Manfaat Lain Masker Tali Selain Menangkal Virus

Manfaat Lain Masker Tali Selain Menangkal Virus

Ketika beraktivitas di luar rumah dalam kondisi pandemi Covid-19, saat ini kita menjadi terbiasa melihat orang menggunakan masker bedah, baik penyangganya menggunakan tali karet atau masker tali. Kita sudah ketahui bersama secara umum masker yang sering digunakan ini merupakan upaya untuk menghindari virus dan turut mencegah orang lain terpapar virus.

Akan tetapi, selain untuk meminimalisir terpapar Covid-19, masker juga memiliki fungsi lain yang sangat berguna juga untuk kesehatan kita. Beberapa manfaat lain dari penggunaan masker adalah menghindari polusi udara, baik yang disebabkan dari asap kendaraan bermotor, pabrik, dan rokok. Di samping itu, masker juga bermanfaat untuk menghindari penggunanya dari debu.

Meminimalisir menghirup udara tidak bagus tersebut memang diperlukan karena polusi udara itu bisa memengaruhi paru-paru dan meningkatkan risiko terpapar penyakit yang berkaitan dengan pernapasan. Di samping itu, masker bermanfaat juga untuk menghindari dan meminimalisir penularan suatu penyakit selain Covid-19. Penyakit yang dimaskud seperti batuk, flu, dan lain-lainnya yang bisa menular lewat udara.

Penggunaan masker tali atau masker bedah lainnya turut memberikan manfaat agar para pemakainya terhindari dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Kita ketahui bersama, sinar matahari yang baik bagi kesehatan adalah saat pagi hari. Sementara kala siang hari, dapat dibilang tidak bagus untuk kesehatan karena bisa menyebabkan jerawat, flek hitam, bahkan menimbulkan risiko kanker kulit.

Dari penjelasan singkat di atas, kita dapat ketahui bahwasannya masker memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan tidak hanya untuk menangkal virus. Sekalipun saat ini kita sedang hidup di tengah wabah, tetapi tidak ada salahnya kebiasaan memakai masker tetap dilanjutkan meskipun nanti pandemi telah berlalu.

Di samping itu, harga masker tali dan jenis lainnya yang terjangkau dan mudah ditemukan tentu merupakan kabar baik. Namun demikian, yang tidak kalah pentingnya adalah dengan tetap memperhatikan aturan pakainya. Hal ini disampaikan karena masih ada di antara kita yang mengabaikannya.

Sebagai informasi, masker bedah baik yang bertali atau penyangga karet, tidak bisa digunakan lebih dari enam jam. Hal ini karena pemakaian yang melebihi batas maksimal malah membuat pemakainya rentan terpapar virus, debu, atau partikel lain yang bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Untuk itulah pengetahuan aturan pakai masker tali dan masker jenis lainnya yang masuk kategori medis diperlukan. Selain batas pemakaian, sesungguhnya kita wajib mengganti masker apabila benda itu sudah basah atau kotor meskipun pemakaiannya kurang dari enam jam. 

Selain mengenai aturan pakai, kita juga perlu mencari tahu cara membedakan masker asli dan palsu. Tingginya kebutuhan masker saat ini membuat oknum tertentu memanfaatkannya dengan mengedarkan masker palsu. Cara membedakan masker asli dan palsu sangatlah mudah. Langkah pertama yang perlu dilakukan tinggal mengecek pada kemasannya apakah ada nomor izin edar yang diberikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Jika masker tali atau jenis lainnya yang ingin kita beli pada kemasan tak tertera nomor izin, maka produk tersebut bisa dipastikan palsu atau beredar secara ilegal. Cara lain untuk memastikan masker yang hendak dibeli asli adalah dengan mengecek langsung di laman resmi Kementerian Kesehatan. Jika produk tak terdata di sana, maka masker itu palsu atau beredar tanpa izin.

Izin edar merupakan hal krusial yang perlu diperhatikan. Sebab, sebelum memberikan izin sudah tentu produk tersebut dicek terlebih dahulu apakah sesuai dengan standar kesehatan atau tidak, termasuk pengecekan bahan baku pembuatannya.

Demikian hal-hal yang bisa disampaikan mengenai manfaat lain dari penggunaan masker tali atau jenis lainnya. Selain menangkal virus kita tahu masker memberikan manfaat lain. Namun, kita juga harus tetap peduli dengan aturan pakai dan keaslian dari produk tersebut. Belilah masker di tempat terpercaya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.