10 Obat Penghilang Nyeri Otot dan Sendi dari Bahan Alami

Apabila tak suka mengonsumsi tablet untuk mengatasi nyeri otot dan sendi, kita bisa membuat obat penghilang nyeri otot dan sendi sendiri di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. 

Beberapa bahan alami seperti teh hijau, kunyit, peppermint hingga lidah buaya memiliki kandungan anti inflamasi yang efektif meredakan rasa nyeri pada daerah otot dan juga sendi.

Berikut ini pilihan obat penghilang nyeri otot dan sendi yang bisa dibuat dari beberapa bahan-bahan alami. 

Kurkumin

Bahan-bahan yang mengandung kurkumin di antaranya adalah kunyit, jahe, dan juga kayu manis. 

Kurkumin sendiri bersifat anti-inflamasi yang efektif untuk membuat otot jadi lebih rileks dan tidak tegang. 

Selain itu, bahan makanan dengan kandungan kurkumin juga memiliki sifat anti radang yang efektif mengatasi nyeri sendi serta gangguan rematik. 

Kurkumin bekerja dengan cara mencegah produksi sitokin yang merupakan enzim penyebab munculnya inflamasi. Diketahui kandungan kurkumin mirip dengan kandungan ibuprofen dan juga diklofenak. 

Jahe

Jahe juga dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa meredakan nyeri sendi karena peradangan. 

Selain itu, jahe juga dikenal mampu mengatasi nyeri pada penderita osteoarthritis pada pinggul dan juga lutut. 

Chamomile

Chamomile dikenal dengan kandungan flavonoid yang bersifat anti-radang sehingga efektif mengatasi nyeri otot. 

Untuk hasil maksimal, kamu bisa mengonsumsi minuman chamomile dengan cara menyeduhnya dengan air hangat. 

Apabila kamu memiliki minyak esensial dari bunga chamomile, kamu juga bisa langsung mengoleskan pada area yang nyeri. 

Peppermint

Kandungan di dalam peppermint berkhasiat untuk membuat otot jadi lebih rileks dan tidak kaku. Caranya, yakni dengan cara mengoleskan minyak esensial peppermint ini pada bagian otot yang kaku, dan pijat secara perlahan. 

Saat menggunakan peppermint, akan muncul sensasi rasa dingin, sehingga membuat otot semakin rileks dan tidak tegang. 

Lidah buaya

Di dalam lidah buaya, terdapat kandungan anti-radang yang dipercaya bisa meredakan rasa nyeri sendi yang disebabkan oleh osteoarthritis. 

Cara kerjanya yakni dengan menghambat produksi enzim yang memicu munculnya rasa nyeri. Kamu cukup mengoleskan gel lidah buaya pada area kulit yang terasa nyeri. 

Namun, khasiat dari lidah buaya untuk meredakan nyeri sendi masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut. 

Teh hijau

Teh hijau kaya akan kandungan epigallocatechin 3-gallate (EGCG) yang memiliki sifat antioksidan dan juga antiradang dan berkhasiat untuk mengatasi radang sendi. Selain itu, teh hijau juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang. 

Makanan tinggi vitamin D

Makanan dengan kandungan vitamin D yang tinggi juga dipercaya efektif meredakan nyeri otot, seperti telur, ikan, dan juga susu yang sudah difortifikasi. 

Selain makanan di atas, kandungan vitamin D juga bisa kamu dapatkan dari sinar matahari pagi. 

Nanas

Pada buah nanas, terdapat kandungan bromelain yang efektif untuk meredakan nyeri karena radang sendi, terutama pada rheumatoid arthritis dan osteoarthritis. 

Kamu bisa langsung mengonsumsi nanas namun jangan sampai berlebihan, ya. Sebab hal ini bisa memunculkan efek samping seperti sakit perut dan diare. 

Minyak Borage

Minyak ini memiliki kandungan asam lemak omega-6 yang bersifat anti-inflamasi, sehingga efektif untuk meredakan rasa nyeri pada sendi, terutama pada rheumatoid arthritis. 

Untuk mengatasinya, kamu tinggal mengoleskan minyak borage ini pada bagian tubuh yang mengalami nyeri. 

Blueberry

Blueberry kaya akan kandungan antioksidan yang dipercaya efektif meredakan nyeri pada otot. Selain itu, Blueberry juga memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga bisa menurunkan produksi enzim yang menyebabkan rasa nyeri. 

Itu dia beberapa bahan alami yang bisa dijadikan obat penghilang nyeri otot dan sendi. Apabila nyeri otot dan sendi tak kunjung mereda, sebaiknya kamu segera menemui dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya. 

Promo Gajian dari Toko SehatQ

Belanja secara online sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang yang ingin membeli kebutuhan. Aktivitas jual beli online terus meningkat, bahkan di saat pandemi COVID-19. Salah satu alasan yang dapat mendorong masyarakat untuk belanja online adalah keamanan. Karena pandemi masih berlangsung, hal tersebut dapat mengurangi kontak fisik antara penjual dan pembeli.

Selain itu, toko-toko online menawarkan promo-promo menarik kepada konsumen. SehatQ juga menawarkan berbagai promo seperti promo gajian atau promo untuk membeli produk-produk untuk kebutuhan sehari-hari seperti vitamin.

Tips Untuk Membeli Produk Kesehatan

Jika Anda ingin belanja secara online, termasuk mencoba promo-promo dari SehatQ seperti promo gajian, Anda sebaiknya pahami beberapa tips sebagai berikut:

  • Harga

Salah satu tips yang sebaiknya Anda pahami adalah harga yang ditawarkan kepada konsumen. Jika harga yang ditawarkan terjangkau, Anda bisa membeli produknya dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika harganya mahal, Anda sebaiknya pertimbangkan lagi apakah Anda ingin membeli produk tersebut atau tidak.

  • Kualitas

Tips lain yang sebaiknya Anda pahami adalah kualitas produk. Jika Anda merasa bingung untuk memilih produk seperti apa, Anda sebaiknya bandingkan terlebih dahulu pilihan-pilihan yang ada. Jika salah satu produk dapat memberikan lebih banyak manfaat, Anda bisa memilih produk tersebut.

  • Tempat belanja

Jika Anda ingin membeli produk kesehatan di toko, Anda sebaiknya belanja di toko yang resmi seperti toko-toko yang berlokasi di mal. Jika Anda ingin membeli produk kesehatan secara online, Anda sebaiknya belanja di situs-situs resmi.

  • Izin edar

Tips lain yang penting untuk dipahami adalah apakah produk tersebut memiliki izin edar resmi atau tidak. Produk-produk kesehatan perlu diuji melalui pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebelum dijual di pasaran di Indonesia, untuk memastikan produknya aman untuk digunakan.

  • Diskusi dan rekomendasi

Tips lain yang dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan bisa melalui diskusi dan rekomendasi. Anda bisa bertanya kepada teman atau anggota keluarga yang sering belanja secara online. Jika Anda sudah bertanya kepada mereka dan mayoritas setuju dengan produk-produk tertentu, Anda bisa membeli produk yang mereka rekomendasikan.

  • Ketentuan

Sebagian produk kesehatan memiliki aturan pakai yang berbeda jika produk tersebut perlu dikonsumsi. Jika pengguna tidak mengkonsumsi sesuai dengan aturan yang tertera pada kemasan, pengguna bisa mengalami efek samping pada tubuh.

Selain itu, jika pengguna menemukan bahwa produk yang dibeli (secara online) tidak sesuai dengan keterangannya, pengguna bisa mengembalikan produk tersebut (jika situsnya memperbolehkan pengguna untuk mengembalikan produk dan memperoleh refund atau pengembalian uang).

Contoh Produk Kesehatan Yang Ditawarkan SehatQ

Berikut adalah contoh-contoh produk yang dijual melalui situs SehatQ:

  • Uray Honey

Uray Honey ditawarkan dalam kemasan 3 box yang berisi 10 stik. Uray Honey dijual dengan harga Rp 87.300,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa melihat produk tersebut melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/paket-3-box-madu-uray-honey-stick-sachet-original-madu-murni-madu-hutan-madu-asli-organik.

  • Enervita Pro Digest (30 tablet) – Twin Pack

Enervita Pro Digest bisa Anda gunakan untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Enervita Pro Digest dijual dengan harga Rp 178.200,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa melihat produk tersebut melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/enervita-pro-digest-30-tablet-twin-pack.

  • Klarens Hand Sanitizer (5 butir)

Klarens hand sanitizer dijual dalam kemasan 5 butir yang berisi 60 mL. Klarens hand sanitizer dijual dengan harga Rp 71.175,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa melihat produk tersebut melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/klarens-hand-sanitizer-spray-calming-musk-5-pcs.

  • Nivea Lip Care Fruity Shine Beauty Stick Strawberry (4,8 gram) – Twin Pack

Nivea Lip Care Fruity merupakan salah satu produk yang dapat menjaga kelembaban bibir. Nivea Lip Care Fruity dijual dengan harga Rp 45.980,00. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa melihat produk tersebut melalui situs SehatQ: https://toko.sehatq.com/produk/nivea-lip-care-fruity-shine-beauty-stick-strawberry-4-8-g-twin-pack.

Kesimpulan

SehatQ menawarkan berbagai promo, termasuk promo gajian. Pada dasarnya, promo tersebut menawarkan beragam produk seperti pelembab bibir dengan potongan harga. Sebelum Anda membeli produk kesehatan, Anda sebaiknya pahami tips-tips yang disebutkan di atas supaya Anda bisa belanja dengan aman.

Selain Mengonsumsi Prostalon, Anda Bisa Juga Bisa Lakukan Ini!

Selain Mengonsumsi Prostalon, Anda Bisa Juga Bisa Lakukan Ini!

Prostalon adalah obat herbal yang mampu mengatasi masalah buang air kecil tidak lancar. Selain itu terdapat pula obat susah buang air kecil yang dikenal sebagai diuretik juga berfungsi membantu kinerja ginjal dan jantung, termasuk menanggulangi gagal jantung, gangguan ginjal, gagal hati, dan penumpukan cairan dalam tubuh atau edema, serta menurunkan tekanan darah dalam tubuh dengan mengurangi peredaran cairan dalam pembuluh darah.

Tidak hanya prostalon saja yang mampu membantu mengatasi susah buang air keci. Tetapi ada beberapa jenis obat yang mampu mengatasi buang air kecil tidak lancar lainnya.

  1. Diuretik thiazide

Thiazide adalah obat buang air kecil tidak lancar yang paling sering diberikan dan digunakan untuk obat hipertensi. Obat ini tidak mengurangi cairan dalam tubuh, tetapi membantu melemaskan pembuluh darah. Beberapa contoh diuretik thiazide adalah chlorthalidone, indapamide, dan metolazone.

  1. Diuretik loop

Berbeda dengan diuretik thiazide, obat jenis diuretik loop digunakan untuk mengatasi gagal jantung. Contoh diuretik loop adalah furosemide, torsemide, dan bumetanide.

  1. Diuretik potassium-sparing

Diuretik potassium-sparing berperan dalam menurunkan kadar cairan dalam tubuh tanpa mengeluarkan potasium dari dalam tubuh. Oleh karenanya, obat ini diberikan untuk orang yang rentan mengalami penurunan kadar potasium atau mengonsumsi obat yang dapat menurunkan kadar potasium dalam tubuh. Beberapa contoh diuretik potassium-sparing adalah amiloride, triamterene, dan spironolactone.

Selain menggunakan obat-obatan, kondisi susah buang air kecil dapat ditangani dengan beberapa tindakan berikut ini.

  1. Pemasangan kateter urine

Susah buang air kecil yang menyebabkan nyeri atau terjadi penumpukan urine di kandung kemih perlu ditangani dengan pemasangan kateter urine. Pemasangan kateter urine juga perlu dilakukan jika keluhan susah kencing tidak membaik dengan pemberian obat-obatan. Pemasangan kateter urine umumnya dilakukan melalui lubang saluran kemih. 

Namun, jika kateter urine sulit atau tidak bisa terpasang melalui lubang tersebut, misalnya akibat pembesaran prostat atau tumor, dokter dapat melakukan tindakan aspirasi urine melalui perut bagian bawah. Aspirasi urine adalah tindakan menyedot urine dari kandung kemih menggunakan jarum suntik. Sebelum melakukan tindakan tersebut, dokter akan memberikan bius lokal terlebih dahulu.

  1. Operasi

Penanganan susah buang air kecil dengan operasi umumnya menjadi pilihan untuk kasus susah kencing yang tidak membaik dengan pemberian obat atau pemasangan kateter urine. Operasi juga bisa dilakukan untuk mengangkat jaringan prostat yang membesar dan tidak dapat mengecil dengan penggunaan obat-obatan. 

Jenis operasi yang dilakukan untuk mengatasi keluhan susah buang air kecil bisa berupa operasi prostat melalui saluran kemih (TURP) atau uretrotomi internal, yaitu pembedahan untuk mengatasi penyumbatan saluran kemih akibat striktur. Tindakan ini memiliki beberapa risiko dan efek samping, mulai dari infeksi saluran kemih, perdarahan, inkontinensia urine, hingga kerusakan kandung kemih dan ginjal.

Walau begitu, sebelum Anda mengonsumsi prostalon untuk mengatasi masalah susah buang air kecil, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut untuk mengatasi masalah ini.

  • Meletakkan kompres panas di perut bagian bawah untuk membuat otot rileks sehingga aliran urine lebih lancar.
  • Mengurangi konsumsi minuman yang bersifat diuretik, seperti kopi, minuman ringan, dan minuman beralkohol, terutama sebelum tidur. Langkah ini akan menjauhkan Anda dari munculnya keinginan buang air kecil dan masalah susah buang air kecil di tengah malam, yang mengganggu istirahat Anda. 
  • Melakukan latihan otot dasar panggul dan otot saluran kemih untuk meningkatkan kemampuan mengontrol keluarnya urine dan aliran urine. 
  • Makan lebih banyak serat, untuk mencegah sembelit.
  • Jangan merokok atau mulailah untuk berhenti secara perlahan merokok.
  • Minum air putih lebih banyak.
Efek Samping Kombinasi Azithromycin dan Alkohol

Efek Samping Kombinasi Azithromycin dan Alkohol

Azithromycin adalah sebuah antibiotik. Kombinasi azithromycin dengan alkohol dapat menjadi pilihan baik saat tubuh melawan infeksi. Namun, kombinasi ini juga dapat menyebabkan efek samping berubah menjadi lebih parah. Azithromycin membunuh bakteri di dalam tubuh untuk melawan infeksi bakteri. Obat ini tidak bekerja untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti penyakit demam dan flu. Beberapa infeksi bakteri yang dapat diobati dengan azithromycin di antaranya adalah radang tenggorokan, bronchitis, infeksi sinus, infeksi telinga, beberapa infeksi kulit, infeksi tonsil, penyakit ulkus kelamin, infeksi Helicobacter pylori, diare wisatawan, penyakit Legionnaire, dan batuk rejan. Azithromycin aman dan efektif untuk kebanyakan orang ketika dokter meresepkan obat ini untuk infeksi bakteri. Dan tidak ada interaksi langsung dengan alkohol, yang berarti banyak orang dapat mengonsumsi alkohol dalam batas yang wajar saat menggunakan obat ini tanpa adanya gangguan yang serius. 

Mual, muntah, dan diare

Antibiotik, termasuk azithromycin, dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare. Efek ini dapat terjadi karena azithromycin menyerang semua bakteri di tubuh, termasuk bakteri baik yang ada di saluran pencernaan. Ketika antibiotik membunuh bakteri baik, sistem pencernaan akan kehilangan keseimbangan. Hal ini dapat menyebabkan sakit perut dengan sifat ringan hingga parah. Di sisi lain, minum alkohol dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare. Alkohol dapat mengiritasi lapisan lambung, dan meningkatkan produksi asam lambung. 

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan usus kejang, sehingga dapat mendorong kotoran dengan terlalu cepat. Hal ini dapat mengakibatkan diare. Efek tersebut, ditambah dengan kombinasi azithromycin, dapat meningkatkan risiko sakit perut, diare, dan rasa tidak nyaman di tubuh. Tubuh akan kehilangan air penting dan elektrolit ketika diare terjadi. Selain itu, karena alkohol akan bertindak sebagai diuretic, alkohol juga malah akan membuat efek dehidrasi menjadi lebih parah, menyebabkan efek samping tambahan. Sebagai tambahan, jika seseorang muntah setelah mengonsumsi obat, tubuh mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk menyerapnya. Jika hal ini terjadi, ia perlu menghubungi dokter dan berkonsultasi seputar apa yang perlu dilakukan, apakah mengonsumsi dosis tambahan diperbolehkan atau tidak. 

Sakit kepala

Salah satu potensi efek samping dari azithromycin adalah sakit kepala. Meskipun sakit kepala tidak memengaruhi semua orang yang mengonsumsi antibiotik ini, kombinasi azithromycin dengan alkohol dapat meningkatkan risiko sakit kepala atau malah membuat sakit kepala yang sekarang sedang dirasakan menjadi lebih parah. Menurut Lembaga Sakit Kepala Nasional, minum alkohol dapat memicu sakit kepala dalam beberapa cara. Alkohol memperbesar pembuluh darah, yang dapat menyebabkan nyeri dan jantung berdebar, serta menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Apabila seseorang mencoba untuk mengatasi sakit kepala dengan obat pereda rasa nyeri, mereka dapat menderita efek samping yang lebih parah. Minum obat anti-peradangan non-steroid (NSAID), seperti aspirin dan ibuprofen, dapat mengiritasi lambung, menyebabkan gangguan pencernaan dan mual. Anda tidak boleh mengonsumsi acetaminophen dengan alkohol karena kombinasi keduanya dapat menyebabkan gangguan hati serius. 

Pusing

Kondisi medis lainnya juga dapat menyebabkan pusing, sensasi atau perasaan berputar ketika Anda sedang tidak bergerak. Pusing juga merupakan salah satu efek samping dari azithromycin. Kepala yang pusing bisa sangat mengganggu dan berbahaya apabila Anda perlu bekerja, mengemudi, atau mengoperasikan peralatan atau mesin berat. Konsumsi alkohol juga dapat membuat seseorang merasa pusing, sehingga memperbesar efek samping apabila sebelumnya Anda telah meminum azithromycin. 

Obat Grafachlor untuk Apa?

Grafachlor

Grafachlor adalah obat yang digunakan untuk merawat demam, penyakit kulit, alergi, penyakit pernapasan, gangguan rematik, penyakit ginjal, kondisi alergi, penyakit gastrointestinal, gangguan endokrin, dan kondisi lain. 

Grafachlor mengandung dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate sebagai bahan aktif yang ada di dalamnya. Grafachlor bekerja dengan cara merawat atau mencegah kondisi medis tertentu dan menghambat histamine dari dalam tubuh. 

Penggunaan dan efek samping

Grafachlor digunakan untuk perawatan, kontrol, pencegahan, dan pemulihan beberapa penyakit, kondisi, dan gejala seperti demam, penyakit kulit, alergi, gangguan endocrine, penyakit gastrointestinal, penyakit ginjal, kondisi yang berhubungan dengan alergi, penyakit pernapasan, dan lain-lain. 

Sama seperti obat lain pada umumnya, grafachlor dapat menyebabkan efek samping negatif pada tubuh. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi di antaranya adalah jerawat, anaphylaxis, bradycardia, allergic dermatitis, hyperglycemia, retensi cairan, kelemahan otot, kejang, depresi, glaucoma, mengantuk, pusing, sakit kepala, konstipasi, sakit perut, pandangan yang kabur, berkurangnya kemampuan dalam berkoordinasi, mulut kering, kesulitan buang air kecil, dan hidung tersumbat. 

Tidak semua orang akan menderita efek samping tersebut. Beberapa di antaranya dapat jarang dijumpai namun bersifat serius. 

Konsultasi dengan dokter apabila Anda melihat adanya tanda-tanda efek samping tersebut, terutama apabila gejala bertambah parah atau tidak kunjung reda setelah beberapa minggu. 

Peringatan yang perlu diperhatikan

Sebelum menggunakan grafachlor, beritahu dokter seputar obat-obatan, produk OTC seperti vitamin dan suplemen herbal yang sedang Anda konsumsi. Dokter juga perlu tahu seputar alergi, penyakit yang Anda derita, dan kondisi kesehatan Anda, apakah Anda sedang hamil atau memiliki rencana mendapatkan operasi. 

Hal ini karena beberapa kondisi kesehatan tertentu dapat membuat Anda menjadi lebih rentan dalam menderita gejala akibat efek samping dari obat grafachlor. Konsumsi obat ini sesuai dengan anjuran resep dokter. Dosis yang dokter berikan akan bergantung pada kondisi yang Anda miliki. 

Hubungi dokter apabila kondisi Anda tidak kunjung sembuh ataupun berubah menjadi lebih parah. Risiko efek samping akan lebih besar pada orang-orang yang menderita asma, obstruksi kandung kemih, dan sumbatan usus. 

Hubungi dokter apabila Anda melihat adanya tanda-tanda infeksi, dan jangan menghentikan penggunaan dexamethasone secara tiba-tiba. Anda juga tidak boleh menggunakan grafachlor apabila memiliki infeksi jamur, maag, gangguan ginjal atau hati. Obat ini juga tidak boleh dikonsumsi pada saat menyusui. 

Interaksi obat

Apabila Anda menggunakan obat lain atau produk OTC pada saat yang bersamaan, efek dari grafachlor dapat berubah. Hal ini dapat meningkatkan risiko efek samping dan/atau menyebabkan obat menjadi tidak dapat berfungsi dengan baik. 

Beritahu dokter seputar obat, vitamin, dan suplemen herbal yang sedang Anda konsumsi, sehingga dokter dapat membantu Anda mencegah atau mengatur interaksi obat. Produk atau obat yang dapat berinteraksi dengan grafachlor di antaranya adalah minuman beralkohol, antihistamine, atropine, aspirin, depresan sistem saraf pusat, cyclosporine, obat-obatan untuk penyakit diabetes, diuretic, ketoconazole, dan monoamine oxidase inhibitor. 

Hipersensitivitas terhadap grafachlor adalah sebuah kontraindikasi. Sebagai tambahan, grafachlor tidak boleh digunakan pada mereka yang memiliki kondisi kesehatan seperti alergi obat tetes mata, penderita glaukoma atau diabetes, hipersensitivitas terhadap dexchlorpheniramine, bayi, dan ibu yang menyusui. 

Grafachlor mengandung bahan aktif dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate. Konsultasi dengan dokter perihal bahan aktif tersebut apabila Anda sedang hamil atau berusaha untuk hamil. 

Penggunaan grafachlor biasanya sekitar 2 minggu hingga 3 bulan, masing-masing berbeda tergantung kondisi kesehatan dan jenis penyakit yang diobati. Untuk informasi pasti, konsultasi dengan dokter. 

Beragam Kegunaan Metronidazole dan Efek Sampingnya

Beragam Kegunaan Metronidazole dan Efek Sampingnya

Metronidazole adalah antibiotik yang diresepkan dokter untuk mengobati infeksi bakteri atau parasit dengan menghancurkan penyebab infeksi. Metronidazole paling sering digunakan untuk mengatasi keputihan, tapi sebenarnya obat bisa digunakan mengobati infeksi di bagian tubuh lain.

Metronidazole tersedia dalam beberapa bentuk, yaitu tablet dan kapsul oral, dan sediaan topikal seperti krim, gel, dan losion. Efek sampingnya pun akan berbeda pada setiap bentuk sediaan.

Kegunaan metronidazole

Metronidazole digunakan untuk mengatasi kondisi di bawah ini:

  • Infeksi pada vagina, termasuk keputihan
  • Infeksi menular seksual, seperti trikomoniasis
  • Infeksi mulut, termasuk radang mulut, gusi dan abses gigi
  • Radang panggul
  • Infeksi pada lambung dan usus, misalnya penyakit Crohn
  • Infeksi hati
  • Infeksi bedah kolorektal
  • Infeksi saluran cerna

Metronidazole juga bisa digunakan untuk mengobati infeksi akibat gigitan serangga, bisul kulit, dan mencegah terjadinya infeksi pada luka terbuka.

Metronidazole tersedia dalam bentuk tablet, gel, krim, cairan oral, atau cairan suntik. Obat ini juga tersedia dalam bentuk supositoria, yaitu obat yang dimasukkan ke dalam anus. Dosis dan bentuk sediaan yang diberikan dokter akan berbeda-beda tergantung pada usia, berat badan, dan kondisi yang diderita..

Misalnya, untuk mengatasi infeksi pada bayi baru lahir (neonatal), dokter akan meresepkan metronidazole oral dosis kecil. Untuk mengatasi diare pada anak akibat infeksi bakteri Clostridium Difficile,  American Academy of Pediatrics merekomendasikan pemberian obat secara oral atau melalui intravena.

Efek samping penggunaan metronidazole

Bentuk metronidazol yang berbeda memiliki efek samping yang berbeda pula. Efek samping paling umum dari mengonsumsi tablet atau kapsul metronidazol yaitu sakit kepala, muntah, kehilangan selera makan, dan sedikit rasa logam di mulut.

Pada kasus yang sangat jarang terjadi, konsumsi metronidazole bisa memicu perkembangan kanker, ensefalopati (fungsi otak abnormal), meningitis, dan kerusakan saraf. Antibiotik imi juga bisa menghasilkan reaksi alergi parah, misalnya pembengkakan tenggorokan atau lidah, dan sulit bernapas.

Sementara penggunaan dalam bentuk oles bisa memicu sensasi terbakar dan menyengat, gatal, kulit kering, dan kemerahan. Kram menstruasi juga bisa terjadi bila Anda menggunakan gel vagina metronidazol.

Jika Anda mengalami efek samping setelah penggunaan, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Bisakah ibu hamil menggunakan metronidazol?

Metronidazole diketahui aman dikonsumsi ibu hamil, namun penggunaannya selama trimester pertama tidak disarankan karena dapat membahayakan janin. Adapun beberapa orang harus menghindari penggunaan metronidazol jika mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap metronidazol atau nitroimidazol lain
  • Sedang dalam perawatan dengan disulfiram dalam 2 minggu terakhir
  • Sedang dalam perawatan dengan obat-obatan yang mengandung propilen glikol
  • Konsumsi alkohol

Sebelum menerima metronidazole, Anda juga harus memberi tahu riwayat kesehatan Anda. Untuk memastikan keamanannya, konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang memiliki kondisi antara lain:

  • Hamil atau menyusui
  • Penyakit hati atau ginjal
  • Penyakit sistem saraf
  • Sindrom Cockayne (kelainan genetik langka)
  • Masalah pada sistem pencernaan, termasuk penyakit Crohn
  • Kelainan sel darah, seperti anemia dan sel darah putih rendah
  • Infeksi jamur di bagian tubuh
  • Gangguan saraf

Catatan

Konsultasikan pada dokter mengenai segala hal terkait metronidazole, mulai dari waktu penggunaan, lama pemakaian, interaksi obat dan makanan yang harus dihindari, serta cara mencegah atau mengatasi efek samping yang akan ditimbulkan.

Anda bisa menanyakannya pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Tidak Hanya Melawan Bakteri, Inilah Fungsi Asam Klorida di Lambung

Tidak Hanya Melawan Bakteri, Inilah Fungsi Asam Klorida di Lambung

Lambung mensekresikan zat yang terdiri dari asam klorida, enzim, serta lapisan lendir yang melindungi dinding lambung. Salah satu hasil sekresi tersebut, yaitu asam klorida, dikenal kemampuannya sebagai zat yang mampu membunuh patogen yang masuk ke lambung. Asam klorida diproduksi oleh sel parietal di dalam lambung. Asam klorida cenderung tidak berwarna dan memiliki pH rendah. Tak hanya melwan bakteri, aat ini ternyata mempunyai peran penting lainnya dalam pencernaan makanan. Akan tetapi, terdapat beberapa masalah kesehatan yang muncul akibat metabolismenya yang kurang baik.

Fungsi asam klorida di tubuh

Asam klorida atau HCl disekresikan dengan beberapa enzim dan faktor intrinsik lainnya. Berikut ini fungsi asam klorida di dalam tubuh, utamanya di lambung:

  • Menjaga keseimbangan pH

Asam klorida bersama substansi lainnya, seperti kalium klorida dan natrium klorida membuat kondisi pH lambung menjadi 1-2. Tubuh menghasilkan asam lambung sebanyak 2-3 liter setiap hari. Meskipun sangat asam, namun substansi tersebut tidak akan merusak dinding lambung. Hal tersebut disebabkan terdapat lapisan mengandung zat bikarbonat yang melindungi dinding lambung.

  • Memecah protein

Pepsinogen bereaksi dengan asam klorida membentuk enzim aktif pepsin. Enzim pepsin berguna memecah protein makanan yang masuk ke lambung menjadi asam amino. Kemudian asam amino diserap di usus halus untuk dimanfaatkan tubuh. Tanpa adanya asam klorida, pepsinogen tidak dapat dipecah menjadi pepsin dan protein tidak dapat diserap tubuh.  

  • Membantu penyerapan vitamin dan mineral

Fungsi asam klorida lainnya yaitu memfasilitasi penyerapan vitamin B12, zat besi, dan kalsium. Vitamin B12 banyak terdapat di dalam produk hewani tinggi protein. Supaya dapat dicerna, vitami B12 harus dilepaskan dari protein terlebih dahulu. Pemecahan protein menggunakan enzim pepsin yang diaktifkan dengan bantuan asam klorida.

Menurut laporan Therapeutic Advances in Drug Safety, zat besi dan kalsium membutuhkan lingkungan asam untuk dapat dipecah dari makanan sehingga tubuh dapat menyerap keduanya secara efektif.

  • Mencegah penyakit

Asam klorida mencegah masuknya patogen yang berasal dari kontaminasi makanan dan minuman atau kontak langsung dengan penderita. Beberepa jenis bakteri yang dapat dicegah dengan keberdaan asam klorida di lambung antara lain bakteri pertonitis, bakteri penyebab jenis pneumonia tertentu, bakteri TBC, serta infeksi enterik.

Meskipun demikian, bukan berarti Anda akan terhindar dari bakteri dan penyakit tersebut hanya dengan metabolisme asam klorida di lambung. Risiko terinfeksi tetap bisa terjadi terlebih apabila sistem imun Anda lemah.

Masalah kesehatan berkaitan dengan asam klorida

Asam klorida berpotensi menjadi penyebab timbulnya penyakit atau masalah kesehatan jika gaya hidup Anda buruk. Berikut ini beberapa masalah kesehatan yang dapat terjadi:

  • GERD

Kondisi ini disebabkan katup bawah tenggorokan lemah atau berada dalam kondisi rileks. Akibatnya, asam lambung naik ke tenggorokan. Gejala GERD antara lain nyeri dada, nyeri ulu hati, sulit menelan makanan, rasa panas di tenggorokan, dan tenggorokan terasa mengganjal.

  • Maag

Gastritis atau maag terjadi karena lapisan lambung tipis sehingga asam lambung dengan pH rendah merusak dinding tersbut secara perlahan. Peradangan pun terjadi. Maag juga bisa disebabkan infeksi bakteri gastrointestinal. Gejala maag diantaranya mual, muntah, sakit perut, kembung, bahkan bisa menyebabkan feses berwarna hitam.

  • Hipoklorida

Produksi asam klorida rendah diesebut juga hiploklorida. Kondisi ini biasanya disebabkan karena faktor umur, stres, kekurangan vitamin, mengonsumsi obat-obatan, infeksi bakteri, atau pembedahan. Akibatnya tubuh tidak dapat mencerna zat gizi dengan baik sehingga apabila terjadi terus menerus dalam jangka panjang mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan. Masalah kesehatan akibat metabolisme asam klorida yang kurang baik tidak bisa dibiarkan tanpa penanganan dan pengobatan karena dapat membuat kondisi lambung semakin rusak. Oleh karena itu, segera hubungi dokter jika ada keluhan yang tidak normal.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Naproxen

Naproxen merupakan salah satu obat yang masuk ke golongan NSAID atau obat antiinflamasi. Sebagai obat antiinflamasi, Naproxen juga bekerja menghalangi tubuh memproduksi zat-zat tertentu yang menyebabkan peradangan.

Secara umum, Naproxen yang beredar di pasaran dengan berbagai merek dagang, seperti Aleve, Anaprox, Naprosyn, dan di Indonesia khususnya Xenifar, memiliki kegunaan untuk meredakan nyeri dari berbagai kondisi—mulai dari sakit gigi hingga sakit kepala.

Selain itu, Naproxen dan obat NSAID lainnya juga dapat mengurangi rasa sakit, bengkak, dan kekakuan sendi yang disebabkan oleh radang sendi, bursitis, dan serangan asam urat. Kendati banyak manfaat yang bisa diberikan oleh Naproxen, obat ini juga perlu diwaspadai karena senyawa atau zat-zat tertentu yang dikandungnya.

Jika seseorang salah mengonsumsi atau dikonsumsi tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis, beberapa kondisi kesehatan bisa menjadi ancaman nyata. Oleh karena itu, sebagai gambaran umum mengenai obat ini, berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum mengonsumsi Naproxen:

  • Pastikan Anda telah memberi tahu kondisi Anda kepada dokter atau apoteker, termasuk ketika Anda memiliki alergi terhadap obat ini, aspirin, atau NSAID lain. Pasalnya, kelompok obat antiinflamasi mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. 
  • Konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai riwayat kesehatan Anda, terutama jika memiliki asma, kelainan darah (seperti anemia atau pembekuan darah), polip hidung, masalah jantung, tekanan darah tinggi, penyakit hati, stroke, pembengkakan (seperti edema atau terdapat retensi cairan), masalah pencernaan, dan masalah di kerongkongan.
  • Masalah ginjal terkadang dapat terjadi ketika menggunakan obat-obatan NSAID, termasuk Naproxen. Masalah lebih mungkin terjadi jika Anda mengalami dehidrasi, mengalami gagal jantung atau penyakit ginjal, dan lansia. Untuk mengatasinya, seseorang dapat minum banyak cairan atau segera beri tahu dokter jika mengalami perubahan jumlah urin.
  • Naproxen bisa membuat Anda pusing atau mengantuk. Jika dibarengi dengan konsumsi alkohol atau ganja efeknya bisa bertambah. Oleh karenanya jangan mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan apa pun yang membutuhkan kewaspadaan sesaat setelah mengonsumsi Naproxen.
  • Naproxen juga bisa menyebabkan pendarahan lambung dan kemungkinan itu menjadi semakin besar dengan penggunaan alkohol dan tembakau setiap hari, terutama bila dikombinasikan dengan obat ini. Pastikan hindari dua hal tersebut sebelum, saat, atau setelah mengonsumsi Naproxen.
  • Obat ini bisa membuat Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Batasi waktu Anda di bawah sinar matahari. Hindari tempat berjemur dan paparan matahari secara langsung. Anda bisa menghindari beberapa risiko ini dengan menggunakan tabir surya dan kenakan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan. Segera beritahu dokter jika Anda terbakar sinar matahari atau mengalami kulit melepuh atau kemerahan.
  • Beberapa produk Naproxen mengandung garam (natrium). Beri tahu dokter Anda jika Anda menjalani diet terbatas garam.
  • Sebelum menjalani operasi, beri tahu dokter atau dokter gigi Anda tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep , obat non-resep, dan produk herbal).
  • Sebelum menggunakan obat ini, wanita usia subur harus berbicara dengan dokter mereka tentang manfaat dan risikonya (seperti keguguran atau kesulitan hamil). Katakan kepada dokter Anda jika sedang hamil atau jika berencana untuk hamil. Selama kehamilan, obat ini harus digunakan hanya jika dibutuhkan dengan jelas.

Naproxen tidak dianjurkan untuk digunakan selama trimester pertama dan terakhir kehamilan karena dapat membahayakan bayi yang belum lahir dan gangguan pada persalinan.

  • Obat ini dapat terserap atau masuk ke ASI dan mungkin memiliki efek yang tidak diinginkan ketika menyusui bayi Anda. 

Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum mengambil pengobatan dengan Naproxen. Sebagai obat keras, penggunaan Naproxen amat terbatas. Seseorang bisa mengonsumsi obat ini jika sudah mendapat persetujuan dan resep dari dokter.

Glibenclamide

Glibenclamide

Glibenclamide merupakan jenis obat yang dapat menjaga kadar gula darah untuk mencegah diabetes tipe 2. Glibenclamide bekerja dengan meningkatkan pelepasan insulin.

Obat glibenclamide merupakan obat yang digolongkan sebagai obat antidiabetes sulfonilurea yang dapat diperoleh melalui resep dokter, karena obat tersebut perlu digunakan dengan hati-hati. Obat tersebut juga tersedia dalam kemasan tablet. Contoh-contoh obat glibenclamide yang ada di Indonesia adalah Condiabet, Harmida, Tiabet, dan Vorbet.

Dosis Obat Glibenclamide

Jika Anda ingin menggunakan obat glibenclamide untuk mengatasi diabetes, Anda dapat melakukannya. Dosis obat tersebut juga berbeda bagi setiap orang. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat tersebut. Berikut adalah dosis yang digunakan pasien:

  • Dewasa

Awalnya, dosis yang digunakan sebanyak 2,5 hingga 5 mg sehari. Setelah itu, pasien dapat meningkatkan dosis tersebut sesuai kondisi klinis dan respon terapi. Jika dosis lebih dari 10 mg, maka harus dibagi menjadi 2 dosis dan dosis maksimal yang diperbolehkan sebanyak 20 mg sehari.

  • Lansia

Khusus lansia, dosis yang digunakan sebanyak 1,25 mg sehari.

Efek Samping Obat Glibenclamide

Pada umumnya, obat glibenclamide sama seperti obat lain dimana obat tersebut dapat menimbulkan efek samping berupa mual, nyeri ulu hati, dan peningkatan berat badan. Walaupun jarang terjadi, sebagian pasien juga bisa mengalami kondisi berikut:

  • Merasa lemah.
  • Perubahan suasana hati.
  • Memar.
  • Berdarah.
  • Nyeri perut.
  • Mata atau kulit berwarna kuning.
  • Reaksi alergi.
  • Infeksi.

Jika kondisi memburuk, pasien sebaiknya hubungi dokter agar kondisinya dapat ditangani lebih lanjut oleh tim medis.

Jika Anda mengalami efek samping akibat obat glibenclamide dan ingin bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya jangan lupa beritahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Penyakit hati.
  • Penyakit ginjal.
  • Penyakit tiroid.
  • Gangguan sistem saraf.
  • Kelainan hormonal.
  • Ketidakseimbangan elektrolit.
  • Kehamilan atau menyusui.

Anda tidak boleh mengkonsumsi obat glibenclamide jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Gangguan ginjal dan hati.
  • Diabetes tipe 1.

Informasi lebih lengkap dapat Anda lihat melalui kemasan.

Efek pada Tubuh Jika Dikonsumsi dengan Obat Lain

Selain kondisi, Anda juga perlu pahami bahwa obat glibenclamide tidak dapat dikonsumsi secara bersamaan dengan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, Anda perlu tanyakan kepada dokter apakah obat glibenclamide aman untuk digunakan atau tidak. Jika perlu, dokter akan melakukan penyesuaian dengan mengubah dosisnya atau menggantikan obat tersebut dengan obat lain.

Berikut adalah contoh-contoh interaksi obat glibenclamide pada tubuh jika dikonsumsi dengan obat lain:

  • Obat antijamur

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat glibenclamide, maka Anda akan meningkatkan kadar glibenclamide.

  • Obat diuretik

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan glibenclamide, maka Anda akan menurunkan efek hipoglikemik.

  • Obat antibiotik

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat glibenclamide, maka Anda akan meningkatkan efek hipoglikemia.

  • Obat colesevelam

Jika Anda mengkonsumsi obat tersebut dengan obat glibenclamide, maka Anda akan menurunkan kadar glibenclamide.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki kondisi tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan untuk kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Obat glibenclamide dapat digunakan untuk mencegah diabetes tipe 2. Meskipun demikian, Anda perlu perhatikan penggunaannya dan efek samping yang timbul. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter tentang obat glibenclamide atau diabetes tipe 2.

Ternyata 5-HTP Memiliki Banyak Manfaat Bagi Tubuh. Apa Saja?

Ternyata 5-HTP Memiliki Banyak Manfaat Bagi Tubuh. Apa Saja?

5-Hydroxytryptophan atau 5-HTP  merupakan produk sampingan kimia dari blok pembangun protein L-tryptophan yang bekerja pada sistem saraf pusat dan otak dengan meningkatkan produksi serotonin. Pada dunia medis, 5-HTP telah berguna untuk mengobati beberapa penyakit terutama yang berhubungan dengan serotonin. 5-HTP dapat diproduksi oleh tubuh namun juga tersedia dalam bentuk suplemen yang terbuat dari biji tanaman Griffonia simplicifolia. Penelitian mengatakan bahwa 5-HTP ternyata membawa berbagai manfaat untuk kesehatan, lho!

Manfaat 5-HTP untuk kesehatan

Beberapa penyakit yang terkait dengan serotonin seperti depresi, obesitas, insomnia, dan lain sebagainya dapat diobati dengan menggunakan 5HTP. Berikut ini akan dijelaskan lebih lengkap mengenai manfaat 5-HTP untuk kesehatan.

  • Membantu penurunan berat badan

Manfaat 5-HTP salah satunya adalah membantu seseorang yang sedang menjalani diet. Untuk menurunkan berat badan, suplemen 5-HTP dapat memberikan rasa kenyang serta mengurangi keinginan untuk makan. Selain itu, 5-HTP juga dapat membantu Anda mengurangi konsumsi karbohidrat dan lemak sehingga lebih mudah mengalami penurunan berat badan.

  • Mengurangi migrain

Migrain merupakan sakit kepala sebelah yang sering tiba-tiba muncul. Saat migrain menyerang, tentu akan terasa mengganggu sebab nyeri yang muncul. Untuk mengurangi migrain tersebut, Anda dapat mengonsumsi suplemen 5-HTP. Meski belum diketahui dengan pasti, namun penyebab migrain dipercaya berhubungan dengan kadar serotonin dalam tubuh yang rendah.

  • Memperbaiki kualitas tidur

Seseorang yang mengalami insomnia serta berbagai gangguan tidur lain dapat mencoba mengonsumsi 5-HTP untuk memperbaiki kualitas tidur. Kombinasi 5-HTP dengan gamma-aminobutirat (GABA) dapat meningkatkan durasi tidur, meningkatkan kualitas tidur, serta mempercepat seseorang untuk terlelap.

  • Membantu mengurangi depresi

Manfaat lain dari 5-HTP adalah mengurangi gejala depresi. Meski banyak faktor yang bisa memicu depresi, penelitian meyakini bahwa kadar serotonin yang rendah dalam tubuh juga dapat menyebabkan depresi. Oleh karena itu, Anda dapat mengonsumsi suplemen 5-HTP untuk membantu mengurangi depresi yang dialami.

  • Meredakan gejala fibromyalgia

Hingga saat ini, penyebab dari fibromyalgia belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, kondisi fibromyalgia dapat ditandai dengan tubuh yang terasa lemah dan nyeri tulang serta otot. Beberapa penelitian meyakini bahwa kondisi fibromyalgia berhubungan dengan serotonin dalam tubuh. Oleh  karena itu, untuk meredakan gejala fibromyalgia, suplemen 5-HTP dapat dikonsumsi.

Interaksi dengan obat lain

Penggunaan 5-HTP dengan obat lain perlu disesuaikan dan diwaspadai sebab dapat memunculkan interaksi yang menyebabkan berbagai risiko. Berikut ini beberapa interaksi 5-HTP dengan obat lain yang sebaiknya Anda ketahui.

  1. Interaksi 5-HTP dengan Meperidine (Demerol) dapat menyebabkan terlalu banyak seretonin di otak serta memberi efek samping serius berupa tubuh menggigil, kecemasan, dan masalah jantung.
  2. Interaksi 5-HTP dengan Pentazocine (Talwin) dapat menyebabkan kadar serotonin di tubuh meningkat terlalu tinggi dan berbahaya bagi tubuh.
  3. Interaksi 5-HTP dengan Carbidopa (Lodosyn) dapat mempengaruhi otak serta meningkatkan risiko efek samping berupa bicara cepat, agresivitas, dan kecemasan.
  4. Interaksi 5-HTP dengan Tramadol (Ultram) dapat menyebabkan otak mendapat terlalu banyak serotonin sehingga muncul efek samping seperti otot kaku, menggigil, dan kebingungan.
  5. Interaksi 5-HTP dengan Dekstrometorfan (Robitussin DM dan lainnya) dapat menyebabkan produksi serotonin berlebih dan berbahaya bagi tubuh.

Berbagai efek samping dari 5-HTP dapat muncul seperti diare, muntah, saki perut, dan mual. Untuk itu, pastikan Anda telah mendapat rekomendasi dokter ketika mengonsumsi 5-HTP. Dosis pemberian 5-HTP juga harus tepat sebab jika berlebihan dapat menyebabkan sindrom serotonin dan efek terburuknya adalah kematian. Apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai 5-HTP, Anda dapat melakukan konsultasi online melalui aplikasi SehatQ.