Namun, ketika pita suara mengalami iritasi, peradangan dan pembengkakan suara akan berada dalam kondisi serak atau bahkan tidak dapat mengeluarkan suara sama sekali.

Selain itu, gejala lain dari laringitis adalah frekuensi suara yang meninggi dan merendah secara tidak teratur ketika berbicara, diproduksinya suara seperti bisikan, sakit tenggorokan yang disertai batuk-batuk.

Cara mengatasi laringitis bergantung pada penyebab terjadinya peradangan tersebut. Jika laringitis disebabkan infeksi bakteri, maka cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan antibiotik. Jika Anda ingin mengatasi laringitis kronis, maka mengubah gaya hidup dan berhenti merokok merupakan solusi ideal untuk mengatasi peradangan yang dialami. Sebagai tambahan, Anda dapat melakukan hal berikut:

  • Berkumur dengan air garam: mencampur satu sendok garam meja dengan segelas air hangat dan berkumur.
  • Konsumsi jahe: cara ini dapat dilakukan dengan merebus jahe dan mengonsumsi air rebusan tersebut yang telah diberi sedikit gula merah maupun dicampur dengan teh.
  • Mengunyah bawang putih: dilakukan dengan mengunyah bawang putih yang sebelumnya telah digeprek maupun bawang putih yang digunakan sebagai bumbu masak.
  • Konsumsi madu: madu dipercaya dapat mengatasi rasa gatal pada tenggorokan. Campurkan madu ke dalam teh hangat.