Tips Memilih Alat Kontrasepsi Adalah Sebagai Berikut!

KB alami dapat menjadi pilihan bagi pasangan yang enggan memakai alat kontrasepsi

Bagi Anda yang tetap ingin melakukan hubungan seksual tanpa mengalami kebobolan, alat kontrasepsi adalah solusinya.

Dengan alat kontrasepsi sebagai pencegah terjadinya kehamilan, jika digunakan dengan benar dan tepat serta sesuai arahan dokter, akan benar-benar efektif supaya Anda tidak berbadan dua lagi.

Di pasaran banyak sekali jenis alat kontrasepsi yang diperjuabelikan. Yang paling umum tentu saja pil KB.

Cara menggunakan salah satu alat kontrasepsi ini sangatlah mudah karena hanya tinggal meminum seperti meminum obat.

Selain pil KB, ada juga alat kontrasepsi lain seperti suntik KB, susuk KB, tubektomi, dan vasektomi. 

Tentu saja dengan jenis yang banyak tersebut, membuat Anda bingung untuk memilih. Anda sebenarnya tidak perlu bingung jika melihat tips berikut di bawah ini!

Ketahui dan pahami tujuan penggunaan

Kebanyakan pasangan muda yang sudah menikah memiliki rencana menunda mempunyai anak terlebih dahulu dengan beragam alasan.

Jika demikian, tentu paling mudah menggunakan kondom saat berhubungan badan atau jika tidak yakin menggunakan pil KB atau menghitung masa kesuburan.

Dengan begini, Anda dan pasangan tidak perlu khawatir, bingung dalam memilih alat kontrasepsi jika tujuannya seperti itu.

Pilih yang sesuai usia

Memilih alat kontrasepsi sesuai usia juga perlu menjadi bahan pertimbangan supaya sesuai dengan keinginan Anda.

Jika Anda berusia dalam rentang usia 20-35 tahun, alat kontrasepsi yang perlu Anda gunakan ialah AKDR dan spiral.

Penggunaan alat kontrasepsi ini seperti spiral tidak akan menekan produksi ASI pada ibu menyusui, dan memang tujuannya untuk menunda kehamilan.

Namun jika tujuan Anda adalah untuk tidak ingin memiliki anak lagi, dan biasanya pada umur 35 tahun ke atas, alat yang digunakan adalah tubektomi dan vasektomi.

Pemilihan alat kontrasepsi sesuai usia setidaknya akan menghindarkan Anda dari berbagai macam permasalahan ke depannya yang berkaitan dengan kesuburan.

Kenali kondisi tubuh

Saat memilih alat kontrasepsi hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah memperhatikan kondisi tubuh supaya tubuh tidak terkejut.

Dalam beberapa kasus, alat kontrasepsi terutama yang hormonal dapat menganggu sistem kerja hormon dalam tubuh yang mengakibatkan perubahan pada tubuh seperti menaiknya berat badan, sakit kepala, hingga memengaruhi siklus kontrasepsi.

Ukur tingkat efektivitas

Meski mempunyai fungsi dapat mencegah kehamilan, pada kenyataannya alat kontrasepsi malah bisa menyebabkan kehamilan tersebut jika Anda menggunakannya tidak benar dan tidak mengetahui tingkat efektivitasnya.

Karena itu, sebelum memilih Anda perlu tahu terlebih dahulu tingkat efektivitas alat kontrasepsi tersebut agar sesuai ekspetasi dan memberikan hasil sesuai yang diharapkan.

Ketahui riwayat penyakit

Saat Anda memilih jenis alat kontraspsi yang Anda inginkan di fasilitas layanan kesehatan, tenaga kesehatan kemungkinan besar akan melihat riwayat penyakit dalam diri Anda.

Hal ini karena ada beberapa alat kontrasepsi yang tidak cocok bagi penderita penyakit tertentu seperti kanker yang tidak cocok dengan alat kontrasepsi IUD karena mengandung hormon yang sangat sensitif.

Konsultasi pada dokter

Memilih alat kontrasepsi sebenarnya tidak boleh sembarangan karena pemilihan yang sembarangan bisa memberikan dampak yang cukup negatif sehingga Anda harus mempertimbangkan banyak hal.

Apabila Anda bingung tentang pertimbangan-pertimbangan yang harus Anda ketahui, yuk konsultasikan saja dengan dokter yang akan membantu dan mengarahkan alat kontrasepsi yang tepat.

Penggunaan alat kontrasepsi yang mempunyai banyak keuntungan. Salah satunya adalah Anda dapat terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *