Selain Dehidrasi, Berikut 9 Pemicu Bibir Berdarah

Selain Dehidrasi, Berikut 9 Pemicu Bibir Berdarah

Bibir berdarah memang mudah sekali terjadi. Sebab, bibir merupakan bagian tubuh yang paling lembut dan tipis. Untuk mengatasi permasalahan bibir berdarah ini, tentu disesuaikan dengan penyebabnya agar tidak asal-asalan saja. 

Apa Saja Penyebab Bibir Berdarah?

Bibir berdarah biasanya sering disebabkan karena bibir kering dan pecah-pecah. Hal ini terjadi karena bibir tidak memiliki perlindungan selayaknya bagian kulit tubuh yang lain. Lagi pula, bibir juga tidak bisa melembapkan permukaannya sendiri. 

Lebih jelasnya, berikut penyebab bibir berdarah yang sering terjadi.

  1. Bibir Kering dan Pecah-pecah

Bibir kering memang bisa terjadi kapan saja dan bisa dipicu oleh berbagai hal, seperti suhu udara yang terlalu dingin, lingkungan, berangin, hingga udara kering. Selain itu, bibir pecah-pecah juga bisa terjadi akibat iritasi kulit dan peradangan.

Pada kasus yang lebih parah, biasanya pada sudut bibir mengalami peradangan yang disebut juga dengan angular cheilitis. Kondisi ini menyebabkan munculnya luka di sudut bibir.

  1. Dehidrasi

Bibir kering pecah-pecah hingga menyebabkan bibir berdarah biasanya karena dehidrasi. Kondisi ini terjadi saat tubuh mengalami kekurangan cairan karena minum yang terlalu sedikit. Terlebih bagi kita yang tinggal di Indonesia yang merupakan negara tropis. 

Bibir tidak memiliki kelenjar minyak seperti bagian kulit tubuh lain sehingga tidak bisa memproduksi zat pelembap untuk membuat bibir terus terhidrasi dengan baik sehingga tidak kering. 

  1. Terkena Paparan Sinar Matahari

Ternyata bibir juga perlu dilindungi dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Biasanya, bibir yang tidak terlindungi tabir surya akan rentan mengalami peradangan. 

Tentu dalam jangka panjang akan membuat bibir menjadi kering dan kaku. Efeknya, akan membuat bibir menjadi pecah-pecah.

  1. Kebiasaan Menjilat Bibir

Ada sebagian orang yang memiliki kebiasaan menjilat bibir ketika dia merasa bibirnya sudah mulai kering. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa membuat kondisi bibir menjadi tambah parah, lho. Sebab, air ludah bisa mempertahankan kelembapan bibir. Akan tetapi, saat air ludah tersebut menguap, maka akan membuat bibir jadi lebih kering bahkan dibanding sebelumnya.

  1. Kekurangan Vitamin dan Mineral

Tubuh yang kekurangan vitamin B bisa membuat kulit mengalami masalah kesehatan kulit. Sebab, diantara sekian banyak fungsi vitamin B, salah satunya adalah untuk membuat kulit menjadi lebih sehat.

Jika tubuh kekurangan vitamin B, maka bisa menimbulkan berbagai penyakit kulit seperti ruam, kulit berjerawat, hingga bibir pecah-pecah. Selain itu, kekurangan mineral seperti zinc dan juga zat besi bisa menyebabkan kondisi yang sama seperti kekurangan vitamin B. Terlebih di bagian sudut bibir.

  1. Penggunaan Pasta Gigi

Pasta gigi yang biasa digunakan mengandung sodium lauryl sulfate (SLS). Ternyata zat SLS ini bisa menghilangkan kelembapan bibir, lho. Jika Anda mengalami kondisi bibir yang pecah atau kering, maka periksalah pasta gigi yang ANda gunakan, bisa jadi mengandung SLS.

  1. Bernafas dengan Mulut

Mungkin bagi penderita pilek, asma, atau masalah pernapasan lainnya biasanya akan sering kali menghadapi masalah bibir kering dan pecah. Hal ini karena biasanya mereka cenderung menggunakan mulut untuk bernafas sehingga aliran udara akan sangat kencang dan sering.

  1. Cedera

Bibir berdarah juga bisa disebabkan oleh adanya cedera yang terjadi. Misalnya bibir terkena hantaman, pukulan, terjatuh, terkena goresan pinggiran kertas, atau karena tergigit. Selain berdarah, biasanya bibir juga bisa menjadi bengkak.

  1. Reaksi Alergi

Selain itu, bibir mengalami kering dan pecah hingga berdarah bisa juga disebabkan karena alergi penggunaan produk bibir seperti lipstik, pelembap bibir, dan sebagainya. Biasanya juga disertai dengan gejala lain seperti bibir gatal, iritasi, bibir kering, hingga ruam yang terjadi di sekitar mulut.

Pencuci Muka

Setiap orang perlu menjaga kebersihan supaya mencegah kotoran. Seluruh bagian tubuh perlu dijaga, termasuk muka. Ada berbagai jenis pencuci muka yang dapat dicoba konsumen, namun bergantung pada kondisi kulit wajah yang dimiliki.

Kulit Kering dan Berminyak

Bagi Anda yang memiliki kulit kering dan berminyak, Anda disarankan untuk mencari pencuci muka untuk kulit kombinasi. Sebagian orang merasa bahwa memilih produk tersebut cukup menantang, karena mereka perlu mempertimbangkan berbagai faktor seperti efek pada kulit wajah. Meskipun demikian, ada berbagai pilihan yang dapat Anda coba untuk merawat kulit wajah Anda.

Orang-orang yang memiliki kulit wajah berminyak dan kering akan terasa berminyak pada area dahi, hidung, dan dagu setelah mencuci muka. Di sisi lain, area pipi dan kulit di bawah mata akan kering.

Orang-orang yang memiliki kulit seperti ini tidak hanya disebabkan oleh faktor genetik, namun juga bisa disebabkan oleh penggunaan produk perawatan kulit secara berlebihan, kandungan dalam produk kulit untuk jenis kulit tersebut tidak cocok di kulit, dan perubahan hormon ketika seseorang mengalami pubertas atau menopause.

Kulit berminyak dan kering dapat menimbulkan masalah seperti kerutan, penyumbatan pori-pori, dan perubahan kadar pH kulit.

Kandungan Pencuci Muka Untuk Kulit Kering dan Berminyak

Jika Anda memiliki kulit berminyak dan kering, dan ingin menjaga kulit Anda, berikut adalah kandungan pada pencuci muka yang dapat Anda coba:

  1. Asam hialuronat

Asam hialuronat merupakan salah satu kandungan yang dapat Anda coba, karena kandungan tersebut dapat melembabkan dan menghidrasi kulit wajah dengan baik.

  1. Asam glikolat

Asam glikolat merupakan kandungan lain yang dapat Anda coba, karena dapat menghilangkan sel kulit mati akibat sumbatan pori-pori. Asam tersebut juga dapat mengendalikan produksi minyak pada bagian kulit berminyak dan mencegah jerawat.

  1. Asam salisilat

Asam salisilat dapat Anda gunakan untuk membersihkan kulit wajah berminyak dan kering. Asam tersebut merupakan bahan yang ideal bagi Anda yang rentan terhadap jerawat. Asam tersebut memiliki kegunaan dalam membersihkan pori-pori dan menghilangkan sel kulit mati. Sel kulit mati dapat menimbulkan jerawat pada kulit.

  1. Vitamin E

Vitamin E juga bisa menjadi pilihan untuk membersihkan kulit wajah berminyak dan kering. Vitamin E berperan sebagai antioksidan sehingga dapat menjaga kondisi kulit wajah dengan baik, karena dapat melembabkan dan melembutkan kulit wajah yang tampak kering.

Anda juga sebaiknya jangan menggunakan sabun cuci muka yang mengandung alkohol, karena kulit berminyak dan kering memiliki keseimbangan kadar pH kulit yang berbeda. Jika Anda menghindari kandungan tersebut, maka kulit wajah Anda tidak terlalu kering atau berminyak.

Jika Kondisi Kulit Memburuk

Jika kondisi kulit Anda memburuk, atau Anda mengalami kondisi tertentu seperti psoriasis, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan terhadap kondisi tersebut. Selain pengobatan, dokter juga menganjurkan Anda untuk melakukan beberapa hal yang dapat mencegah masalah kulit.

Kesimpulan

Pencuci muka yang disebutkan di atas dapat Anda gunakan untuk menjaga kulit wajah Anda. Anda juga sebaiknya jangan memilih pencuci muka dengan sembarangan, karena ada berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan seperti efek pada kulit wajah Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang pencuci muka atau kulit, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Pendarahan Saat Hamil Trimester Pertama, Mungkinkah Keguguran?

Pendarahan Saat Hamil Trimester Pertama, Mungkinkah Keguguran?

Sebagai ibu baru, kehamilan akan membawa perubahan besar pada tubuh Anda. Meski pada triumester pertama mungkin belum terlaluterlihat jelas perubahan fisiknya, ada banyak hal terjadi di dalam tubuh ibu. Inilah yang memicu terjadinya pendarahan saat hamil.

Memang, melihat bercak darah saat hamil akan mengkhawatirkan. Namun fenomena ini umum terjadi dan bisa berlanjut hingga trimester ketiga. Lalu kira-kira apa sebab pendarahan saat hamil dan bagaimana kondisi kesehatan janin?

Pendarahan saat hamil bukan berarti keguguran

Pendarahan saat hamil identik dengan keguguran. Pada kenyataannya tak selalu begitu. Menurut sebuah penelitian, sekitar 30 persen ibu hamil mengalami pendarahan ringan atau spotting selama semester pertama, dengan bayi yang tampak sehat.

Umumnya pendarahan terjadi selama satu hingga dua hari. Beberapa hal yang menyebabkan keluarnya darah dari vagina antara lain:

  • Pendarahan implantasi

Bercak darah yang terjadi di awal kehamilan sangat mungkin disebabkan karena hal ini. Pendarahan implantasi terjadi ketika embrio mulai berkembang dan mengisi seluruh rahim Anda. Kondisi ini terjadi sekitar 6 hingga 12 hari saat Anda mulai hamil.

Karena sering terjadi sebelum periode menstruasi dimulai, pendarahan impantasi sering disalahartikan sebagai darah haid. Gejala keduanya juga sangat mirip. Satu-satunya yang membedakan adalah warna darah pada pendarahan implantasi biasanya berwarna lebih terang daripada darah menstruasi.

Pendarahan implantasi berlangsung selama beberapa jam hingga 3 hari dan akan berhenti dengan sendirinya.

  • Polip serviks

Sekitar 2 hingga 5 persen wanita memiliki polip di serviks. Polip serviks biasanya jinak dan tidak menyebabkan kanker, namun ketika teriritasi akan menyebabkan pendarahan.

  • Pasca berhubungan seksual

Berhubungan seksual selama kehamilan juga bisa menyebabkan pendarahan saat hamil. Pemeriksaan fisik yang dilakukan di dekat leher rahim, seperti pemeriksaan panggul juga dapat memicu vagina berdarah. Pendarahan biasanya terjadi satu kali dan kemudian hilang dengan sendirinya.

  • Tanda hamil kembar

Pendarahan saat hamil bisa jadi tanda bahwa Anda hamil anak kembar. Hal ini berkaitan dengan pendarahan implantasi dimana embrio janin mulai berkembang hingga menyentuh dinding rahim dan menyebabkan pendarahan.

Kapan harus ke dokter?

Pendarahan hebat dan gejala lain bisa jadi indikator dari kondisi yang lebih serius dan bisa menyebabkan keguguran. Jika Anda mengalami salah satu gejala dari kondisi berikut, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin.

  • Kehamilan etopik

Kehamilan etopik terjadi saat sel telur yang dibuahi menempel di luar rahim, misalnya di saluran tuba yang terletak di antara ovarium dan rahim. Kondisi ini memengaruhi sekitar 2,5 persen dari semua kehamilan.

Kehamilan etopik harus segera ditangani secara medis karena bayi akan sulit tumbuh dan berkembang di luar rahim. Gejalanya meliputi:

  • Pendarahan berat atau ringan
  • Darah berwarna merah kecoklatan
  • Sakit perut di salah satu sisi perut bagian bawah
  • Sensasi nyeri yang tajam
  • Kram parah
  • Sulit buang air kecil atau besar
  • Kehamilan mola

Penyebab lain pendarahan saat hamil di trimester pertama adalah kehamilan mola. Ini merupakan komplikasi langka dan serius yang terjadi pada 1 dari setiap 1.000 kehamilan.

Kondisi ini terjadi ketika jaringan plasenta tumbuh secara tidak normal karena kesalahan genetik selama pembuahan. Janin yang tidak tumbuh sama sekali dapat menyebabkan keguguran.

Gejalanya meliputi:

  • Pendarahan berwarna merah terang sampai coklat tua
  • Sakit perut bagian bawah atau terasa tertekan
  • Mual dan muntah
  • Pendarahan subchorionic

Pendarahan subchorionic atau hematoma adalah pendarahan yang terjadi ketika plasenta terlepas dari dinding rahim. Hal ini menyebabkan terbentuknya celah di antara keduanya.

Pendarahan subchorinic bisa meningkatkan risiko keguguran pada awal kehamilan jika ukuran celah sangat besar. Tanda-tanda yang harus diperhatikan antara lain:

  • Pendarahan ringan hingga berat
  • Darah berwarna merah terang hingga kecoklatan
  • Kram
  • Sakit perut bagian bawah

Catatan

Pendarahan saat hamil umum terjadi saat awal kehamilan. Biasanya pendarahan berlansung hingga 3 hari dan akan berhenti dengan sendirinya. Namun jika Anda mengalami pendarahan berat terutama darah berwarna merah gelap dan disertai dengan gejala lain, bisa menjadi indikasi medis yang serius.

Diskusikan kondisi kehamilan Anda dengan chat dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang juga di App Store atau Google Play Store.

Keunggulan Melakukan Pemeriksaan di Laboratorium Prodia Kelapa Gading

Keunggulan Melakukan Pemeriksaan di Laboratorium Prodia Kelapa Gading

Laboratorium Klinik Prodia sudah menjadi salah satu laboratorium klinik yang cukup populer di kalangan pasien Indonesia. Laboratorium ini tersebar di berbagai area di Jakarta, salah satunya Prodia Kelapa Gading di Jakarta Utara.

Berbagai pemeriksaan kesehatan bisa Anda lakukan di Laboratorium Klinik Prodia. Bahkan, pemeriksaan Covid-19 juga bisa dilakukan di laboratorium klinik tersebut.

Mengenal lebih jauh Prodia Kelapa Gading

Secara garis besar, Laboratorium Klinik Prodia telah berdiri sejak tahun 1973. Awalnya, Prodia didirikan di kota Solo, Jawa Tengah. Layanannya kemudian dikembangkan ke wilayah Jakarta dan Bandung pada tahun 1975.

Selama bertahun-tahun beroperasi, Prodia sudah mendapatkan banyak sekali penghargaan dan pencapaian. Penghargaan ini berlaku untuk Prodia secara keseluruhan.

Bagi Anda yang berdomisili di Jakarta Utara, atau tepatnya di kawasan Kelapa Gading, Anda bisa memilih Prodia Kelapa Gading untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Anda bisa mengunjunginya di alamat berikut:

  • Jl. Boulevard Raya Blok H4 no. 15, Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara 14240.

Kemudian, Anda juga bisa menghubunginya melalui telepon di nomor berikut:

  • 021-4522148

Jenis pemeriksaan di laboratorium Prodia Kelapa Gading

Ada banyak sekali jenis pemeriksaan yang bisa Anda lakukan di Prodia Kelapa Gading. Anda bisa memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Berikut ini beberapa jenis pemeriksaan yang bisa Anda dapatkan di Prodia:

  • Pemeriksaan alergi

Pemeriksaan untuk mendeteksi jenis alergi bisa dilakukan dengan berbagai macam jenis. Di Prodia, pemeriksaan untuk kategori ini tersedia dalam bentuk pemeriksaan spesifik maupun umum, seperti pemeriksaan sel darah putih. 

  • Pemeriksaan osteoporosis

Terdapat dua macam pemeriksaan osteoporosis yang disediakan sebagai layanan di Laboratorium Klinik Prodia. Keduanya adalah C-Telopeptide dan N-MID Osteocalcin.

C-Telopeptide adalah pemeriksaan penanda biokimia proses pengeroposan tulang yang spesifik. Manfaatnya untuk memperkirakan resiko osteoporosis dini.

Sementara, N-MID Osteocalcin dilakukan guna menentukan gangguan metabolisme tulang. 

  • Pemeriksaan hematologi

Tes hematologi merupakan jenis tes yang dilakukan pada darah, untuk mendeteksi gangguan atau kelainan pada darah. Tes ini diperlukan untuk membantu dotker mendiagnosa serta memberikan pengobatan bagi penderita gangguan darah atau sumsum belang.

Untuk tes hematologi, tersedia banyak sekali macam-macam tes di Prodia. Ada tes golongan darah, tes gambaran sumsum tulang, tes LED, tes hemoglobin, platelet, tes asam folat, dan lain sebagainya. 

Masih ada banyak sekali jenis-jenis tes atau pemeriksaan yang tersedia di Laboratorium Klinik Prodia. Anda bisa menghubungi pihak Prodia Kelapa Gading secara langsung untuk menanyakan terkait layanan pemeriksaan yang Anda butuhkan. 

Penunjang diagnosa di Prodia 

Prodia juga memberikan layanan penunjang diagnosis bagi pasien, berupa:

  • EGK

EKG merupakan singkatan dari elektrokardiografi, yaitu pencatatan grafik dengan merekam sinyal elektrik. Sinyal elektrik ini berupa sinyal yang berkaitan dengan aktivitas jantung. Hasil dari EKG akan membantu mendiagnosa masalah pada jantung.

  • USG

USG atau ultrasonografi merupakan tes pencitraan dengan memanfaatkan gelombang suara. Tes ini paling sering dilakukan oleh dokter spesialis kandungan pada wanita hamil. 

  • X-Ray

Seperti USG, X-ray juga merupakan tes pencitraan. Hasil tes ini memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam tubuh Anda tanpa perlu melakukan teknik pembedahan. 

Saat akan berkunjung ke Prodia Kelapa Gading, pastikan jenis pemeriksaan seperti apa yang ingin Anda dapatkan. Cari tahu juga perkiraan biaya serta prosedur yang perlu Anda siapkan sebelum pemeriksaan.

Cara Mengatasi Stunting yang Rawan Terjadi pada Anak

Cara Mengatasi Stunting yang Rawan Terjadi pada Anak

Stunting adalah status gizi anak yang memiliki tinggi badan rendah seusianya. Umumnya, stunting disebabkan oleh kekurangan gizi, infeksi berulang, dan atau lingkungan sosial yang buruk. Jika stunting tidak dicegah dan diatasi dengan baik, maka akan berdampak nyata pada berbagai aspek kehidupan. 

Anak stunting cenderung memiliki sistem kekebalan, fungsi otak, dan perkembangan organ tubuh yang lebih buruk. Selain itu, kinerjanya yang di bawah rata-rata juga dapat membatasi produktivitasnya dan mengancam kesehatan anak-anaknya di masa depan. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui apa saja cara mengatasi stunting pada anak untuk mencegah dampak buruk yang berkelanjutan ini.

Apa indikator stunting?

Anak-anak dikatakan stunting apabila tinggi badannya lebih rendah dari rata-rata untuk usianya, yaitu kurang dari -2 standar deviasi referensi Pertumbuhan Anak WHO. Perlu Anda ketahui bahwa stunting berbeda dengan wasting. Jika stunting adalah tinggi badan yang rendah untuk berat badan anak (TB/BB), maka wasting adalah berat badan yang rendah untuk tinggi badan anak (BB/TB). Sederhananya, stunting adalah status gizi anak yang pendek, sedangkan wasting adalah status gizi anak yang kurus.

Faktor penyebab stunting

Ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap kejadian stunting pada masa kanak-kanak, dan sering kali, faktor-faktor ini saling berkaitan. Beberapa faktor umum penyebab stunting, meliputi:

  • Status gizi buruk dan akses yang kurang untuk memperoleh makanan.
  • Sanitasi lingkungan yang buruk dan tidak ada akses air bersih.
  • Fasilitas dan pelayanan kesehatan layak yang kurang untuk anak-anak dan ibunya.
  • Stimulasi psikososial yang tidak memadai dan atau ikatan orangtua-bayinya.

Faktor-faktor di atas sering kali saling berkaitan. Kesetaraan gender, keterlibatan pria dalam mengasuh anak, dan konflik lainnya dapat memengaruhi stimulasi psikososial anak. Selain itu, faktor pendapatan, harga pangan, dan kejadian iklim juga turut memengaruhi ketersediaan pangan. Pada akhirnya, semua hal tersebut berkontribusi pada kekurangan gizi atau malnutrisi, yang menyebabkan anak stunting.

Dalam jangka panjang, anak-anak yang stunting lebih mungkin memiliki anak yang stunting juga. Di sisi lain, anak yang stunting juga lebih rentan mengalami kelebihan berat badan ketika dewasa, sehingga menimbulkan lebih banyak risiko kesehatan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi stunting?

Stunting adalah masalah yang bersifat multifaktor dan multisektor. Ini mencakup pengaruh dari pola asuh, pelayanan kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan. Berbagai pihak haruslah terlibat dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari tingkat pemerintah hingga inti masyarakat, yaitu keluarga. 

Cara mengatasi stunting bisa Anda mulai dari awal kehamilan hingga anak berusia 2 tahun (1000 Hari Pertama Kehidupan). 1000 HPK ini adalah periode utama untuk memastikan perkembangan anak yang sehat. Beberapa cara mencegah stunting pada anak yang bisa Anda lakukan adalah:

  1. Cek dan konsultasi rutin kehamilan Anda, seperti USG di setiap trimester kehamilan.
  2. Penuhi kebutuhan gizi ibu dan anak selama kehamilan, seperti konsumsi vitamin asam folat dan makan makanan yang sehat.
  3. Deteksi dini penyakit menular maupun tidak.
  4. Pastikan fasilitas kesehatan memadai untuk proses persalinan Anda nanti.
  5. Pastikan anak Anda memperoleh Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Selain memberikan kolostrum, proses ini penting untuk membentuk bonding Anda dengan anak selama menyusui nanti.
  6. Upayakan memberikan ASI eksklusif sampai usia anak 6 bulan.
  7. Setelah itu, lanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) sampai anak berusia 2 tahun.
  8. Jadwalkan imunisasi anak secara teratur. 
  9. Pantau terus tumbuh kembang anak Anda.
  10. Maksimalkan layanan Posyandu yang dapat membantu Anda memastikan anak dalam kondisi sehat.
Dokter Kulit di Semarang

Dokter Kulit di Semarang

Jika Anda ingin mencari dokter kulit di Semarang, ada berbagai rumah sakit yang bisa Anda coba. Meskipun ada berbagai rumah sakit di Semarang, Anda sebaiknya pilih rumah sakit yang dapat memenuhi harapan Anda seperti seberapa jauh rumah sakit tersebut dari tempat tinggal Anda.

Rumah Sakit di Semarang

Berikut adalah daftar rumah sakit di Semarang yang bisa Anda hubungi:

  • Rumah Sakit Bhayangkara Semarang

RS Bhayangkara Semarang terletak di kawasan Gayamsari. Rumah sakit tersebut terletak di dekat JNE Gajah Raya.

  • Rumah Sakit Columbia Asia Semarang

RS Columbia Asia Semarang terletak di kawasan Semarang Barat. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Kantor BMKG Stasiun Klimatologi Semarang.

  • Rumah Sakit Hermina Banyumanik

RS Hermina Banyumanik terletak di kawasan Banyumanik. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Terminal Bis Banyumanik.

  • Rumah Sakit Hermina Pandanaran

RS Hermina Pandanaran terletak di kawasan Semarang Tengah. Rumah sakit tersebut terletak di dekat museum Lawang Sewu.

  • Rumah Sakit Islam Sultan Agung

RSI Sultan Agung terletak di kawasan Genuk. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Universitas Islam Sultan Agung.

  • Rumah Sakit Ken Saras

RS Ken Saras terletak di kawasan Bergas. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang.

  • Rumah Sakit Nasional Diponegoro

RS Nasional Diponegoro terletak di kawasan Tembalang. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Lapangan Tembak Kodam IV Diponegoro.

  • Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum

RS Panti Wilasa Citarum terletak di kawasan Semarang Timur. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Stadion Citarum.

  • Rumah Sakit Panti Wilasa Dr. Cipto

RS Panti Wilasa Dr. Cipto terletak di kawasan Semarang Timur. Rumah sakit tersebut terletak di dekat SD Daqu School Semarang.

  • Rumah Sakit Permata Medika Semarang

RS Permata Medika Semarang terletak di kawasan Ngaliyan. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Perumahan Wahyu Utomo.

  • Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah

RS Roemani Muhammadiyah terletak di kawasan Semarang Selatan. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.

  • Rumah Sakit St. Elisabeth Semarang

RS St. Elisabeth Semarang terletak di kawasan Candisari. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Indomaret Kawi.

  • Rumah Sakit Telogorejo

RS Telogorejo terletak di kawasan Semarang Tengah. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Hotel Amaris Simpang Lima.

  • Rumah Sakit Umum Daerah K.R.M.T. Wongsonegoro

RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro terletak di kawasan Tembalang. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Perum PSIS.

  • Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo

RSUD Tugurejo terletak di kawasan Ngaliyan. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Hotel Tugu Indah.

  • Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi

RSU Pusat Dr. Kariadi terletak di kawasan Semarang Selatan. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Polrestabes Semarang.

  • Rumah Sakit Umum William Booth

RSU William Booth terletak di kawasan Gajahmungkur. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Swiss House Bakery.

  • Siloam Hospitals Semarang

Siloam Hospitals Semarang terletak di kawasan Semarang Selatan. Rumah sakit tersebut terletak di dekat SMA Marsudirini Sedes Sapientiae.

Cara Melakukan Janji Temu dengan Dokter Kulit

Jika Anda ingin bertemu dengan dokter kulit di Semarang, Anda sebaiknya memilih salah satu rumah sakit tersebut dengan bijak. Anda bisa mengetik salah rumah sakit tersebut di Google. Setelah mencari rumah sakit yang dituju, Anda akan menemukan informasi seperti nomor telepon dan situsnya.

Setelah mengetahui kontak rumah sakit tersebut, Anda bisa mencoba mengatur waktu untuk bertemu dengan salah satu dokter kulit melalui telepon atau situs rumah sakitnya. Setelah mengatur jadwal tersebut, Anda bisa datang ke rumah sakit tersebut.

Persiapan Sebelum Bertemu dengan Dokter Kulit

Sebelum Anda bertemu dengan dokter kulit, Anda dianjurkan untuk mempersiapkan diri dengan beberapa hal seperti informasi tentang gejala yang Anda alami karena masalah kulit. Contoh kondisi yang serius yang harus diwaspadai adalah rosacea dan psoriasis.

Kesimpulan

Dokter kulit di Semarang bisa Anda temukan di berbagai rumah sakit yang terletak di kota Semarang. Anda bisa mengatur jadwal temu dengan dokter kulit dengan menelepon secara langsung atau mengikuti langkah-langkah yang ada berdasarkan situs rumah sakit tersebut. Faktor lain seperti jarak tempuh bisa Anda pertimbangkan. Mungkin saja Anda membutuhkan waktu lebih lama jika rumah sakit tersebut letaknya jauh dari tempat tinggal Anda.

Terlihat Sehat, Apa Benar Kalori Salad Buah Itu Rendah?

Terlihat Sehat, Apa Benar Kalori Salad Buah Itu Rendah?

Setiap orang pastilah menganggap salah buah adalah makanan sehat dan rendah kalori. Bahkan, ini menjadi camilan wajib di saat orang-orang sedang diet untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, buah-buahan segar kaya akan vitamin dan mineral. Di sisi lain, buah-buahan segar tinggi serat, tapi rendah kalori. Jadi, wajar dipilih sebagai camilan di kala diet, karena Anda tidak perlu khawatir berat badan jadi naik. Namun, apakah benar kalori salad buah itu rendah? Terlebih lagi, jika salah buah yang Anda makan dicampur dengan aneka dressing. Yuk, cari tahu jawabannya di sini!

Berapa total kalori salad buah?

Sebenarnya, jumlah kalori salad buah sangat bergantung dengan jenis dan porsi buah yang Anda makan, serta pilihan dressing yang Anda tambahkan. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, dalam 1 cangkir buah berikut ini dapat menyediakan kalori sekitar:

  • Semangka: 46 Kalori.
  • Stroberi: 53 Kalori.
  • Blueberry: 84 Kalori
  • Apel: 57 Kalori.
  • Pisang: 134 Kalori.
  • Jeruk: 81 Kalori.
  • Ceri: 87 Kalori. 

Hal ini menunjukkan bahwa secangkir salad buah segar yang terdiri atas berbagai jenis buah di atas rata-rata menyediakan sekitar 77 Kalori. Lain halnya jika Anda mengonsumsi salad buah kalengan, ini mengandung sekitar 125 Kalori.

Manfaat dan kandungan gizi salad buah

Banyak manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi salad buah segar secara teratur, terutama membantu menurunkan risiko penyakit kronis. USDA melaporkan bahwa vitamin, mineral, dan zat gizi penting lainnya di dalam buah segar dapat mengurangi risiko penyakit:

  • Kanker.
  • Obesitas.
  • Diabetes tipe 2.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Batu ginjal.
  • Pengeroposan tulang.
  • Serangan jantung.
  • Stroke. 

Adapun kandungan zat gizi dalam 1 cangkir salad buah yang terbuat dari 1/4 cangkir pisang, melon, blueberry, dan apel adalah:

  • Protein: 1 gram.
  • Serat: 3 gram.
  • Kalium: 300 miligram.
  • Vitamin C: 30 miligram.
  • Vitamin A: 70 miligram.

Kandungan gizi salad buah berbeda-beda sesuai dengan jenis buah dan porsi yang Anda gunakan, serta dressing yang Anda tambahkan. 

Pilihan dressing agar kalori salad buah tak melonjak

Menambahkan dressing ke salad buah memang tidak ada salahnya, karena bisa menambahkan cita rasa dan memperkaya nutrisi salad buah Anda. Beberapa pilihan dressing atau topping yang bisa Anda tambahkan adalah kenari atau remah kue jahe (renyah), marshmallow (rasa manis), atau yogurt (tekstur lembut dan rasa asam).

Meskipun begitu, pemilihan dressing juga harus Anda perhatikan agar kalori salad buah tidak melonjak. Beberapa dressing yang sebaiknya Anda hindari di antaranya:

  • Krim kocok, mengandung 51 Kalori per 2 sdm. 
  • Mayones, mengandung 200 Kalori per 2 sdm.

Untuk kacang-kacangan, memang benar bahwa satu sendok makan kacang kenari atau pecan mengandung hampir 50 Kalori, tetapi juga menyumbang banyak zat gizi penting dan setengah gram serat per sendok makannya.

Contoh pilihan topping agar kalori salad buah yang Anda makan tetap rendah, yaitu:

  • 1 sdm kenari atau pecan mengandung 47 Kalori dan 0,5 gram serat.
  • 1/8 cangkir marshmallow mengandung 18 Kalori.
  • 1 sdm granola rendah lemak mengandung 23 Kalori dan 0,5 gram serat.
  • 1 sdm cranberry atau kismis kering mengandung 30 Kalori dan 0,5 gram serat.
  • 1 sdm remah kue jahe mengandung 30 Kalori.

Catatan

Jumlah kalori salad buah sangat bergantung dengan jenis buah, ukuran porsi, serta topping atau dressing yang Anda tambahkan. Jika Anda tidak ingin kalori salad buah Anda naik, maka hindari penambahan dressing seperti krim kocok dan mayones. Pilihlah dressing atau topping yang rendah kalori, sehingga tidak meningkatkan asupan kalori Anda, seperti kenari, marshmallow, atau yogurt.

Tidak Hanya Melawan Bakteri, Inilah Fungsi Asam Klorida di Lambung

Tidak Hanya Melawan Bakteri, Inilah Fungsi Asam Klorida di Lambung

Lambung mensekresikan zat yang terdiri dari asam klorida, enzim, serta lapisan lendir yang melindungi dinding lambung. Salah satu hasil sekresi tersebut, yaitu asam klorida, dikenal kemampuannya sebagai zat yang mampu membunuh patogen yang masuk ke lambung. Asam klorida diproduksi oleh sel parietal di dalam lambung. Asam klorida cenderung tidak berwarna dan memiliki pH rendah. Tak hanya melwan bakteri, aat ini ternyata mempunyai peran penting lainnya dalam pencernaan makanan. Akan tetapi, terdapat beberapa masalah kesehatan yang muncul akibat metabolismenya yang kurang baik.

Fungsi asam klorida di tubuh

Asam klorida atau HCl disekresikan dengan beberapa enzim dan faktor intrinsik lainnya. Berikut ini fungsi asam klorida di dalam tubuh, utamanya di lambung:

  • Menjaga keseimbangan pH

Asam klorida bersama substansi lainnya, seperti kalium klorida dan natrium klorida membuat kondisi pH lambung menjadi 1-2. Tubuh menghasilkan asam lambung sebanyak 2-3 liter setiap hari. Meskipun sangat asam, namun substansi tersebut tidak akan merusak dinding lambung. Hal tersebut disebabkan terdapat lapisan mengandung zat bikarbonat yang melindungi dinding lambung.

  • Memecah protein

Pepsinogen bereaksi dengan asam klorida membentuk enzim aktif pepsin. Enzim pepsin berguna memecah protein makanan yang masuk ke lambung menjadi asam amino. Kemudian asam amino diserap di usus halus untuk dimanfaatkan tubuh. Tanpa adanya asam klorida, pepsinogen tidak dapat dipecah menjadi pepsin dan protein tidak dapat diserap tubuh.  

  • Membantu penyerapan vitamin dan mineral

Fungsi asam klorida lainnya yaitu memfasilitasi penyerapan vitamin B12, zat besi, dan kalsium. Vitamin B12 banyak terdapat di dalam produk hewani tinggi protein. Supaya dapat dicerna, vitami B12 harus dilepaskan dari protein terlebih dahulu. Pemecahan protein menggunakan enzim pepsin yang diaktifkan dengan bantuan asam klorida.

Menurut laporan Therapeutic Advances in Drug Safety, zat besi dan kalsium membutuhkan lingkungan asam untuk dapat dipecah dari makanan sehingga tubuh dapat menyerap keduanya secara efektif.

  • Mencegah penyakit

Asam klorida mencegah masuknya patogen yang berasal dari kontaminasi makanan dan minuman atau kontak langsung dengan penderita. Beberepa jenis bakteri yang dapat dicegah dengan keberdaan asam klorida di lambung antara lain bakteri pertonitis, bakteri penyebab jenis pneumonia tertentu, bakteri TBC, serta infeksi enterik.

Meskipun demikian, bukan berarti Anda akan terhindar dari bakteri dan penyakit tersebut hanya dengan metabolisme asam klorida di lambung. Risiko terinfeksi tetap bisa terjadi terlebih apabila sistem imun Anda lemah.

Masalah kesehatan berkaitan dengan asam klorida

Asam klorida berpotensi menjadi penyebab timbulnya penyakit atau masalah kesehatan jika gaya hidup Anda buruk. Berikut ini beberapa masalah kesehatan yang dapat terjadi:

  • GERD

Kondisi ini disebabkan katup bawah tenggorokan lemah atau berada dalam kondisi rileks. Akibatnya, asam lambung naik ke tenggorokan. Gejala GERD antara lain nyeri dada, nyeri ulu hati, sulit menelan makanan, rasa panas di tenggorokan, dan tenggorokan terasa mengganjal.

  • Maag

Gastritis atau maag terjadi karena lapisan lambung tipis sehingga asam lambung dengan pH rendah merusak dinding tersbut secara perlahan. Peradangan pun terjadi. Maag juga bisa disebabkan infeksi bakteri gastrointestinal. Gejala maag diantaranya mual, muntah, sakit perut, kembung, bahkan bisa menyebabkan feses berwarna hitam.

  • Hipoklorida

Produksi asam klorida rendah diesebut juga hiploklorida. Kondisi ini biasanya disebabkan karena faktor umur, stres, kekurangan vitamin, mengonsumsi obat-obatan, infeksi bakteri, atau pembedahan. Akibatnya tubuh tidak dapat mencerna zat gizi dengan baik sehingga apabila terjadi terus menerus dalam jangka panjang mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan. Masalah kesehatan akibat metabolisme asam klorida yang kurang baik tidak bisa dibiarkan tanpa penanganan dan pengobatan karena dapat membuat kondisi lambung semakin rusak. Oleh karena itu, segera hubungi dokter jika ada keluhan yang tidak normal.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Naproxen

Naproxen merupakan salah satu obat yang masuk ke golongan NSAID atau obat antiinflamasi. Sebagai obat antiinflamasi, Naproxen juga bekerja menghalangi tubuh memproduksi zat-zat tertentu yang menyebabkan peradangan.

Secara umum, Naproxen yang beredar di pasaran dengan berbagai merek dagang, seperti Aleve, Anaprox, Naprosyn, dan di Indonesia khususnya Xenifar, memiliki kegunaan untuk meredakan nyeri dari berbagai kondisi—mulai dari sakit gigi hingga sakit kepala.

Selain itu, Naproxen dan obat NSAID lainnya juga dapat mengurangi rasa sakit, bengkak, dan kekakuan sendi yang disebabkan oleh radang sendi, bursitis, dan serangan asam urat. Kendati banyak manfaat yang bisa diberikan oleh Naproxen, obat ini juga perlu diwaspadai karena senyawa atau zat-zat tertentu yang dikandungnya.

Jika seseorang salah mengonsumsi atau dikonsumsi tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis, beberapa kondisi kesehatan bisa menjadi ancaman nyata. Oleh karena itu, sebagai gambaran umum mengenai obat ini, berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum mengonsumsi Naproxen:

  • Pastikan Anda telah memberi tahu kondisi Anda kepada dokter atau apoteker, termasuk ketika Anda memiliki alergi terhadap obat ini, aspirin, atau NSAID lain. Pasalnya, kelompok obat antiinflamasi mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. 
  • Konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai riwayat kesehatan Anda, terutama jika memiliki asma, kelainan darah (seperti anemia atau pembekuan darah), polip hidung, masalah jantung, tekanan darah tinggi, penyakit hati, stroke, pembengkakan (seperti edema atau terdapat retensi cairan), masalah pencernaan, dan masalah di kerongkongan.
  • Masalah ginjal terkadang dapat terjadi ketika menggunakan obat-obatan NSAID, termasuk Naproxen. Masalah lebih mungkin terjadi jika Anda mengalami dehidrasi, mengalami gagal jantung atau penyakit ginjal, dan lansia. Untuk mengatasinya, seseorang dapat minum banyak cairan atau segera beri tahu dokter jika mengalami perubahan jumlah urin.
  • Naproxen bisa membuat Anda pusing atau mengantuk. Jika dibarengi dengan konsumsi alkohol atau ganja efeknya bisa bertambah. Oleh karenanya jangan mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan apa pun yang membutuhkan kewaspadaan sesaat setelah mengonsumsi Naproxen.
  • Naproxen juga bisa menyebabkan pendarahan lambung dan kemungkinan itu menjadi semakin besar dengan penggunaan alkohol dan tembakau setiap hari, terutama bila dikombinasikan dengan obat ini. Pastikan hindari dua hal tersebut sebelum, saat, atau setelah mengonsumsi Naproxen.
  • Obat ini bisa membuat Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Batasi waktu Anda di bawah sinar matahari. Hindari tempat berjemur dan paparan matahari secara langsung. Anda bisa menghindari beberapa risiko ini dengan menggunakan tabir surya dan kenakan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan. Segera beritahu dokter jika Anda terbakar sinar matahari atau mengalami kulit melepuh atau kemerahan.
  • Beberapa produk Naproxen mengandung garam (natrium). Beri tahu dokter Anda jika Anda menjalani diet terbatas garam.
  • Sebelum menjalani operasi, beri tahu dokter atau dokter gigi Anda tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep , obat non-resep, dan produk herbal).
  • Sebelum menggunakan obat ini, wanita usia subur harus berbicara dengan dokter mereka tentang manfaat dan risikonya (seperti keguguran atau kesulitan hamil). Katakan kepada dokter Anda jika sedang hamil atau jika berencana untuk hamil. Selama kehamilan, obat ini harus digunakan hanya jika dibutuhkan dengan jelas.

Naproxen tidak dianjurkan untuk digunakan selama trimester pertama dan terakhir kehamilan karena dapat membahayakan bayi yang belum lahir dan gangguan pada persalinan.

  • Obat ini dapat terserap atau masuk ke ASI dan mungkin memiliki efek yang tidak diinginkan ketika menyusui bayi Anda. 

Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum mengambil pengobatan dengan Naproxen. Sebagai obat keras, penggunaan Naproxen amat terbatas. Seseorang bisa mengonsumsi obat ini jika sudah mendapat persetujuan dan resep dari dokter.

Mengenal Diet Hipoglikemia untuk Pasien Gula Darah Rendah

Glukosa merupakan sumber energi utama tubuh. Normalnya, kadar gula darah berkisar antara 70-99 miligram per desiliter (mg/dL). Kadar gula dibawah angka tersebut menandakan Anda terkena gula darah rendah atau hipoglikemia. 

Penderita diabetes seringkali mengalami kadar gula yang rendah, begitupula dengan orang yang mengalami defisiensi hormon, alkoholik, dan orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu. 

Diet hipoglikemia merupakan panduan makanan yang disarankan untuk meningkatkan kadar gula rendah secara cepat. 

Makanan untuk meningkatkan gula darah rendah

Sebagian besar gula atau glukosa dalam darah berasal dari karbohidrat. Karbohidrat berupa gula dan pati dapat ditemukan pada:

  • Biji-bijian, terutama gandum
  • Kacang-kacangan
  • Sayur mayur
  • Buah-buahan, seperti apel, pisang, jeruk, anggur, dan plum
  • Susu dan produk olahan susu, seperti yogurt
  • Madu
  • Gula

Memakan salah satu jenis makanan di atas dapat menyeimbangkan kembali kadar gula darah Anda. Dalam memilih makanan berkarbohidrat, pilihlah karbohidrat kompleks dan makanan yang tinggi serat larut sehingga mudah dicerna. 

Ide rencana diet untuk kadar gula darah rendah

Diet hipoglikemia harus memerhatikan asupan makanan dimulai dari sarapan, camilan, hingga makanan yang harus dimakan sebelum olahraga. 

  1. Sarapan dan camilan tengah pagi

Untuk memulai hari, penuhi sarapan Anda dengan makanan yang terdiri dari protein dan karbohidrat kompleks. Ada beberapa ide sarapan yang bisa dicoba, antara lain:

  • Mengombinasikan telur rebus, roti gandum, dan kayu manis
  • Satu porsi oatmeal tinggi protein dengan blueberry, biji bunga matahari, dan agave
  • Yogurt Yunani plain dengan buah beri, madu, dan oatmeal

Untuk camilan pagi bergizi, Anda bisa memakan buah bersama dengan protein atau lemak sehat. Memadukan apel dengan keju menjadi salah satu pilihan mengemil yang lezat. 

  1. Makan siang

Roti lapis tuna atau ayam dapat menjadi pilihan menu makan siang penderita hipoglikemia. Anda juga bisa mencoba pilihan berikut ini:

  • Salad hijau dengan topping ayam, buncis, tomat, dan sayuran lainnya
  • Sepotong ikan bakar, ubi jalar panggang, dan salad atau sayuran yang dimasak
  1. Camilan sore

Sore hari adalah waktu yang tepat untuk memberi tubuh karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks meliputi roti gandum, brokoli, kacang-kacangan, dan beras merah.

Selama di perjalanan pulang, Anda bisa mengemil biskuit gandum atau roti dengan selai kacang tanpa gula.

  1. Makan malam

Penuhi menu makan malam dengan protein dan karbohidrat kompleks. Anda bisa mengonsumsi sup lentil atau miju-miju dengan taburan keju parmesan, serta segelas susu rendah lemak atau skim. 

  1. Camilan sebelum tidur

Jika Anda suka terbangun tengah malam karena lapar, makanan berikut dapat membantu menjaga gula darah Anda tetap stabil sepanjang malam:

  • Yogurt Yunani plain berprotein tinggi dengan buah beri dan kenari
  • Smoothie tanpa gula tambahan
  1. Makanan sebelum berolahraga

Aktivitas fisik yang terlalu berat dapat membuat gula darah rendah. Untuk itu pilihlah camilan berprotein tinggi dengan karbohidrat untuk menjaga gula darah tetap stabil sampai setelah olahraga.

Pilihan makanan yang bagus meliputi:

  • Buah dan crackers
  • Yogurt Yunani plain dengan buah beri
  • Apel dengan selai kacang
  • Satu porsi kecil kacang-kacangan dan kismis
  • Roti gandum lapis selai kacang

Tips menjalani diet hipoglikemia

Jika gula darah rendah disebabkan diabetes, gunakan aturan 15-15, yaitu makan atau minum 15 gram karbohidrat, tunggu selama 15 menit, lalu periksa kadar gula darah Anda. Jika kadar gula darah masih di bawah 70 mg/dL, minumlah 15 gram lagi. 

Bagi penderita hipoglikemia non-diabetes, gula darah rendah dapat terjadi ketika Anda menunda waktu makan, misalnya puasa. Hal ini juga bisa terjadi sekitar 4 jam setelah makan. Untuk mencegah gula darah turun terlalu rendah, Anda bisa mengemil setiap 3-4 jam sekali, membatasi konsumsi kafein, serta hindari makanan atau minuman beralkohol.

Jika cara di atas tidak berhasil meningkatkan kadar gula darah rendah Anda, coba diskusikan dengan dokter. Konsultasi dapat melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.