Ketahui Khasiat Dumin untuk Obati Sakit Kepala

Ketahui Khasiat Dumin untuk Obati Sakit Kepala

Hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala. Sakit kepala adalah bentuk paling umum dari rasa sakit. Sakit kepala juga sering menjadi alasan utama banyak orang tidak dapat masuk untuk bekerja atau bersekolah. Akan tetapi, sakit kepala bisa diobati. Sakit kepala bisa diobati dengan istirahat yang cukup atau dengan mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti Dumin.

Jenis sakit kepala yang paling umum adalah sakit kepala tegang. Sakit kepala tegang disebabkan oleh otot-otot yang tegang di bahu, leher, kulit kepala, dan rahang. Mereka sering dikaitkan dengan stres, depresi atau kecemasan. Anda lebih mungkin mengalami sakit kepala tegang jika Anda bekerja terlalu banyak, tidak cukup tidur, melewatkan makan, atau menggunakan alkohol.

Jenis sakit kepala umum lainnya termasuk migrain, sakit kepala cluster, dan sakit kepala sinus. Kebanyakan orang dapat merasa jauh lebih baik dengan melakukan perubahan gaya hidup, mempelajari cara-cara untuk bersantai dan minum obat pereda nyeri.

Tidak semua sakit kepala memerlukan pemeriksaan dokter. Akan tetapi, terkadang sakit kepala merupakan suatu pertanda bahwa ada gangguan yang lebih serius. Oleh karena itu, segera beritahu penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda mengalami sakit kepala parah yang tiba-tiba. Dapatkan bantuan medis segera jika Anda merasakan sakit kepala seperti sebuah pukulan di kepala Anda, atau jika Anda sakit kepala bersama dengan leher kaku, demam, kebingungan, kehilangan kesadaran, atau nyeri pada mata atau telinga.

Jenis Sakit Kepala

Sakit kepala dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. 

Sakit kepala primer dapat disebabkan karena aktivitas yang berlebihan atau ada masalah dengan struktur yang sensitif terhadap rasa sakit di kepala Anda. Sakit kepala primer bukan merupakan gejala penyakit yang mendasarinya.

Sakit kepala primer dapat disebabkan karena adanya aktivitas kimia di otak, saraf atau pembuluh darah yang mengelilingi tengkorak, atau otot-otot kepala dan leher Anda. Beberapa orang mungkin juga membawa gen tertentu yang membuat mereka lebih mungkin mengalami sakit kepala seperti itu.

  • Sakit kepala primer yang paling umum adalah:
  • Sakit kepala cluster
  • Migrain
  • Sakit kepala tegang
  • Cephalalgia otonom trigeminal (TAC), seperti sakit kepala cluster dan hemikrania paroksismal

Beberapa gejala sakit kepala pada umumnya dianggap sebagai jenis sakit kepala primer. Sakit kepala ini memiliki ciri-ciri yang berbeda, seperti durasi yang tidak biasa atau rasa sakit yang terkait dengan aktivitas tertentu. Meskipun umumnya dianggap primer, masing-masing bisa menjadi gejala penyakit yang mendasarinya.

Beberapa sakit kepala primer dapat dipicu oleh faktor gaya hidup, termasuk:

  • Konsumsi alkohol, khususnya anggur merah
  • Mengonsumsi makanan tertentu, seperti daging olahan yang mengandung nitrat
  • Perubahan waktu tidur atau kurang tidur
  • Postur tubuh yang buruk
  • Melewatkan makan
  • Stres atau tekanan hidup

Sakit Kepala Sekunder

Sakit kepala sekunder adalah gejala penyakit yang dapat mengaktifkan saraf kepala yang peka terhadap rasa sakit. Sejumlah kondisi dapat menyebabkan sakit kepala sekunder.

Kemungkinan penyebab sakit kepala sekunder meliputi:

  • Sinusitis akut (infeksi hidung dan sinus)
  • Robekan PADA arteri (diseksi karotis atau vertebral)
  • Pembekuan darah (trombosis vena) di dalam otak, terpisah dari stroke
  • Aneurisma otak
  • AVM otak (malformasi arteriovenosa)
  • Tumor otak
  • Keracunan karbon monoksida
  • Malformasi Chiari (masalah struktural di dasar tengkorak Anda)
  • Gegar
  • Penyakit akibat virus COVID-19
  • Dehidrasi
  • Masalah gigi
  • Infeksi telinga (telinga tengah)
  • Ensefalitis (radang otak)
  • Arteritis sel raksasa (radang lapisan arteri)
  • Glaukoma ( glaukoma sudut tertutup akut)
  • Mabuk
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Influenza (flu) dan penyakit demam (demam) lainnya
  • Hematom intrakranial
  • Konsumsi obat untuk mengobati gangguan lain
  • Meningitis
  • Konsumsi makanan mengandung monosodium glutamat (MSG)
  • Terlalu sering menggunakan obat pereda nyeri
  • Terkena serangan panik dan gangguan panik
  • Gejala pasca gegar otak yang persisten (sindrom pasca gegar otak)
  • Tekanan dari tutup kepala yang ketat, seperti helm atau kacamata
  • Pseudotumor cerebri
  • Pukulan
  • Toxoplasmosis
  • Neuralgia trigeminal (serta neuralgia lainnya, semua melibatkan iritasi saraf tertentu yang menghubungkan wajah dan otak)

Khasiat Obat Sakit Kepala Dumin

Selain dengan istirahat yang cukup, sakit kepala dapat diobati dengan mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti Dumin. Dumin memiliki khasiat yang berguna untuk menurunkan demam pada tubuh dan meringankan rasa nyeri seperti sakit kepala atau sakit gigi. Demam dapat terjadi akibat adanya infeksi sehingga otak akan memberi instruksi tubuh untuk meningkatkan suhu tubuhnya. Peningkatan suhu tubuh membuat otot-otot berkontraksi, kemudian timbul rasa nyeri ringan yang mengganggu pada sekujur tubuh terutama pada bagian kepala. Dumin mengandung zat aktif parasetamol yang merupakan zat penurun demam dan pereda nyeri yang telah banyak digunakan sebagai pilihan pertama ketika sakit kepala atau demam menyerang.

Selain meredakan sakit gigi dan sakit kepala, Dumin juga berguna untuk meredakan demam, meringankan nyeri sendi dan otot tubuh serta mengatasi nyeri dan demam yang terjadi akibat flu. Anda bisa mendapatkan obat Dumin dengan harga Rp 6.000 untuk kemasan 1 strip isi 10 tablet.

Meski bermanfaat, Dumin memiliki efek samping seperti menimbulkan gangguan pencernaan termasuk mual, muntah, nyeri pada perut bagian atas, serta feses menjadi berwarna agak gelap. Selain itu, Dumin juga dapat menimbulkan gatal dan ruam pada kulit, membuat tubuh menjadi kelelahan, serta menghilangkan nafsu makan.