Apa itu Terapi Wicara? Ini Penjelasan dan Kegunaannya

Apa itu Terapi Wicara? Ini Penjelasan dan Kegunaannya

Terapi wicara atau speech therapy adalah metode yang digunakan untuk mengatasi masalah  komunikasi dan gangguan bicara.

Biasanya terapi ini dilakukan oleh seorang patologi wicara-bahasa atau speech-language pathologists (SLPs) profesional.

Lalu kondisi seperti apa saja sih yang membutuhkan terapi ini dan bagaimana cara kerjanya? Cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini!

Kondisi apa yang membutuhkan terapi wicara?

Umumnya terapi ini dilakukan untuk membantu memperbaiki gangguan bicara yang berkembang pada anak-anak.

Atau bisa juga pada orang dewasa yang mengalami gangguan bicara karena sebuah penyakit seperti stroke atau cedera otak.

Ada beberapa kondisi gangguan bicara dan bahasa yang membutuhkan bantuan terapi ini. Di antaranya:

1. Gangguan artikulasi

Sesuai dengan namanya, penderita gangguan artikulasi tidak dapat membentuk bunyi huruf atau kata tertentu dengan benar.

2. Gangguan kelancaran

Orang dengan gangguan kelancaran atau fluency disorder mengalami kesulitan dalam mengatur kecepatan dan juga ritme bicara. Contohnya adalah gagap.

3. Gangguan resonansi

Gangguan ini menyebabkan masalah dengan nada, volume, dan kualitas suara yang dihasilkan. Kondisi ini bisa mengalihkan perhatian pendengar dari apa yang dikatakan.

Jenis gangguan yang satu ini tidak hanya membuat komunikasi sulit dipahami, tapi juga dapat menyebabkan rasa sakit saat berbicara.

Bagaimana speech therapy dilakukan?

Dalam sesi terapi wicara, seorang terapis dalam melakukan beberapa hal untuk meningkatkan kemampuan komunikasi orang dengan gangguan bicara.

Berikut beberapa metode yang mungkin dilakukan”

1. Kegiatan intervensi bahasa

Dalam metode ini, terapis akan berinteraksi dengan anak melalui bermain dan berbicara, menggunakan gambar, buku, objek, atau peristiwa yang sedang berlangsung untuk merangsang perkembangan bahasa.

Terapis akan membantu memberikan kosakata atau tata bahasa yang benar, dan menggunakan latihan pengulangan untuk membangun keterampilan bahasa.

2. Terapi artikulasi

Dalam metode ini terapis akan meningkatkan kemampuan produksi suara. Melibatkan proses pemodelan suada dan suku kata dengan benar dalam sebuah kalimat.

Terapi ini akan menunjukkan ke orang dengan gangguan bicara bagaimana cara membuat suara tertentu. Seperti dengan menunjukkan bagaimana cara menggerakkan lidah untuk membuat suara tertentu.

Pada terapi wicara anak, proses ini biasanya dilakukan selama aktivitas bermain. Jenis dan level permainan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan anak.

3. Terapi motorik oral

Pada metode ini terapis akan menggunakan berbagai latihan oral untuk memperkuat otot-otot mulut untuk makan, minum, dan menelan.

Bisa dilakukan dengan memijat wajah, latihan lidah, bibir, hingga rahang. Terapis mungkin juga akan memperkenalkan tekstur dan suhu makanan yang berbeda. 

Ini dapat membantu meningkatkan kesadaran lisan selama makan dan menelan.

Berapa lama terapi harus dilakukan?

Lamanya proses terapi bisa sangat berbeda antara satu orang dengan orang lainnya, karena tergantung dengan beberapa faktor, antara lain:

  • Usia
  • Jenis dan tingkat keparahan gangguan bicara
  • Frekuensi terapi dilakukan
  • Kondisi medis yang mendasari
  • Pengobatan kondisi medis yang mendasari

Ada gangguan bicara yang berkembang pada masa anak-anak dan kian membaik seiring berjalannya terapi dan pertambahan usia anak.

Namun, ada juga gangguan bicara yang masih berlanjut hingga anak dewasa dan masih membutuhkan terapi tambahan.

Selain itu, terapi yang disebabkan oleh kondisi medis seperti stroke juga punya potensi pemulihan yang lebih cepat seiring membaiknya kondisi kesehatan orang tersebut.

Nah itu dia sedikit ulasan mengenai apa itu terapi wicara dan juga penggunaannya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *