Efek Samping Penggunaan Antimo Tablet

antimo tablet

Obat Antimo dapat digunakan untuk mengatasi berbagai gejala yang berkaitan dengan mabuk perjalanan seperti mual, muntah, serta pusing yang diderita. Umumnya terjadi ketika menaiki sepeda motor, mobil,  kapal laut, kereta api, atau pesawat udara. Antimo Tablet mengandung zat aktif dimenhidrinat yang efektif untuk mengatasi mual dan muntah yang disebabkan oleh banyak kondisi. 

Dimenhidrinat dibantu dengan Vitamin B6 akan bekerja secara efektif pada sistem saraf pusat dengan menghambat zat histamin dan mencegah adanya stimulasi di saraf otak dan telinga dalam yang bisa menyebabkan mual, muntah, dan pusing. 

Perlu selalu diingat bahwa dalam setiap penggunaan Antimo Tablet akan ada efek samping yang diderita penggunanya. Seseorang dihimbau untuk menghindari efek samping Antimo Tablet yang berlebihan dengan cara mengonsumsinya sesuai dosis. Memangnya apa saja, sih, efek samping dari Antimo Tablet? 

Semua obat pasti berisiko menimbulkan efek samping termasuk penggunaan obat Antimo Tablet ini. Ketika seseorang mengonsumsi obat ini dan mengalami masalah kesehatan yang mengganggu segera beri tahu dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat atau segera cari bantuan medis jika kamu memiliki reaksi alergi seperti:

  • Gatal;
  • Ruam kulit;
  • Susah bernafas;
  • Mengalami pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Seseorang perlu segera menghentikan penggunaan Antimo Tablet jika mengalami beberapa hal berikut:

  • Susah buang air kecil atau tidak bisa buang air kecil sama sekali;
  • Merasa bingung dan perubahan suasana hati secara drastis;
  • Tremor, serta tidak bisa beristirahat karena semangat yang berlebih;
  • Gangguan psikomotor;
  • Kejang;
  • Detak jantung tak menentu;
  • Gangguan koordinasi, khususnya pada anak.

Bila seseorang mengonsumsi Antimo Tablet dalam jumlah yang berlebihan, ada risiko overdosis obat. Dosis yang dianjutkan dalam penggunaan Antimo Tablet adalah diminum 4 sampai 6 kali per hari, dengan dosis maksimal perhari adalah 300 mg sampai 400 mg. Kelebihan dosis obat ini dapat bersifat fatal. 

Untuk membantu mencegah efek samping yang berisiko pada pasien, maka pencegahan penyalahgunaan obat diluar dosis harus dilakukan. Gejala yang mungkin timbul jika seseorang mengalami overdosis dari penggunaan obat ini adalah rasa kantuk yang amat parah, iritasi, pupil mengecil, halusinasi, atau bahkan kejang.

Gejala pada anak jika overdosis menggunakan obat ini mungkin anak akan merasakan rasa semangat yang berlebihan atau tidak bisa berhenti beraktivitas, disertai dengan rasa kantuk yang tak henti-henti.

Tidak semua orang mengalami efek samping setelah mengonsumsi Antimo Tablet seperti yang telah disebutkan di atas. Bila kamu memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker.

Berikut informasi mengenai dosis penggunaan Antimo Tablet yang juga bisa didapat di balik kemasan obat:

  • Dewasa dan anak usia lebih dari 12 tahun: 1 x 1 tablet sehari, tidak lebih dari 8 tablet (400 mg);
  • Anak usia 8 sampai 12 tahun: 1 x ½ tablet sehari, tidak lebih dari 4 tablet (200 mg);
  • Anak usia 5 sampai 8 tahun: ¼ tablet atau 1 sachet sehari, tidak lebih dari 2 tablet (100 mg) atau 8 sachet;
  • Anak usia 2 sampai 5 tahun: ¼ tablet atau 1 sachet sehari, tidak lebih dari 1 tablet (100 mg) atau 4 sachet.

Mengonsumsi Antimo Tablet akan memberikan beberapa efek samping seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Mengonsumsi Antimo Tablet secara berlebihan dapat menyebabkan overdosis dan juga meningkatkan efek samping dari obat tersebut. Perlu diketahui bahwa mengonsumsi obat tidak sesuai dengan anjuran dan tidak sesuai dengan aturan yang diberikan dokter dapat berakibat fatal. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *