hansaplast plester

Fungsi Hansaplast Plester dengan Spray

Hansaplast plester dan spray merupakan dua produk yang biasa digunakan untuk mengatasi luka ringan. Keduanya memiliki perbedaan, terutama di bagian fungsi dan juga bentuk produk.

Agar lebih memahami tentang perbedaan dari keduanya, simak penjelasan lebih lengkapnya di artikel berikut ini.

Beda fungsi Hansaplast plester dan spray

Hansaplast plester dan spray antiseptik merupakan produk yang sama-sama dikeluarkan oleh perusahaan asal Jerman, Beiersdorf. Dari namanya sendiri, sebenarnya sudah terlihat bahwa keduanya berbeda.

Perbedaan paling utama terdapat di fungsi dan bentuk produknya. Lantas, apa perbedaan lainnya?

Hansaplast Plester 

Hansaplast plester merupakan salah satu produk keluaran Hansaplast yang paling banyak dikenal dan digunakan untuk penanganan luka. Ada banyak jenis plester dari Hansaplast yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, ukuran luka, hingga jenis kulit, namun jenis Kain Elastis berwarna kulit merupakan yang paling sering digunakan.

Plester dari Hansaplast bisa melindungi semua jenis luka ringan dari kotoran dan bakteri serta mencegah infeksi timbul pada luka. Luka ringan umumnya akan lebih cepat pulih jika dalam keadaan tertutup dan tidak memberikan ruang bagi benda asing untuk masuk ke dalam luka.

Plester adalah jenis perban dengan perekat, umumnya menggunakan kain yang lentur, memiliki bantalan luka, dan berpori sehingga mampu memberikan sirkulasi bagi luka serta mengikuti pergerakan Anda agar lebih nyaman.

Hansaplast Spray Antiseptik

Berbeda dengan plester, Hansaplast spray antiseptik memiliki fungsi untuk membersihkan luka. Membersihkan luka merupakan langkah penting untuk proses penyembuhan luka secara optimal, sehingga terhindar kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Membersihkan luka bisa menggunakan air saja, atau dengan sabun, atau dengan spray antiseptik. Spray ini mengandung pembersih antiseptik yang penggunaannya tinggal disemprotkan saja pada berbagai jenis luka baik yang belum maupun sudah terinfeksi, bahkan luka bakar tingkat satu sekalipun.

Spray antiseptik dapat membersihkan luka secara efektif dan tidak menimbulkan rasa sakit, juga tidak mengandung alkohol sehingga tidak akan menimbulkan efek samping. Kandungan PHMB (Polyhexamethylene Biguanide, yang biasa disebut Polyhexanide) di dalamnya lebih unggul dari antiseptik lain, menurut beberapa studi.

Amankah membersihkan luka dengan spray antiseptik?

Membersihkan luka atau desinfeksi luka merupakan langkah penting dalam pemulihan luka, sehingga dalam melakukannya harus dengan tepat dan benar. Banyak yang membersihkan luka menggunakan alkohol atau hidrogen peroksida yang bersifat antiseptik, namun sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Antiseptik memang dapat membunuh bakteri jahat, namun dalam penggunaannya bahan antiseptik juga bisa merusak jaringan sehat di sekitar luka. Praktik terbaik untuk membersihkan luka adalah dengan air hangat dan sabun lembut dengan segera dan secara perlahan. 

Lantas, bagaimana jika menggunakan Hansaplast spray antiseptic? Berbeda dengan alkohol dan hidrogen peroksida, kandungan antiseptik di dalam Hansaplast membersihkan luka dengan cara irigasi mekanis, yang berarti menyingkirkan bakteri dan kotoran secara fisik dari luka.

Kandungan PHMB (Polyhexamethylene Biguanide, yang biasa disebut Polyhexanide) yang ada di dalamnya diformulasikan dengan bahan yang aman bagi kulit dan melindungi sel-sel kulit aktif dan esensial bagi regenerasi kulit.

Anda bisa memilih menggunakan spray antiseptik dari Hansaplast ini untuk pembersihan luka secara cepat, minim rasa nyeri, dan juga tanpa bahan tambahan lain seperti pewangi dan pewarna. Setelah itu, Anda bisa menggunakan Hansaplast plester yang sesuai dengan kebutuhan luka Anda.

Tips membersihkan luka

Karena membersihkan luka adalah langkah penting dalam penyembuhan dan pencegahan timbulnya infeksi pada luka, maka sangat tepat untuk melakukannya dengan dengan benar.

Infeksi pada luka yang diabaikan dapat menyebar ke bagian jaringan yang lebih dalam dan menyebabkan penyakit yang lebih serius. Bersihkan luka selalu sebelum menggunakan plester atau kasa penutup luka. 

Anda bisa mengikuti tips berikut ini:

  • Sebelum membersihkan luka, cuci bersih dan keringkan tangan Anda secara menyeluruh
  • Jika memungkinkan, gunakan sarung tangan sekali pakai
  • Apabila ada benda asing seperti kaca yang berada di dalam luka, sebaiknya jangan dicabut dan tangani secara medis
  • Jika luka tergolong ringan, bersihkan luka menggunakan air hangat dan sabun lembut, lalu bilas dengan bersih, atau menggunakan salep atau spray antiseptik yang aman dari Hansaplast
  • Setelah itu, tepuk-tepuk area luka hingga kering menggunakan handuk bersih atau tumpukan tisu, jangan gunakan bahan seperti kapas yang dapat meninggalkan sisa bahan
  • Tempelkan kasa steril atau plester tergantung ukuran dan keparahan luka, sebaiknya gunakan plester anti air
  • Jika darah masih menembus lapisan kasa pertama, jangan diambil lalu tumpukkan dengan kasa steril yang baru
  • Saat membebat luka, baik dengan plester maupun perban, sebaiknya jangan terlalu ketat agar memberikan ruang sirkulasi udara bagi luka sehingga cepat pulih

Selalu gunakan bahan pembersih yang tepat dan aplikasikan secara perlahan sehingga tidak menimbulkan rasa sakit. Setelah memastikan luka bersih dan kering, baru Anda bisa memasang Hansaplast plester ataupun jenis plester lainnya, pastikan semua bagian plester atau bantalan menutup seluruh bagian luka dan menempel dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *