Apa Makanan B1 B2 untuk Kehamilan Tanpa Alinamin F?

Apa Makanan B1 B2 untuk Kehamilan Tanpa Alinamin F?

Anda mungkin bertanya Alinamin F untuk apa. Ini adalah suplemen untuk ibu hamil? Tentu saja Alinamin F karena mengandung vitamin B1 dan B2 yang sangat berguna untuk persalinan dan kelahiran.

Namun apakah ibu hamil harus terus-menerus mengonsumsi suplemen jika ternyata suplemen tidak tersedia dan meskipun disebut tidak punya efek samping, ibu hamil tentu harus konsultasi dahulu ke dokter.

Supaya tidak seperti itu, Anda yang sedang hamil sebenarnya bisa mendapatkan vitamin B1 dan B2 secara alami dari makanan-makanan berikut:

Ikan salmon

Makanan pertama yang bisa Anda dapatkan adalah ikan salmon. Diketahui ikan ini dapat memberikan kebutuhan harian 0,3 mg vitamin B1 atau 28% dari kebutuhan per hari.Selain itu, ikan salmon kaya akan protein, omega-3, dan vitamin D.

Biji rami

Biji rami adalah salah satu biji-bijian utuh yang biasanya digunakan untuk membuat tepung, minyak, dan suplemen.

Biji ini mengandung protein, serat, dan vitamin B1 yang tentunya sangat dibutuhkan ibu hamil. Sebanyak 1 ons biji rami diketahui mampu menyediakan 0,5 mg vitamin B1 atau 39% kebutuhan harian.

Kacang Navy

Mungkin Anda agak asing dengan nama yang satu ini, dan apa hubungannya dengan vitamin B1 yang dibutuhkan ibu hamil jika tidak mengonsumsi Alinamin F?

Perlu diketahui bahwa kacang navy adalah sejenis kacang berukuran kacang polong berwarna putih krem yang mempunyai bentuk padat dan bertekstur halus.

Ternyata kacang navy juga mempunyai kandungan vitamin B1 yang tinggi. Sebanyak 100 gram kacang mampu memberikan kebutuhan harian vitamin B1 sebesar 0,3 mg atau 22%.

Kacang polong

Selain kacang navy, kacang polong juga mengandung vitamin B1 yang Anda butuhkan saat kehamilan dan persalinan.

Hal itu bisa didapat dari 100 gram kacang polong yang mampu memberikan kebutuhan harian sebesar 0,3 mg vitamin B1 atau sebesar 22%.

Tofu padat

Ini adalah tofu yang teksturnya padat, dan tentu saja berbeda dari tahu. Tofu merupakan makanan yang mudah hancur saat dikunyah.

Makanan ini ternyata juga mengandung vitamin B1. Dalam 100 gram tofu padat mengandung 0,2 mg atau 13% kebutuhan harian B1.

Beras Cokelat

Apabila Anda menginginkan vitamin B1 dalam bentuk beras? Jawabannya adalah beras cokelat. Diketahui dalam 100 gram beras cokelat mengandung 0,2 mg vitamin B1 atau 15% kebutuhan harian.

Steik daging sapi

Selain vitamin B1, Anda tentunya juga memerlukan vitamin B2 sebagai pelengkap. Untuk mendapatkannya Anda bisa mengonsumsi steik daging sapi.

Diketahui dalam 60 ons steik daging sapi terdapat sekitar 1,5 mg untuk kebutuhan harian akan vitamin B2.

Tahu

Tahu yang merupakan makanan favorit sehari-hari ternyata juga dapat memberikan asupan harian vitamin B2.

Diketahui kandungan B2 di dalam tahu sangat berguna untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh.

Susu rendah lemak

Susu rendah lemak yang biasa Anda masukkan dalam menu diet ternyata mempunyai vitamin B2 yang sangat bermanfaat untuk metabolisme energi dalam tubuh Anda.

Jamur

Jika Anda penggemar jamur, Anda termasuk cukup beruntung karena tumbuhan yang biasa diolah dengan berbagai variasi ini ternyata mengandung vitamin B2 yang cukup tinggi. Diketahui jika secangkir jamur mengandung 0,5 mg B2 untuk kebutuhan harian.

Itulah makanan-makanan yang secara alami mengandung vitamin B1 dan B2 sehingga bagi Anda yang sedang hamil tidak perlu bingung dan bertanya: makanan apa yang mengandung B1 dan B2 untuk ibu hamil tanpa perlu konsumsi Alinamin F?

Manfaat Kandungan Susu Formula SGM Ananda 6 12

Manfaat Kandungan Susu Formula SGM Ananda 6 12

SGM Ananda 6 12 merupakan susu formula untuk bayi Anda yang membutuhkan tambahan sebagai pelengkap ASI. Susu ini sangat aman untuk bayi Anda karena menyimpan banyak vitamin, mineral, protein whey dan lemak baik yang dibutuhkan oleh si kecil. Oleh karena itu, untuk detailnya mengenai kandungan yang ada di dalam SGM Ananda 6 12 dan manfaatnya, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Protein whey

Banyak produsen susu formula seperti SGM Ananda 6 12 memberikan protein whey di dalam salah satu formulasi andalan mereka. Kandungan protein whey tersebut berasal dari susu sapi yang aman dikonsumsi oleh bayi Anda. Pasalnya, protein whey memiliki banyak manfaat dan memberikan tinggi nutrisi seperti isolat yang bercampur dengan cairan, keduanya sangat baik jika dikombinasikan bersama.

Protein whey mengandung protein yang sangat lengkap karena memiliki 9 asam amino esensial dan kandungan laktosa yang sangat rendah. Hal inilah yang membuat protein whey di dalam susu formula seperti SGM Ananda 6 12 mudah dicerna oleh si kecil. Selain itu, protein whey juga mengandung leusi dan asam amino yang memiliki peran penting untuk membangun otot si kecil.

2. Minyak nabati 

SGM Ananda 6 12 memiliki kandungan minyak nabati yang menyimpan lemak baik untuk bayi Anda dan sangat diperlukannya. Lemak baik tersebut sangat penting untuk menunjang pertumbuhan bayi. Minyak nabati dapat membantu memperbaiki sel, perkembangan otak, dan pertumbuhan tulang maupun menyempurnakan fungsi organ si kecil. Lemak baik juga sangat dibutuhkan tubuh anak Anda untuk memaksimalkan penyerapan vitamin A, D, E dan K.

Minyak nabati mengandung lemak sehat yang berperan sebagai pelumas untuk membantu melancarkan proses pencernaan dan mencegah sembelit. Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi minyak nabati dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan obesitas dan kondisi kesehatan serius lainnya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, selalu perhatikan petunjuk kemasan untuk mendapatkan takaran penyajian yang pas untuk bayi Anda.

3. Maltodekstrin

Maltodekstrin merupakan salah satu kandungan di dalam SGM Ananda 6 12 yang berasal dari tanaman seperti jagung, beras, atau kentang. Maltodekstrin merupakan pati yang ketika dipecah melalui proses hidrolisis, akan menjadi karbohidrat kompleks dan berfungsi sebagai sumber energi. 

Maltodekstrin dalam susu formula bayi digunakan sebagai karbohidrat gula (seperti laktosa) untuk menyeimbangkan rasa manis dan menyediakan energi serta melepaskan energi saat dicerna. Kandungan pati terhidrolisis sangat mudah dicerna sehingga memudahkan si kecil merasa kenyang lebih lama.

4. FOS-inulin

Inulin mengandung prebiotik untuk modulasi flora usus dan mempengaruhi respon imun. Campuran inulin di dalam susu formula memiliki efek signifikan dalam meningkatkan konsistensi tinja, menurunkan permeabilitas usus, mengurangi risiko gastrointestinal (GI), infeksi pernapasan dan dermatitis atopik. Efek bifidogenik yang ditunjukkan dari inulin pada mikrobiota usus merupakan kunci dari efek penting yang dapat meningkatkan imunitas anak.

5. Premiks vitamin dan mineral

SGM Ananda 6 12 juga mengandung beberapa nutrisi yang sangat dibutuhkan bayi Anda untuk tumbuh dan tetap sehat. Kandungan kalsium di dalamnya mampu membantu memperkuat pertumbuhan tulang dan gigi. Besi sangat efektif embangun sel darah, dan membantu otak bayi berkembang dengan cepat. Sedangkan vitamin A dapat menjaga kesehatan kulit, rambut, penglihatan, dan sistem kekebalan tubuh bayi Anda.

Tips Melahirkan dan Mengonsumsi Jamu Bersalin untuk Wanita

Tips Melahirkan dan Mengonsumsi Jamu Bersalin untuk Wanita

Mengandung dan melahirkan seorang anak menjadi impian dan dambaan setiap Ibu. Mempunyai bayi dan menjadi seorang Ibu memberikan kesempurnaan bagi seorang perempuan. Umumnya, proses melahirkan bisa sangat menyakitkan dan melelahkan. Tak jarang banyak treatment yang dilakukan Ibu pasca melahirkan seperti mengonsumsi jamu bersalin

Proses melahirkan secara normal pun menjadi hal yang diinginkan banyak perempuan. Selain proses tersebut alami, biaya untuk persalinan lancar juga lebih murah dari operasi caesar. Operasi caesar mempunyai risiko yang lebih banyak seperti rasa sakit setelah operasi yang masih tertinggal hingga lebih dari tiga bulan setelah melahirkan. Selain itu risiko pendarahan saat operasi juga bisa terjadi. 

Melahirkan dengan normal memang sakit, namun ada banyak cara yang saat ini bisa dilakukan untuk menetralkan rasa sakit. Ada metode water birth, di mana proses bersalin dilakukan di dalam air. Hal ini bisa menjadi opsi bagi perempuan yang ingin bersalin dengan nyaman.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan agar proses bersalin normal dan lancar? Berikut penjelasannya!

Tips melahirkan lancar dan normal

Untuk membantu ibu yang akan melahirkan, ada beberapa cara atau tips agar proses bersalin lancar dan normal. 

Hindari stres dengan olahraga ibu hamil dan jalan kaki

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk proses melahirkan normal dan lancar adalah menghindari stress. Metode paling tepat untuk menghindari stres adalah dengan olahraga khusus untuk ibu hamil. Olahraga bisa merilis hormon endorfin yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks. Hormon tersebut juga bisa menjadi penghilang rasa sakit. Selain itu, dengan olahraga khusus ibu hamil otot rahim akan lebih fleksibel. Hal ini bisa mempersiapkan diri saat proses bersalin agar lebih lancar. Selain itu, jalan kaki santai yang rutin juga bisa memberikan dampak bagus bagi proses persalinan. Hal ini untuk menghindari otot kaku saat proses melahirkan. 

Hindari membaca, menonton atau mendengarkan soal mitos-mitos melahirkan

Mitos soal melahirkan adalah hal yang berkembang di masyarakat dan tidak mempunyai bukti secara valid baik dari sisi sains atau medis. Mitos-mitos yang negatif hanya akan memberikan dampak buruk bagi psikis ibu. Hal tersebut bisa menurunkan imunitas, kebugaran tubuh dan juga kualitas mental ibu. Untuk menjaga diri tetap positif dan terhindar dari hal-hal negatif, hindari membaca artikel soal mitos melahirkan, menonton video dan mendengarkan mitos melahirkan lain. Jika kamu ingin membaca buku, bacalah buku-buku melahirkan yang memberikan tips dan insight positif. 

Atur pola makan dan tidur yang cukup

Mengatur pola makan dan tidur yang cukup adalah hal yang harus dilakukan oleh semua orang, termasuk ibu hamil. Mengatur pola makan dan tidur dengan benar akan memberikan kekuatan bagi tubuh agar tetap bugar. Selain itu hal ini bisa membantu proses persalinan lebih lancar. Tubuh akan lebih siap dan kuat dalam menghadapi rasa sakit saat melakukan persalinan. Bahkan setelah proses persalinan biasanya seorang Ibu harus melakukan perawatan bagi kondisi tubuh agar tetap bugar seperti mengonsumsi sayuran, buah, makanan sehat lain serta jamu bersalin. Namun, kamu perlu berkonsultasi dulu kepada dokter terkait mengonsumsi jamu khusus setelah proses bersalin ya.

Ajak keluarga dan suami untuk menciptakan kondisi nyaman

Sering kali kita sudah mengusahakan banyak hal agar pikiran tetap positif, namun gangguan datang dari orang terdekat dan keluarga. Misalnya, kita melihat orang tua yang beradu argumen di depan mata. Hal ini bisa mengganggu dan memberikan tekanan pada pikiran. Untuk menghindari pikiran negatif, lakukan diskusi dengan keluarga dan suami agar tetap menciptakan suasana kondusif selama masa kehamilan. Tujuannya agar kamu merasa memiliki supporting system yang aman dan nyaman.

Lakukan konsultasi rutin dengan dokter 

Ada baiknya kamu sudah mempunyai dokter kandungan yang tepat. Hal ini agar selama mengandung kamu mempunyai partner konsultasi terpercaya yang bisa memberikan rasa nyaman. Apabila di kunjungan pertama kamu tidak nyaman dengan satu dokter, maka tidak ada salahnya mencari dokter lain. Saran dan informasi yang diberikan dokter akan sangat membantu kamu dalam menjalani proses mengandung hingga melahirkan. Jadi, pilihlah dokter kandungan yang tepat.

Itu saja informasi mengenai tips melahirkan dan mengonsumsi jamu bersalin untuk wanita. Semoga bermanfaat.

Alasan Mengapa Cetaphil Baby Terbaik untuk Kulit Bayi

Alasan Mengapa Cetaphil Baby Terbaik untuk Kulit Bayi

Bayi memiliki kulit yang lebih tipis dibandingkan orang dewasa, sehingga untuk merawatnya perlu cara yang tepat. Rangkaian produk Cetaphil Baby memiliki solusi untuk menjaga kulit bayi tetap sehat, lembut, dan terhindar dari berbagai masalah kulit.

Memilih produk Cetaphil khusus bayi bisa menjadi salah satu cara yang tepat untuk merawat kulit bayi, dari yang baru lahir sampai berkulit sensitif. 

Alasan untuk Memilih Cetaphil Baby untuk Kulit Bayi

Dengan manfaat perlindungan dan perawatan kulit yang teruji klinis, Cetaphil Baby bisa menjadi solusi terbaik. Alasan-alasan di bawah ini bisa membantu Anda mempertimbangkan untuk menggunakan produk Cetaphil untuk bayi:

1. Teruji secara klinis

Semua produk Cetaphil Baby dibuat di Eropa dan telah teruji secara klinis (dermatologis). Cetaphil Baby didesain untuk menjaga kulit bayi tetap sehat dan lembut dari kepala hingga ujung kaki. Selain itu, cukup banyak dokter anak yang merekomendasikan produk ini. 

2. Kandungan bahan-bahan alami yang menutrisi kulit

Dengan kandungan bahan-bahan alami, Cetaphil Baby dibuat khusus untuk kulit byi yang lembut dan rapuh. Secara khusus diformulasikan untuk melindungi kulit bayi dari kekeringan dan juga masalah lain. 

Beberapa kandungan alami yang terdapat dalam produk ini antara lain shea butter, minyak biji matahari, ekstrak calendula organik, minyak sweet almond, minyak bunga chamomile, dan ekstrak lidah buaya (aloe vera). Semua minyak dari tumbuhan tersebut juga diekstrak secara organik. 

3. Cocok untuk kulit sensitif bayi yang baru lahir

Kulit bayi yang baru lahir sangat sensitif dan mudah iritasi, sehingga penting untuk memberikannya perlindungan dan perawatan terbaik. Semua produk Cetaphil Baby diformulasikan khusus bagi kulit bayi yang baru lahir yang sensitif.

Bahan dan formulanya yang lembut juga tidak pedas di mata, produk Cetaphil khusus bayi ini tidak akan membuat kulit sang bayi menjadi kering. 

4. Bebas paraben dan bahan kimia berbahaya lainnya

Semua produk Cetaphil Baby bebas dari bahan-bahan kimia. Dengan 0% paraben, minyak mineral, pewarna, bahan-bahan dari hewan, dan sabun, produk khusus bayi ini cocok dan lembut untuk digunakan setiap hari pada bayi.

Paraben, pengawet, dan pengharum sintetis bisa berisiko menyebabkan segala penyakit dan masalah kesehatan pada bayi. Terutama seperti iritasi kulit dan reaksi alergi.

5. Teruji hipoalergenik

Cetaphil menyatakan bahwa semua produknya, termasuk yang khusus bayi, sudah hipoalergenik dan juga memiliki pH yang seimbang. Sehingga sangat aman untuk digunakan pada kulit sensitif bayi.

Hipoalergenik (hypoallergenic) merupakan istilah bagi produk yang tidak rentan menimbulkan reaksi alergi atau iritasi pada kulit. Istilah ini jadi penanda bahwa produk Cetaphil Baby menggunakan seminimal mungkin bahan baku yang bisa menimbulkan reaksi alergi. 

Tips Merawat Kulit Bayi agar Tetap Sehat

Secara alamiah, kulit bayi yang lembut sangat rapuh. Kulit bayi rentan menjadi sensitif, iritasi, dan masalah kulit. Dua masalah kulit yang sering ditemukan pada bayi adalah kulit kepala yang berkerak (cradle cap) dan jerawat (baby acne).

Untuk bisa menghindarkan bayi dari risiko timbulnya masalah-masalah tersebut, Anda perlu merawat kulit bayi dengan benar dan tepat, seperti berikut ini: 

1. Jaga kelembapan kulit

Kulit bayi yang tipis rentan mengalami kekeringan. Mengaplikasikan pelembap yang ringan dan mudah diserap oleh kulit bisa menjadi solusi yang paling efektif.

Pilih produk pelembap atau lotion yang bebas wewangian agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit bayi dan berikan segera setelah mandi. Saat mengaplikasikannya, berikan pijatan lembut sedikit mulai dari bagian dada, hingga perlahan menuju lengan dan perut agar bayi merasakan koneksi dengan Anda.

2. Jangan terlalu sering dimandikan

Mungkin beberapa orang menganggap bahwa bayi harus mandi sesering mungkin agar kulitnya tetap bersih dan sehat. Namun sebenarnya, terlalu sering memandikan bayi bisa menghilangkan minyak alami yang dapat mencegah kulitnya jadi kering.

Apabila bayi Anda baru berusia satu bulan atau lebih, mandikan dengan menggunakan handuk basah sebanyak 2-3 kali seminggu. Anda bisa menggunakan air dan tentunya produk pembersih kulit bayi yang tepat. 

3. Rawat dari kepala hingga ujung kaki dengan lembut

Saat baru lahir, biasanya kulit kepala bayi terlihat kering atau mengelupas. Kondisi ini umum disebut dengan kerak kepala atau cradle cap.

Ini sebabnya membersihkan dan merawat kulit bayi perlu dilakukan dari kepala hingga ujung kaki. Selain itu, bagian-bagian penting lainnya juga jangan dilewatkan, seperti area lipatan kulit dan area popol. 

Dengan begitu, bayi Anda bisa terhindar dari bakteri, kuman, sisa keringat, ataupun kotoran lainnya yang menempel di area-area tersembunyi pada kulit bayi. 

4. Pilih produk perawatan kulit yang tepat

Produk yang aman bagi kulit bayi Anda harus teruji hipoalergenik, bebas sabun, dan teruji secara dermatologis. Dengan begitu, Anda akan tahu bahwa formula di dalamnya lembut untuk kulit.

Selain itu, pilih yang bebas parfum buatan dan yang mudah diserap oleh kulit sehingga membuatnya tetap lembap. Hindari menggunakan produk untuk kulit orang dewasa. 

Rangkaian produk Cetaphil Baby sudah terbukti mengandung bahan-bahan yang tidak membahayakan kulit bayi serta formulanya yang lembut dan tidak menyebabkan iritasi. Sehingga jika Anda memilih produk ini, berarti Anda sudah memilih perawatan kulit yang tepat untuk bayi.