Inilah Penyebab Mual dan Pusing

Mual dan pusing bukanlah suatu penyakit, melainkan merupakan suatu gejala adanya penyakit tertentu. Keduanya dapat saling berhubungan atau bahkan berdiri sendiri sebagai penyakit yang berbeda. Makanya terkadang ada obat mual dan pusing yang fungsinya berbeda-beda.

Kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim bisa menjadi gejala masalah kesehatan serius

Pusing adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan berbagai sensasi yang dialami, seperti limbung, kehilangan keseimbangan, atau seperti akan pingsan. Banyak orang mengira pusing sama dengan sakit kepala, padahal keduanya sangat berbeda.

Pusing biasanya disertai perasaan lingkungan seperti berputar (vertigo). Sementara itu, sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya. Biasanya, sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dan lainnya.

Sementara itu, mual adalah sensasi tidak nyaman pada perut bagian atas yang disertai dorongan untuk muntah. Namun begitu, mual tidak selalu diikuti muntah. Makanya, obat mual dan pusing bisa sangat beragam tergantung dari penyebabnya.

Keluhan pusing yang disertai mual dapat disebabkan banyak hal. Antara lain, gangguan hormonal (seperti kehamilan), mabuk perjalanan, penyakit maag, tekanan darah tinggi atau rendah, kadar gula darah tinggi atau rendah, ataupun vertigo. Simak penjelasannya di bawah ini.

Gangguan Hormonal

Gangguan hormonal, misalnya kehamilan, adalah penyebab pusing disertai mual yang paling sering dialami. Kondisi ini sering terjadi pada ibu yang usia kehamilannya di bawah 20 minggu. Pada dasarnya, kondisi ini dapat berkurang atau menghilang total saat usia kehamilan memasuki 20 minggu, meski tidak semua ibu hamil mengalami ini.

Pusing disertai mual dapat membuat ibu hamil muntah-muntah hebat hingga tidak nafsu makan. Jika asupan nutrisi ibu terganggu, tentu hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Karena itu, segera berkonsultasi dengan dokter kandungan jika kamu mengalami gejala mual yang sudah mengganggu.

Mabuk Perjalanan

Mabuk perjalanan disebabkan oleh gangguan pada sistem keseimbangan visual dan sensorik tubuh. Sistem-sistem tersebut mengalami ketidakseimbangan sehingga muncul kondisi yang dinamakan mabuk darat.

Penyakit Maag

Penyakit maag atau peningkatan asam lambung dapat menimbulkan berbagai keluhan tidak nyaman di perut, seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, dan sesak napas. Selain itu, tingginya asam lambung kerap pula menimbulkan pusing.

Tekanan Darah Tidak Normal

Tekanan darah normal adalah 120/80 mm Hg. Di bawah 90/60 mmHg, kamu sudah tergolong mengalami tekanan darah rendah. Adapun di atas 140/00 mm Hg dapat dikatakan tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan keluhan pusing, sakit kepala, mual, muntah, pandangan kabur dan penurunan kesadaran.

Kadar Gula Darah Tidak Normal

Kadar gula darah yang tidak normal dapat menyebabkan rasa pusing, sakit kepala, mual, muntah, lemas, pandangan kabur, berdebar-debar, keringat dingin, hingga penurunan kesadaran. Gula darah dikatakan rendah jika nilainya kurang dari 60mg/dL atau 75mg/dL dengan sudah ada keluhan.

Vertigo

Vertigo dikenal sebagai pusing berputar. Saat mengalami vertigo, kamu akan mengalami sensasi diri sendiri atau ruangan sekeliling yang terasa berputar. Vertigo hampir selalu disertai mual ataupun hingga muntah.  Vertigo sendiri dapat dibedakan menjadi dua, yaitu vertigo sentral akibat adanya gangguan pada saraf otak dan vertigo perifer, yaitu gangguan pada kanalis semisirkularis telinga. Penyebab tersering vertigo adalah vertigo perifer.

Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit yang terjadi akibat adanya penekanan berlebih pada saraf mata. Kondisi ini menyebabkan saraf mata rusak, sehingga mengakibatkan keluhan nyeri pada mata yang bahkan bisa menjalar hingga ke kepala. Pada beberapa kasus, glaukoma juga bisa menjadi penyebab pusing dan mual pada orang-orang yang mengalaminya.

Stres dan cemas

Stres dan cemas juga bisa menjadi penyebab pusing dan mual. Ini karena saat kondisi tersebut terjadi, otak akan terus ‘berputar’ untuk memecahkan masalah dan menenangkan perasaan secara bersamaan.

Sebagai akibatnya, fungsi otak akan sedikit terganggu sehingga membuat saraf pusat keliru dalam mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh. Hal ini memicu munculnya perasaan gugup atau panik bersamaan dengan sensasi pusing dan mual.

Demikian penjelasan mengenai penyebab mual dan pusing yang perlu diketahui. Dengan mengetahuinya, kamu tidak asal mengonsumsi obat mual dan pusing sehingga kondisi itu dapat segera teratasi.