Masalah Nyeri Sendi? Yuk Coba 6 Suplemen Ini

Obat sendi sangat penting bagi pasien dengan gangguan nyeri sendi. Ketika serangan nyeri datang, rasanya akan sangat menyakitkan hingga mengganggu pergerakan.

Nyeri sendi bisa disebabkan oleh berbagai masalah, paling umum karena radang sendi atau artritis. Radang sendi adalah peradangan yang terjadi di persendian, bisa di salah satu sendi atau beberapa sekaligus.

Ketika mengalami radang sendi, biasanya persendian tersebut akan menjadi kaku dan sulit digerakkan. Rasa nyeri juga bisa menyerang dan membuat pasien tidak bisa beraktivitas.

Radang sendi bermacam-macam, secara umum ada beberapa jenis radang sendi, yaitu:

  • Osteoartritis, disebabkan oleh penipisan atau kerusakan pada tulang rawan
  • Rheumatoid arthritis, disebabkan oleh penyakit autoimun.
  • Septic arthritis, disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.
  • Gout artritis, disebabkan oleh kristal asam urat.
  • Reactive arthritis, disebabkan oleh infeksi bakteri di area tubuh lainnya.

Masalah radang sendi ini dapat menyerang segala usia, meski lebih umum terjadi pada orang dewasa usia lanjut. Ada beberapa faktor penyebab radang sendi yang, khususnya karena usia.

Nah radang sendi harus dirawat dengan obat sendi yang bisa mengurangi gejala nyeri sendi. Ada beberapa obat sendi yang umumnya diresepkan dokter, yaitu:

  • Acetaminophen (Tylenol, dsb)
  • Ibuprofen (Advil, dsb)
  • Naproxen

Obat-obatan tersebut umumnya dapat mengurangi rasa nyeri ketika serangan terjadi. Artinya, Anda membutuhkan pengobatan lain untuk mengurangi frekuensi serangan dan tingkat rasa nyeri.

Di sinilah peran suplemen untuk membantu obat sendi Anda. Ada beberapa jenis suplemen sendi yang bisa Anda coba, apa saja sih?

Suplemen alami untuk nyeri sendi

Kasus nyeri sendi cukup umum terjadi pada banyak orang. Biasanya, rasa nyeri terjadi di persendian lutut, tangan, siku, bahu, dan di titik-titik lain.

Sebagian besar penyebab nyeri sendi adalah penyakit radang sendi yang paling umum, osteoartritis. Umumnya, rasa nyeri bisa dikurangi dengan mengonsumsi obat-obatan seperti acetaminophen atau ibuprofen.

Nah selain obat sendi yang diresepkan dokter, ada pula beberapa pengobatan alternatif yang bisa Anda coba. Obat alternatif ini lebih tepat disebut suplemen untuk nyeri sendi. Apa saja sih?

1. Kunyit

Kunyit sudah lama dikenal sebagai salah satu suplemen untuk mengatasi rasa sakit, termasuk rasa sakit akibat nyeri sendi.

Ada senyawa kimia dalam kunyit yang disebut kurkumin, senyawa inilah yang memiliki efek penghilang rasa sakit. Kurkumin juga diklaim memiliki efek anti-inflamasi.

Penelitian terkait dampak kunyit terhadap nyeri sendi memang terbatas. Namun, satu analisis mendapati bahwa kunyit dapat mengurangi gejala nyeri sendi, bahkan mungkin sebanding dengan ibuprofen.

Anda bisa mengonsumsi kunyit seduh secara langsung atau memilih ekstrak kunyit dalam bentuk suplemen.

2. Minyak ikan

Minyak ikan mengandung omega-3, asam cosahexaenoic, dan asam eicosapentaenoic. Tiga senyawa ini memiliki efek anti-inflamasi.

Suatu penelitian menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi suplemen minyak ikan terhadap penurunan gejala nyeri sendi untuk kasus rheumatoid artritis, tetapi tidak terhadap kasus osteoartitis.

Anda bisa mengonsumsi minyak ikan sebanyak 300 mg hingga 1.000 mg per hari, tergantung ketahanan dan kondisi Anda.

3. Glukosamin

Glukosamin adalah komponen alami tulang rawan, zat yang mencegah tulang bergesekan satu sama lain dan menyebabkan nyeri atau peradangan. Zat inni juga dapat membantu mencegah kerusakan tulang rawan akibat radang sendi.

Sebagian besar suplemen untuk mengobati nyeri sendi mengandung glukosamin, khususnya untuk mengobati osteoartritis. Ada dua jenis glukosamin yang paling umum tersedia: glukosamin hidroklorida dan glukosamin sulfat.

Suatu analisis menemukan bahwa glukosamin sulfat lebih baik mengobati nyeri sendi akibat osteoartritis daripada glukosamin hidroklorida. Jadi, Anda mungkin bisa mencoba mencari suplemen yang mengandung glukosamin sulfat.

Ketika dikonsumsi rutin dalam jangka waktu panjang, glukosamin sulfat juga dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit osteoartritis.

4. Kondroitin

Kondroitin adalah salah satu bahan penyusun tulang rawan, sama seperti glukosamin. Artinya, senyawa ini juga dapat membantu mencegah kerusakan tulang rawan akibat osteoartritis.

Studi klinis membuktikan bahwa kondroitin dapat mengurangi nyeri sendi dan badan kaku terhadap pasien osteoartritis. Suplemen kondroitin diklaim dapat mengurangi nyeri lutut hingga 20%.

Anda biga mencari suplemen kondroitin sulfat untuk memperlambat perkembangan osteoartritis. Biasanya, suplemen nyeri sendi yang dijual bebas mengandung kondroitin dan glukosamin.

5. SAMe

SAMe alias S-adenosyl-L-methionine adalah suplemen yang biasa digunakan untuk membantu mengurangi gejala depresi dan osteoartritis. SAMe dihasilkan secara alami oleh hati, tepatnya dari asam amino yang disebut metionin.

SAMe memiliki beberapa fungsi bagi tubuh, termasuk membantu produksi dan perbaikan tulang rawan. Dalam bentuk suplemen, SAMe dapat membantu mengurangi gejala nyeri sendi akibat osteoartritis.

6. Boswellia

Boswellia, dikenal sebagai kemenyan India, mulai digunakan untuk beberapa pengobatan. Anda dapat mengonsumsi ekstrak boswellia untuk mengurangi nyeri sendi akibat radang sendi.

Ekstrak boswellia mengandung asam boswellia yang memiliki efek anti-inflamasi. Studi membuktikan bahwa ekstrak boswellia dapat mengurangi gejala nyeri pasien osteoartritis.

Nah itu dia 6 suplemen yang bisa Anda konsumsi bersamaan dengan obat sendi. Dengan konsumsi rutin, seharusnya Anda bisa mengurangi frekuensi dan tingkat serangan nyeri sendi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *