Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Naproxen

Naproxen merupakan salah satu obat yang masuk ke golongan NSAID atau obat antiinflamasi. Sebagai obat antiinflamasi, Naproxen juga bekerja menghalangi tubuh memproduksi zat-zat tertentu yang menyebabkan peradangan.

Secara umum, Naproxen yang beredar di pasaran dengan berbagai merek dagang, seperti Aleve, Anaprox, Naprosyn, dan di Indonesia khususnya Xenifar, memiliki kegunaan untuk meredakan nyeri dari berbagai kondisi—mulai dari sakit gigi hingga sakit kepala.

Selain itu, Naproxen dan obat NSAID lainnya juga dapat mengurangi rasa sakit, bengkak, dan kekakuan sendi yang disebabkan oleh radang sendi, bursitis, dan serangan asam urat. Kendati banyak manfaat yang bisa diberikan oleh Naproxen, obat ini juga perlu diwaspadai karena senyawa atau zat-zat tertentu yang dikandungnya.

Jika seseorang salah mengonsumsi atau dikonsumsi tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis, beberapa kondisi kesehatan bisa menjadi ancaman nyata. Oleh karena itu, sebagai gambaran umum mengenai obat ini, berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum mengonsumsi Naproxen:

  • Pastikan Anda telah memberi tahu kondisi Anda kepada dokter atau apoteker, termasuk ketika Anda memiliki alergi terhadap obat ini, aspirin, atau NSAID lain. Pasalnya, kelompok obat antiinflamasi mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. 
  • Konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai riwayat kesehatan Anda, terutama jika memiliki asma, kelainan darah (seperti anemia atau pembekuan darah), polip hidung, masalah jantung, tekanan darah tinggi, penyakit hati, stroke, pembengkakan (seperti edema atau terdapat retensi cairan), masalah pencernaan, dan masalah di kerongkongan.
  • Masalah ginjal terkadang dapat terjadi ketika menggunakan obat-obatan NSAID, termasuk Naproxen. Masalah lebih mungkin terjadi jika Anda mengalami dehidrasi, mengalami gagal jantung atau penyakit ginjal, dan lansia. Untuk mengatasinya, seseorang dapat minum banyak cairan atau segera beri tahu dokter jika mengalami perubahan jumlah urin.
  • Naproxen bisa membuat Anda pusing atau mengantuk. Jika dibarengi dengan konsumsi alkohol atau ganja efeknya bisa bertambah. Oleh karenanya jangan mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan apa pun yang membutuhkan kewaspadaan sesaat setelah mengonsumsi Naproxen.
  • Naproxen juga bisa menyebabkan pendarahan lambung dan kemungkinan itu menjadi semakin besar dengan penggunaan alkohol dan tembakau setiap hari, terutama bila dikombinasikan dengan obat ini. Pastikan hindari dua hal tersebut sebelum, saat, atau setelah mengonsumsi Naproxen.
  • Obat ini bisa membuat Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Batasi waktu Anda di bawah sinar matahari. Hindari tempat berjemur dan paparan matahari secara langsung. Anda bisa menghindari beberapa risiko ini dengan menggunakan tabir surya dan kenakan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan. Segera beritahu dokter jika Anda terbakar sinar matahari atau mengalami kulit melepuh atau kemerahan.
  • Beberapa produk Naproxen mengandung garam (natrium). Beri tahu dokter Anda jika Anda menjalani diet terbatas garam.
  • Sebelum menjalani operasi, beri tahu dokter atau dokter gigi Anda tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep , obat non-resep, dan produk herbal).
  • Sebelum menggunakan obat ini, wanita usia subur harus berbicara dengan dokter mereka tentang manfaat dan risikonya (seperti keguguran atau kesulitan hamil). Katakan kepada dokter Anda jika sedang hamil atau jika berencana untuk hamil. Selama kehamilan, obat ini harus digunakan hanya jika dibutuhkan dengan jelas.

Naproxen tidak dianjurkan untuk digunakan selama trimester pertama dan terakhir kehamilan karena dapat membahayakan bayi yang belum lahir dan gangguan pada persalinan.

  • Obat ini dapat terserap atau masuk ke ASI dan mungkin memiliki efek yang tidak diinginkan ketika menyusui bayi Anda. 

Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum mengambil pengobatan dengan Naproxen. Sebagai obat keras, penggunaan Naproxen amat terbatas. Seseorang bisa mengonsumsi obat ini jika sudah mendapat persetujuan dan resep dari dokter.