Cara Melatih Gerak Dasar Manipulatif Kepada Anak

Cara Melatih Gerak Dasar Manipulatif Kepada Anak

Gerak dasar manipulatif dalam olahraga bisa menguntungkan anda. Oleh karena itu, gerakan mengecoh lawan sangat penting untuk dilatih. Bagi anak-anak, gerakan ini juga sangat bagus, terutama bagi mereka yang memiliki potensi di bidang olahraga. Hal tersebut karena gerakan itu bisa meningkatkan keterampilan anak.

Akan tetapi, gerak dasar manipulatif terbilang sulit dipelajari oleh anak-anak. Hal ini karena dalam melakukannya, si buah hati tidak hanya bisa dijelaskan dalam definisi atau menjabarkan contoh-contoh gerakannya saja. Oleh karena itu, agar anak mudah mempelajari gerakan tersebut, para orang tua disarankan melibatkan objek, seperti bola.

Di samping itu, cara efektif mengajari anak gerak dasar manipulatif adalah dengan sering mengajaknya bermain permainan olahraga yang digemarinya. Pendek kata, orang tua punya peran penting dalam melatihnya dan gerakan tersebut baru bisa efektif dipelajari dengan cara dipraktikkan.

Lantas apa saja yang perlu diperhatikan dalam mengajari gerak dasar manipulatif kepada anak? Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita ketahui dulu pengertian gerakan tersebut. Secara umum, gerak dasar manipulatif adalah kemampuan dalam melakukan gerakan atau memindahkan objek tertentu menggunakan kaki dan tangan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Dalam melakukannya, perlu ada koordinasi antar tubuh.

Gerak dasar manipulatif adalah satu dari tiga jenis gerakan tubuh manusia. Dua lainnya adalah gerak lokomotor dan non lokomotor. Gerakan lokomotor adalah aktivitas gerak yang membuat tubuh berpindah tempat, seperti lari, jalan, dan melompat. Sedangkan non lokomotor adalah gerakan yang membuat sebagian tubuh bergerak, misalnya mendorong atau menarik suatu objek.

Kembali ke pembahasan, cara latihan pertama untuk melatih gerak dasar manipulatif adalah dengan menendang bola. Langkah yang bisa dilakukan amat mudah. Orang tua tinggal menentukan titik lokasi anak berdiri dan mengarahkannya untuk menendang bola ke arah tembok. Akan tetapi, para orang tua juga jangan lupa memberi tahu si buah hati agar menendangnya dilakukan bergantian antara kaki kiri dan kanan.

Selain melatih gerak dasar manipulatif, kegiatan itu bisa juga melatih kekuatan kaki sang anak. Adapun cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggiring bola. Dengan kegiatan itu, diharapkan si anak bisa belajar mengasah keterampilan kaki dan mengambil keputusan. Saat menggiring bola, anak juga bisa melatih koordinasi mata dengan kedua kakinya.

Saat melakukan latihan menggiring bola, orang tua diharapkan juga ikut serta. Terlibatnya orang tua bisa membuat anak menjadi lebih senang dalam bermain dan ini bagus untuk menjaga mood-nya.

Cara berikutnya untuk melatih gerak dasar manipulatif anak adalah dengan latihan melempar. Sebagai orang tua, langkah pertama yang anda lakukan adalah menentukan titik berdiri dan membuat batas dua setengah atau tiga meter di depannya. Batas ini bisa dengan membuat garis, meletakkan gambar atau benda kesukaan si anak.

Selanjutnya, mintalah si anak untuk melemparkan bola atau benda lain, seperti boneka hewan. Untuk merangsang semangat anak, anda bisa menyampaikan kalau lemparan yang melewati batas dan terjauh adalah pemenangnya. Agar lebih menyenangkan, anda bisa juga merangkai suatu cerita. Dengan begitu, harapannya si buah hati bisa lebih antusias dalam melakukannya.

Demikian cara sederhana yang bisa dilakukan untuk melatih gerak dasar manipulatif kepada anak. Penting untuk diingat, saat melakukan latihan buatlah suasananya lebih menyenangkan dengan metode bermain. Di samping itu, dalam menentukan objek dalam latihan, usahakan objek yang dipilih adalah benda kesukaan si anak.

Akhirnya, semoga tulisan singkat ini bisa membantu anda dalam melatih gerak dasar manipulatif kepada anak. Gerakan tersebut memang penting dilatih pada anak selama masa tumbuh kembangnya, dengan tujuan si buah hati bisa melakukan gerakan yang lebih spesifik, khususnya saat olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *