Kenali Penyebab Kaki Pecah dan Gunakan Kanna Obat Kaki

Ada banyak potensi penyebab kaki terkelupas atau pecah-pecah. Keadaan kulit kaki yang terkelupas sebenarnya tidak berbahaya, namun kerap mengganggu dan membuat Anda merasa tidak nyaman, terutama pada saat mengenakan sandal jepit. Anda sebenarnya bisa mengatasi menggunakan Kanna obat kaki. Akan tetapi, sebelum mengobatinya, ketahui dulu beberapa penyebab paling umum kulit kaki mengelupas, berikut ini.

Penyebab paling umum dari kaki terkelupas/pecah-pecah

Kulit di kaki mungkin membutuhkan lebih banyak tekanan daripada yang Anda sadari. Dari iritasi pada sepatu yang ketat atau pengap hingga kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi hingga paparan berlebih pada elemen tertentu. Ada banyak alasan mengapa kulit di kaki Anda mungkin mulai mengelupas.

1. Kutu air

Kutu air adalah infeksi jamur yang menyerang kaki. Kutu air biasanya mulai muncul di antara jari-jari kaki, dan dapat memengaruhi kedua kaki atau hanya salah satu saja.

Gejala utama kutu air meliputi:

– Ruam merah, bersisik, dan gatal.

– Sensasi terbakar dan panas. 

– Kulit mengelupas. 

– Kulit kering dan bersisik.

Anda bisa tertular penyakit kutu air melalui bersentuhan dengan jamur. Anda bisa tertular melalui kontak langsung dengan seseorang yang mengidap penyakit kutu air, atau dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi jamur. Jamur biasanya tumbuh subur di tempat yang lembab dan hangat, sehingga sering ditemukan di lantai ruang ganti, pancuran, dan sekitar kolam renang.

2. Eksim

Eksim adalah salah satu jenis kondisi kulit. Ada beberapa jenis eksim, tetapi dermatitis atopik adalah yang paling umum. Eksim dapat terjadi di mana saja pada bagian tubuh Anda. Meskipun lebih sering terjadi pada lengan, siku, punggung lutut, dan kulit kepala, penyakit ini juga dapat berkembang di kaki.

Gejala utama eksim biasanya meliputi:

– Ruam merah dan gatal.

– Kulit kering dan gatal.

– Kulit mengupas.

– Kulit pecah-pecah.

– Infeksi kulit

Eksim mungkin mengalami periode flare-up, di mana gejalanya memburuk untuk jangka waktu tertentu, tetapi kemudian menjadi lebih baik. Eksim tidak menular, dan mungkin, dalam beberapa kasus, menjadi membaik seiring bertambahnya usia. Penyebab eksim tidak diketahui. Eksim kemungkinan besar merupakan campuran dari genetika dan faktor lainnya. Orang dengan alergi dan asma lebih mungkin mengalami eksim.

3. Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit kronis yang menyebabkan timbulnya bercak merah dengan sisik berwarna keperakan. Bercak ini mungkin terasa sakit atau gatal, tetapi biasanya tidak ada gejala fisik lainnya. Psoriasis bisa terjadi di mana saja pada bagian tubuh Anda, termasuk telapak kaki.

Bercak yang disebabkan oleh psoriasis adalah pertumbuhan sel kulit yang berlebihan. Penyebabnya tidak diketahui dan terjadi seumur hidup. 

Psoriasis paling sering terjadi pada saat: 

– Musim dingin.

– Setelah sembuh dari infeksi, seperti radang tenggorokan.

– Ketika stress.

– Setelah minum alkohol.

– Saat kulit teriritasi.

4. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah suatu kondisi yang menyebabkan keringat berlebih. Ini dapat mempengaruhi seluruh tubuh Anda atau hanya satu area. Telapak kaki biasanya terpengaruh. Kaki yang sering berkeringat dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan pengelupasan pada kulit.

5. Kulit kering

Kulit kering biasanya kasar, bersisik, dan gatal. Kulit kering sangat mudah teriritasi, yang dapat menyebabkan pengelupasan. Dalam beberapa kasus, kulit kering mungkin memiliki penyebab medis yang mendasar, tetapi beberapa orang hanya memiliki kulit kering alami. Terlepas dari apakah Anda memiliki kondisi yang mendasari atau tidak, kulit kering di kaki sebenarnya bisa Anda obati. Salah satunya menggunakan Kanna obat kaki. Krim ini akan membuat permukaan kulit kaki menjadi lebih lembut dan halus.