Obat Renadinac, Kenali Efek Samping dan Interaksinya

Peradangan sendi atau artritis dapat membuat kegiatan sehari-hari menjadi terganggu. Nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi adalah beberapa gejala yang diakibatkannya. Artritis sendiri memiliki beberapa tipe sesuai dengan peradangan yang menyerang sendi tertentu. Beberapa peradangan mungkin tidak dapat diobati namun gejalanya dapat diredakan.

Renadinac tablet 50 mg untuk pengobatan akut dan kronis peradangan sendi.

Untuk meredakan peradangan tersebut, dapat dilakukan dengan konsumsi obat-obatan atau menjalani terapi. Salah satu obat yang dapat mengatasi nyeri, bengkak dan kaku akibat artritis adalah obat renadinac. Obat ini berbentuk tablet dan merupakan obat keras, jangan lupa untuk melampirkan resep dokter saat membelinya.

Meski memiliki banyak manfaat namun tetap perhatikan gejala efek samping serta obat-obatan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan. 

Obat renadinac

Obat renadinac adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang digunakan untuk meredakan peradangan. Obat renadinac berbentuk tablet salut enterik yang bekerja untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan, dan sendi yang kaku akibat artritis. Obat ini mengandung diclofenac sodium yang berfungsi mengurangi produksi zat yang menyebabkan nyeri atau peradangan.

Obat renadinac harus diminum secara utuh dan tidak boleh digerus,dikunyah, atau dilepas selaputnya. Selain itu, konsumsilah obat renadinac bersamaan dengan makan atau setelah makan. 

Efek Samping Obat renadinac

Obat renadinac juga memiliki efek samping setelah pemakaian. Meski lebih besar manfaatnya dan jarang terjadi, namun tetap harus Anda perhatikan, gejalanya seperti:

  • Kram perut
  • Retensi cairan
  • Sakit kepala dan pusing
  • Diare
  • Kelainan pada hasil uji hati
  • Tukak lambung
  • Ruam

Jika gejala semakin parah dan tidak hilang, segeralah hubungi dokter dan hentikan pemakaiannya.

Perhatian Khusus Obat renadinac

Sebelum mengonsumsi obat renadinac, perhatikanlah apakah Anda memiliki beberapa kondisi berikut ini. Jika Anda adalah salah satunya, maka Anda harus mengatakannya ke dokter atau apoteker sebelum diresepkan obat tersebut. Beberapa kondisi yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Menderita dekompensasi jantung atau hipertensi
  • Menderita gangguan fungsi ginjal, jantung, hati,
  • Berusia lanjut
  • Menderita luka atau pendarahan dalam saluran pencernaan
  • Wanita hamil trimester ketiga serta ibu menyusui.
  • Anak-anak

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi) Obat renadinac

Pasien artritis juga tidak boleh mengonsumsi obat renadinac apabila juga mengalami kondisi:

  • Hipersensitif terhadap kandungan diclofenac.
  • Menderita asma, biduran, atau alergi pada pemberian asetosal
  • Memiliki tukak lambung
  • Merupakan pasien gangguan jantung yang serius (ischemic heart disease)
  • Merupakan pasien dengan kondisi plak menumpuk didalam arteri (peripheral arterial disease)
  • Merupakan pasien gagal jantung kongestif (kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh).

Interaksi obat renadinac

Selain itu, jika Anda mengonsumsi obat renadinac, Anda tidak disarankan minumnya bersamaan dengan obat lain. Kombinasi kedua obat tersebut mungkin saja meningkatkan risiko efek samping. Obat yang tak boleh dikonsumsi bersama obat renadinac, antara lain:

  • Obat antidepresan tertentu dengan obat NSAID seperti diclofenac dapat menyebabkan Anda mudah memar atau berdarah
  • Pengencer darah seperti warfarin
  • Obat golongan NSAID lainnya seperti ibuprofen dan aspirin
  • Obat jantung atau tekanan darah
  • Antibiotik, seperti ciprofloxacin , levofloxacin, moxifloxacin, asam nalidiksat, norfloxacin atau ofloxacin
  • Obat untuk menurunkan kolesterol, seperti colestipol dan cholestyramine
  • Obat untuk mengobati kejang, seperti fenitoin
  • Obat yang mengurangi aktivitas sistem kekebalan anda, seperti cyclosporin atau tacrolimus
  • Lithium (obat untuk mengobati masalah masalah kesehatan mental)
  • Metotreksat (obat untuk mengobati beberapa penyakit radang dan kanker)

Hindari konsumsi obat-obat di atas kecuali atas petunjuk dari dokter Anda. 

Obat renadinac adalah obat untuk mengatasi gejala-gejala seperti kaku sendi, pembengkakan, dan nyeri akibat penyakit artritis. Obat ini tentu memiliki lebih banyak manfaat dibanding dengan efek sampingnya. Meski demikian tetap perhatikan dan konsultasikan kepada dokter jika Anda memiliki kondisi-kondisi tertentu seperti yang telah disebutkan di atas. 

Dapatkan obat renadinac secara online dengan melampirkan resep dokter terverifikasi di Toko SehatQ. Di jamin asli dan nikmati promonya. Kunjungi Toko SehatQ sekarang melalui website SehatQ atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang aplikasinya di App Store dan Play Store.